Andi Jaya Pratama,seorang pemimpin perusahaan yg sangat besar se_Asia,perusahaan AMOREPACIFIC,yg pastinya sangat kaya raya dan tentunya dia memiliki wajah yg sangat tampan,Andi terbilang diusianya yg hampir berkepala tiga tentunya belum lengkap jika seorang bos besar,kaya raya dan tampan tp belum memiliki pasangan,Entah mengapa dia sampai saat ini masi belum memiliki seseorang yg mendampinginya,dipikirnya jika suatu hari dia sudah mendapatkannya dia tdk ingin berlama² yg artinya langsung gas Qobiltu aja hehe,meskipun banyak temen2 nya yg selalu menggodanya mempertanyakan kapan nikah,Andi selalu malas menjawab pertanyaan² tsb karna hampir setiap ketemu yg dibahas hal² itu muluu,Dan tentunya yg reader harus tau si bos tua ini sangat dingin orangnya
*
*
Suatu ketika ada seorang gadis yg terbilang masi muda yg membutuhkan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,ia namanya Diandra Amelia,seorang gadis cantik dan juga gadis yg mandiri,karna dia seorang gadis yg hidup sendirian setelah ditinggal mama dan papanya yg bersamaan karna kecelakaan pesawat yg ditumpanginya saat pergi keluar kota,meskipun ditinggali warisan oleh kedua orang tuanya,Diandra tetap saja tdk mau bergantung sepenuhnya dg warisan itu,karna dipikirnya harta yg ia miliki bisa saja habis dg seiringan waktu, Akhirnya dia memutuskan untuk bekerja,dan jelas bukan suatu hal mudah mendapatkan suatu pekerjaan,sudah beberapa kali dia melamar diberbagai perusahaan,tp kebanyakan tdk ada yg membutuhkan karyawan,hingga akhirnya dia ingin menyerah karna sudah terlalu banyak penolakan di semua perusahaan yg ia datangi,hingga akhirnya ada sahabat cewenya yg mengusulkan untuk mencoba melamar di perusahaan yg sama dg nya,karna disana sedang membutuhkan karyawan spt nya,dan harapan Diandra pun muncul kembali,makasi Naura batin Diandra, ya sahabatnya namanya Naura
*
*
Besoknya Diandra mencoba melamar di perusahaan AMOREPACIFIC spt yg diberi tau sahabatnya itu,dan sungguh Diandra sangat kagum ketika berada didepan perusahaan tsb karna perusahaan itu sangat besar dan mewah,ia gedung pencakar langit,dan akhirnya Diandra memutuskan untuk langsung menuju ruang resepsionis,dan tak butuh waktu lama Diandra Akhirnya langsung diterima dan dipekerjakan hari itu juga,Diandra sangat bahagia karna ini adalah hari pertamanya dia bekerja, setelah di beri tau setiap ruangan oleh Anita,ya karyawan yg diberi tugas untuk membantu Diandra semasa mjd karyawan baru yg Masi belum tau tata letak perusahaan gede itu,dan tanpa disadari Diandra yg sanagat ceroboh tdk melihat ada seorang pria yg sedang jalan menuju ruangan yg bertentangan dan akhirnya mereka saling bertabrakan,dan jelas orang yg ditabrak Diandra adalah seorang bos besar perusahaan,Diandra yg keceplosan bergeming tp mengeluarkan suara
,"Aduh siapa si yg jalan gapake mata"ucapnya tp Masi bisa didengar oleh orang yg berada di bawah tubuhnya
"maaf Bos Dia tdk sengaja" ucap karyawan yg berada di sebelah Diandra yg ikut kaget karna kejadian itu,tp bos itu hanya diam tak bergeming
"Bos?" batin Diandra "sepertinya aku ada masalah gede nih"batinnya dg hati yg berdebar karna saat kejadian itu wajah Diandra langsung kusut bukan hanya wajah tapi seluruh badannya pun ngikut,Dan tanpa seucap katapun bos besar itu langsung meninggalkan mereka berdua
*
*
Dan benar Tanpa waktu lama Diandra sudah berada diruangan bos besar pemilik perusahaan tsb,dan tak memiliki nyali sedikitpun,Diandra terus menatap kebawah karna takut akan dipecat,dan akhirnya Diandra memecah keheningan,siapa yg mengerti Bos besar itu menyuruhnya datang keruangannya, dan ketika sudah berada diruangan bos besar tdk mengatakan satu kata pun,hingga akhirnya Diandra mengucapakan kata maaf pd bosnya itu,dan benar saja bos itu ternyata menahan gemuruhnya persatuan debaran dlm tubuhnya,dan diapun ketika mendengar pernyataan Diandra sampe bingung mau jawab apa , haha akhirnya tuhati bisa berdebar juga wkwk
*
*
Diandra pun shock ketika keluar dr ruangan sang bos,betapa tdk Diandra dibuat matung disana karna ucapan sang bos yg mengatakan bahwa dia sangat mirip dg kekasih lamanya yg sudah tiada karna bunuh diri,tiada yg tau alasan mengapa sang kekasih bos nya itu tau kecuali Diandra,Andi dan sang pencipta,dan benar saja Diandra shock,karna baru pertama kalinya dia bertemu dg seseorang dan memintanya untuk menjadi istrinya,ternyata itu alasan sang bos belum menikah,karna Masi terbayang kekasih lamanya
*
*
Dirumah
Diandra pun mencoba untuk tdk memikirkannya tp seolah kata² bosnya terus menghantuinya,tp ketika mengingat itu membuat Diandra ketawa karna tau alasan sang kekasih bosnya yg bunuh diri hanya karna terlalu lama menunggu dinikahi ,wkwk sang bos yg waktu itu benr² belum memikirkan menikah,dan sekarang sang bos ingin dirinya menikah dengannya,karna sang bos sangat menyesal saat tau sang kekasih lamanya bunuh diri karenanya,dan tentu sang bos mengatakan akan membahagiakan dirinya dan akan memberi apapun yg Diandra minta,tp apapun yg dijanjikannya
dipikiran Diandra " kau kira aku wanita apa yg mau sama yg dijanjikannya,tampan si tp bukankah terlalu tua?", iya berbedaan sang bos sama Diandra beda sekitar 8thn an
*
*
Dikantor
Sang bos tiada hentinya mencari cara agar bisa mendapatkan Diandra,karna dipikirnya dia tdk mau kehilangan untuk kedua kalinya,dan benar saja ketidak beruntungan ini dtng pada Diandra,yg sangat ceroboh,ketika berkendara memakai maticnya menuju kantor,kecelakaan antar Diandra dan pengemudi yg tdk bertanggung jawab itu menjadikan Diandra terluka parah dan pengemudi mobil itu melarikan diri,tubuh Diandra yg tdk berdaya itu segera dibawa ke rumah sakit dan benar saja Diandra kehilangan banyak darah,dan kebetulan sekali golongan darah Diandra stoknya abis dan sangat susah mencari golongan AB,Bos Tua itupun langsung ke rumahsakit setelah dengar kabr dr asisten nya, dan ketika sudah tiba bos itupun mendengar kabar dr seorang dokter tentang keadaan Diandra,setelah mendengar sang dokter menjelaskan tentang darah,sang bos itu langsung memerintahkan sang dokter untuk memeriksa keadaan tubuhnya dan juga darahnya,dan ternyata golongan darah sang bos tua itu cocok,tp sang dokter begitu khawatir sama sang bos karna darah yg dibutuhkan Diandra sangtlah banyak,tapi sang bos terus memaksa dan mengancam sang dokter agar mengambil darahnya sesuai yg dibutuhkan Diandra,sang dokter pun menurut soalnya takut dituntut
*
*
Transfusi itupun berjalan lancar,tapi sang bos itu sangat pucat karna emang darahnya diambil begitu banyak,tp sang bos berusaha baik² saja, sudah 7hari Diandra koma,belum sadar juga dan tentu saja sang bos itu Uda berhari² menunggu disamping pembaringan,hingga akhirnya Diandra siuman dan "apa yg terjadi padaku?"ucapnya lirih sambil memegangi kepalanya,sontak sang bos itupun tersenyum bahagia melihat Diandra sudah sadarkan diri,"Tenang,kamu akan aman" jawab sang bos dg suara yg lembut dan terus memegangi tangan Diandra itu,"aku mau pulang" ucapnya kemudian sang bos itu langsung menjawab" kamu tdk bole pulang dulu sampe kamu benar² pulih" Diandra pun merasa ada yg tdk beres sama kepalanya,dia ngerasa sangat pusing," Aduh sakit" kata Diandra sambil memegangi kepalanya,"Tunggulah sebentar aku akan memanggilkan dokter untuk mu,agar dia mengurangi rasa sakitmu"ujarnya sambil lari memanggil dokter,sampe dia lupa kalo ada bel disana,yg membantunya lebih cepat memanggil sang dokter,dan dokter pun langsung menuju tempat Diandra ,dan kembali menyuntikkan beberapa obat ke infus Diandra,sehingga Diandra kembali tidur dg pulas,beberapa jam kemudian Diandra pun tersadar dan sang bos terus menjaga calonnya itu sebaik mungkin
*
*
Diandra pun diperbolehkan pulang oleh sang dokter,karna kemajuan kesehatan Diandra memang sangat baik,dan saat dirumah sakit itulah bertumbuh lah benih² cinta di kedua insan tsb,dan Diandra pun juga tau siapa orang yg rela mendonorkan darahnya untuknya,meskipun sang bos Sudah memerintahkan untuk jangan diberi tau Diandra,tp Diandra terus memaksa sang dokter sampe buka mulut,dan Diandra baru sadar ternyata emang cinta bisa datang dg sendirinya beriringan dg waktu dan akhirnya Diandra Menerima lamaran sang bos,dari kesekian kali nya dia menolak,dan akhirnya dia menerimanya,menikah dg Bos Tua wkwk
*
*
Terimakasi untuk para reader yg suda menyempatkan waktu membaca cerpen saya,maaf kalo ada typo yg mnjd bunga² penulisan,ini cerpen pertama saya, lofyu kalian salam muahh jarak jauh😙