Ada seorang gadis blasteran yg suka membaca buku di perpustakaan umum dan menulis jurnal. Dia bernama Rathika Jiang Angelika.Ia berdarah Indonesia, jepang dan inggris. Darah Indonesia, ia miliki dari ayahnya, darah jepang ia miliki dari ibunya dan darah inggris ia miliki dari neneknya.
Pada suatu hari, Rathika membaca buku di perpustakaan umum. Ketika ia ingin pergi dari perpustakaan, tanpa sengaja ia menabrak seorang lelaki dan menjatuhkan buku lelaki itu. Rathika mengambil buku tersebut.
Rathika berkata(sambil memberi buku), "Maaf ya, aku gak sengaja ini bukunya". Lelaki itu menjawab," Iya gak papa, apa kamu orang Indonesia? ". Rathika membalas," Tentu saja, aku orang Indonesia memang kenapa?". Lelaki itu menjawab, "Tapi kok rambut kamu pirang". Rahtika berkata,"Oh rambutku itu pirang karna, aku blasteran".
Lelaki itu menjawab," Hah blasteran, kamu blasteran negara apa? ". Rathika berkata," Aku blasteran negara Indonesia, Jepang dan Inggris,Oh iya nama kamu siapa?". Lelaki itu menjawab, "Namaku Muh. Jehan Radika, kalo kamu?". Rathika berkata," Namaku Rathika Jiang Angelika, oh iya kalo gitu aku pulang dulu ya". Jehan menjawab, "Iya".
Rathika pun pulang, sesampainya di rumah. Saudaranya sedang menyiapkan makanan. Rathika memiliki 2 saudara kandung, ia memiliki kakak dan adik perempuan. Kakaknya bernama Selina Mira, adiknya bernama Mita Tasya. Mereka pun memakan makanan yg telah disiapkan. Rathika berkata," Maaf ya kak aku gak bisa bantu masak". Selika menjawab, "Iya gak papa, dek".
Setelah makan, Rathika pergi ke kamarnya. Di kamar, ia menulis di dalam jurnalnya. Ia menulis: Hari ini tanpa sengaja, aku menabrak seorang lelaki ia bernama Muh. Jehan Radika ia bertanya apa kamu orang Indonesia? aku jawab Tentu saja, aku orang Indonesia,kita pun berkenalan. Aku harap ia bisa jadi temanku.
Setelah menulis jurnal ia pun tidur. Keesokan harinya, Rathika berangkat menuju ke kampus nya. Rathika adalah seorang mahasiswi di unversitas swasta di kota itu. Ia mahasiswi jurusan sastra karna ia suka membaca jadi ia memilih jurusan sastra. Rathika berangkat mengendarai sepeda. Sesampainya di kampus, Rathika memarkirkan sepeda dan langsung masuk kelas.
Di kelas, dosen pun masuk dengan seorang mahasiswa baru. Dosen itu bernama Ibu Giani. Bu Giani berkata,"selamat pagi semua". Semua menjawab," Selamat pagi bu". Bu Giani berkata, "Baiklah semua,ibu mau memperkenalkan mahasiswa baru, baiklah silakan memperkenalkan diri".
Mahasiswa baru berkata,"Halo semua namaku Muh. Jehan Radhika,panggil aku Jehan,aku adalah pindahan dari Malaysia, orang tuaku asli Indonesia tapi mereka bekerja disana, saya ke Indonesia untuk kerja dan melanjutkan kuliah". Bu Giani berkata,"Baiklah silahkan duduk di bangku kosong". Jehan duduk menuju bangku kosong dekat Rathika.
Jehan berkata," Hei kamu Rathika kan". Rathika menjawab, "Hei kamu Jehan yg kemarin itukan, pantas kayak pernah lihat". Setelah kelas selesai, Rathika dan Jehan pergi menuju kantin. Mereka duduk sambil membawa pesanan dan berbincang. Rathika berkata,"Oh iya, kamu kerja apa?". Jehan menjawab,"Pelayan restoran dan Jualan buku". Rathika membalas," Oh pantas kamu ada di perpustakaan umum".
Ketika pulang, Rathika menuju ke perpustakaan umum bersama Jehan. Di perpustakaan, mereka membaca buku yg sama. Buku tersebut adalah buku cerita lucu, saat membaca mereka selalu tersenyum bersama. Setelah membaca buku, mereka pun pulang.
Dirumah Rathika menulis jurnal. Ia menulis: Hari ini di kampus ada mahasiswa baru ternyata ia adalah Jehan.di perpustakaan aku membaca bersama Jehan rasa nya bahagia banget, setiap bersamanya aku selalu bahagia. Setelah menulis ia pun membaca buku dan istirahat.
Keesokan harinya, di kampus Deril memangil,"Hai Rathika". Rathika menjawab, "Hai,ada apa Der?". Deril berkata,"Aku mau ngomong sama kamu tapi nanti setelah kuliah". Rathika menjawab,"Oke, kamu ngomong dimana?". Deril membalas," Di taman belakang sekolah". Rathika menganguk dan pergi menuju ke kelas.
Deril adalah teman satu kampusnya namun beda jurusan. Deril berada di jurusan komputer, sebenarnya Deril juga teman satu SMP dengan Rathika tapi mereka berbeda Sekolah SMA. Setelah selesai kuliah, Jehan menemui Rathika yg ingin menemui Deril. Jehan berkata, "Rathika, kamu mau kemana?". Rathika menjawab," Aku mau ketemauan sama temanku". Jehan membalas,"Oh kalo aku pulang duluan ya". Rathika bersahut,"Iya dah".
Rathika pun menuju ke taman belakang. Disana Deril telah menunggunya. Rathika menemui Deril dan Rathika berkata,"Der, kamu mau ngomong apa?". Deril menjawab,"A…a…aku suka sama
ka…mu". Rathika menjawab, "Maksudmu…kamu". Deril bersahut," Ya aku cinta sama kamu jadi, apa kamu mau jadi pacarku". Rathika menjawab, "Aku akan memberikan kamu kesempatan jadi aku mau jadi pacarmu". Deril yg senang pun memeluknya.
Rathika pun pulang, di rumah Rathika langsung menuju kamar dan menulis jurnal. Ia menulis: Hari ini Deril ia menyapaku dipagi hari ia ingin bicara denganku ketika selesai kuliah, selesai kuliah aku menemui Deril ia mengungkapkan rasa cinta nya padaku dan aku memberinya kesempatan kita pun menjadi pacar, apa yg akan terjadi ketika aku berpacaran dengan Deril aku akan terima!. Setelah menulis ia pun beristirahat.
Sudah 3 minggu Rathika dan Deril berpacaran. Mereka sering menghabiskan waktu dengan berbincang bersama. Pada suatu hari, Ketika Rathika membeli makanan ia melihat Deril berpelukan dengan seorang gadis. Rathika pun melabrak mereka.
Rathika berkata," Oh jadi ini ya kelakuan kamu di belakangku". Deril terkejut melihat Rathika dan ia berkata, "Ka…ka…kamu ngapain di…sini?". Rathika menjawab," Kamu gak perlu tau aku ngapain,tapi aku mau tanya dia siapa?". Gadis itu bersahut,"Aku pacarnya emang kenapa?". Rathika langsung pergi setelah mendengarnya berkata.
Deril mengejar Rathika dan berhasil memegang tangan Rathika. Rathika pun mencoba melepas. Ia berteriak,"Lepasin dan KITA PUTUS". Deril melepaskan tangan Rathika. Rathika pergi meninggalkan Deril. Tanpa sengaja ia menabrak seseorang yg ternyata Jehan. Jehan melihat Rathika yg sedang menangis,ia menenangkan Rathika dan membawanya ke taman kota.
Mereka pun duduk, Jehan berkata, "Rathika, kamu kenapa?". Rathika menjawab," Aku kecewa sama Deril". Jehan membalas,"Oke kamu ceritain kenapa kamu kecewa sama Deril".Rathika menceritakan semua yg terjadi. Jehan pun menghapus air mata Rathika dan ia berkata,"Kamu gak usah nangis karna emang dia gak pantas buat kamu, kamu itu pantesnya sama lelaki yg setia, udah ya kalo gitu aku anter pulang ya". Rathika menganguk. Jehan mengatar Rathika pulang.
Rathika langsung menuju kamar dan menulis jurnal. Ia menulis: Hari ini aku melihat Deril bersama gadis lain,aku melabrak mereka dan gadis itu mengaku sebagai pacar Deril, aku berlari dan menabrak jehan, ia menenagkanku dan mengatarku pulang. Setelah menulis,Kakaknya memanggilnya dan Rathika menemui kakaknya.
Kakaknya berkata, "Dek besok kakak dan adikmu mau ke jepang untuk mengurus rumah yg ada disana dan kamu jaga diri baik baik ya". Rathika menjawab(dengan wajah muram)," Baik kak,kalo gitu aku bantu untuk berkemas ya".
Kakaknya mengaguk. Rathika membantu kakaknya berkemas. Lalu kembali ke kamar dan kembali menulis jurnal, ia menulis:setelah kejadian tadi kakak dan adikku ingin pergi ke Jepang, aku membantu kakak berkemas.
Keesokan harinya, Rathika mengatar kakak dan adiknya ke bandara. Sesampainya di bandara, mereka saling berpelukan. Selesai mengatar kakak dan adiknya, ia melihat Jehan di bandara dan menemuinya.
Rathika berkata, "Hai,kamu kok disini?". Jehan menjawab, " Aku habis mengantar mamaku yg mau ke Malaysia, kalo kamu?". Rathika membalas, "Aku habis ngantar saudaraku, saudaraku yg mau ke Jepang?". Jehan berkata,"Nanti malam bisa ngak ke restoran Kiwai?". Rathika menjawab," Bisa nanti malam aku kesana,ya udah aku pulang ya". Jehan menganguk dan pergi dari bandara.
Di rumah Rathika, ia membaca buku Dairy. Tiba tiba ada yg mengetuk pintu. Rathika pun keluar untuk mengecek ternyata ada pak pos yg mengatar paket. Pak pos berkata, "Apa ada yg bernama Rathika Jiang Angelika?". Rathika menjawab," Saya sendiri". Pak pos membalas, "Ini ada paket dari Jehan Radika". Setelah mengatar paket pak pos pun pergi dan Rathika langsung masuk ke kamar.
Ia membuka paket dan isinya adalah sebuah gaun pendek berwarna putih dengan hiasan kelingan es dan sepatu berwarna putih dengan hiasan yg sama. Selain itu, ada surat dari Deril yg berisi: Rathika tolong pakai gaun dan sepatu ini nanti malam ya dan sampai jumpa nanti malam. Rathika tersenyum dan menyimpannya.
Ketika malam hari, Rathika bersiap siap dan berdandan dengan gaun yg diberi Jehan. Lalu ia berangkat mengunakan taksi. Sesampainya direstoran, ketika masuk ada seorang anak kecil memberi surat, Rathika menerima surat dan membaca. Isi surat:pergi menuju ke lantai 2, Jehan.
Ia pun menuju ke lantai 2, sesampainya di lantai 2, tiba tiba ada seseorang yg menutup matanya dan menuntunya menuju ke sebuah tempat. Setelah sampai di tempat yg dituju,orang itu membuka matanya ternyata orang itu adalah Jehan. Rathika berkata," Jehan kenapa kamu membawaku kesini?". Jehan berkata, "Aku mau menunjukan sesuatau".
Jehan pun menekan tombol yg ada di tangannya. Lalu ting…ting…ting lampu yg ada di depan mereka menyala dan membentuk kata: Aku suka sama kamu Rathika, apa kamu mau jadi pacarku?. Rathika terkejut melihat lampu itu dan ia berkata," Aku juga suka sama kamu, jadi…". Jehan bersahut, "Jadi…". Rathika melanjutkan, "Jadi…Aku mah jadi pacarmu". Jehan sangat senang dan memeluk Rathika. Setelah itu mereka pun makan bersama.
Setelah selesai makan, Jehan mengantar Rathika pulang. Sesampainya di rumah, Jehan memberi sebuah gelang berbalut warna putih dan ditengah gelang terdapat berlian berwarna emas. Jehan berkata, " Rathika ,aku ingin kau simpan gelang ini ,gelang ini kuberi untuk kekasihku, aku yakin kamu adalah kekasihku". Rathika menjawab,"Kau yakin". Jehan membalas," Tentu saja tolong disimpan". Jehan pun pulang dan Rathika langsung masuk ke kamarnya.
Di kamar Rathika menulis jurnal, ia menulis: hari ini 2 saudariku pergi ke bandara untuk berangkat ke Jepang, aku bertemu dengan Jehan yg mengatar mamanya, kita janjian ingin makan malam di restoran, di malam hari mengungkapkan perasaannya dan aku menerimanya, ia juga memberi sebuah gelang yg istimewa untuk kekasih yg diyakininya aku.
Satu tahun kemudian, Jehan dan Rathika mengadakan pesta menikah. Setelah pesta selesai, Rathika menulis jurnal, ia menulis: Hari ini aku dan Jehan mengadakan pesta pernikahan kami, sungguh bahagia yg kami nanti telah terwujud, kuharap kami bisa bersama selamanya dan aku akan menepati janjiku dengan memberikan nya barang berharga yaitu buku jurnal ini.
Rathika pun menemui Jehan dan mengajaknya ke taman. Ditaman, Rathika memberi Jehan sebuah kotak. Jehan berkata, "Kotak apa ini? dan apa isinya?". Rathika menjawab, "Kotak itu berisi barang berharga yg ingin kuberi padamu, coba buka".
Jehan pun membuka kotak tersebut dan ternyata berisi buku jurnal. Jehan berkata," Ini…buku". Rathika membalas, "Itu buku jurnalku itu barang paling berharga dan tolong kamu simpan". Jehan berkata," Aku janji akan menyimpannya karna menurutku ini adalah barang paling berharga".
SELESAI
Maaf bila ada kesalahan, semoga menghibur dan ini 100% karya saya.