Sang client mengirimkan Email kepada nya , berisikan sebuah identitas beserta jumlah nominal yang dijanjikan ,
Harga yang ditawarkan cukup fantastis dia bahkan tak pernah mendapatkan sebuah pekerjaan dengan harga yang sangat tinggi ini
Tapi tentunya bila harga yang diberikan itu tinggi pasti targetnya bukan hal yang mudah .
"Seorang pengusaha terkenal..."
Identitas target bukan kelas teri
Jarang jarang baginya mendapatkan misi pembunuhan kepada target yang terkenal
"Baiklah aku akan menerima nya"
Click
Target mulai diobservasi
Dari jalur ia pulang dan pergi
Rute ia pergi dan pulang
Pengawal yang menjaga ada berapa
Bahkan denah rumah nya pun sudah di miliki
Semua nya ia check dengan teliti
"Hanya satu penjagaan rentan yang bisa aku masuki ,huhh..."
Rumah nya yang sangat besar hanya memiliki sedikit penjagaan diluar dan didalam rumah nya sama sekali tidak ada
Berbanding terbalik saat dia pergi penjagaan nya tinggi sedangkan saat dirumah sangatlah sedikit penjagaan nya
Sudah diputuskan malam hari ia akan pergi ke rumah target
Waktu menunjukan jam 1
Pembunuh itu memulai misi nua melewati halaman samping menuju kedalam rumah
Sejauh ini semua terlihat begitu mudah
Penjagaan yang tak begitu ketat menguntungkan nya
Terlebih dirumah nya teknologi keamanan nya tidak lah canggih .
Memasuki rumah nya dia sampai didalam ruangan dapur .sesuai dengan peta denah nya .
"Ini akan sangatlah mudah "
Gumam sang pembunuh
Menysuri bagian dalam rumah ia menaiki tangga menuju kedalam kamar sang target .
Pembunuh itu membuka pintu nya memasuki ruangan itu ...
Tapi hal mengejutkan terjadi ruangan yang ia masuki merupakan ruangan dapur . Ruangan pertama yang ia masuki kerumah.
Dia heran dengan apa yang terjadi .
Tapi sebagai pembunuh profesional dia menyingkirkan keraguan nya dan memulai kembali operasi.
Kembali ia didepan pintu masuk sang target , ia membuka pintu nya secara perlahan dan kini ia tak langsung masuk
Terlihat didalam ruangan itu ,bukanlah ruang tidur target melainkan ruang tengah dibawah ,
Pembunuh itu heran ...
"Denah yang didapat sudah benar ,tapi kenapa ruangan yang terhubung berbeda..."
Pembunuh itu mencoba pintu yang disampingnya, ia buka pintu itu dan terlihat didalam diruangan pintu itu menuju perpustakaan
"Sesuai dengan apa yang ada di peta, pintu ini menuju perpustakaan ,tapi kenapa hanya pintu target saja yang aneh "
Pembunuh itu mencoba membuka semua pintu memastikan denah itu sesuai sekaligus mencoba mencari kamar target
Pintu nya dibuka satu persatu
Ruangan yang ditujukan sesuai dengan apa yang terlihat di peta tapi tak ada satupun di pintu itu menuju kamar target
Sisa pintu diujung lorong , pembunuh itu membuka pintu itu .
Ruangan yang dia liahat sedikit gelap penerangan nya begitu sedikit ia tidak bisa memastikan ruangan apa itu ,
"Ini gudang ?"
Gumam si pembunuh
"Kenapa tidak kau pastikan saja ? "
Ucap seseorang yang muncul dibelakang si pembunuh
Terkejut si pembunuh tapi ia telat bereaksi , orang itu langsung mendorong si pembunuh memasuki ruangan itu .
Dengan cepat ia juga menutup pintunya .
Ckrik
Suara kunci dibalik pintu itu
Si pembunuh itu sudah masuk kedalam ruangan gelap itu , ia merasa gagal pada misi ini karena dirinya kini sudah diketahui , terlebih sekarang ia malah terkunci didalam ruangan .
Ia mencari tombol lampu untuk penerangan
Terlebih dahulu ia ingin melihat dengan jelas ruangan ini agar dia bisa mudah untuk mencari jalan keluar ...
Sedangkan itu didalam ruangan lain terlihat layar besar menunjukan si pembunuh yang mencari cari tombol lampu
" pembunuh itu gigih juga ya ,ini sungguh tontonan yang menarik "
Si pembunuh itu tidak tau sama sekali dengan bahaya yang ia hadapi di ruangan itu .
Seketika suara terdengar kepada si pembunuh
Srttt
Srttt
Ini mengejutkan si pembunuh ,tapi ia dengan tenang menghiraukan suara itu mencoba dengan cepat mencari penerangan di ruangan itu .
Suara itu mendekat sedikit demi sedikit
Cklik
Lampu ruangan itu menyala
Terlihat dari mata si pembunuh Monster asal suara itu muncul
"Grakkk !!! "
Monster itu menggaum kearah si pembunuh , reflek pembunuh itu mengeluarkan pistol nya menembakan kearah si monster
Tembak demi tembakan mengenai beberapa bagian tubuh si monster
Tetapi itu tidak cukup menewaskan monster itu .
Monster itu menerjang kearah si pembunuh , membuat nya terjatuh dalam posisi monster diatas dan pembunuh itu dibawah
Monster itu mencoba menggigit ,ditahan dengan tangan si pembunuh
Darah mengucur dari pembunuh
Monster itu pun mencoba mencakar cakar si pembunuh itu .
Pembunuh itu mencoba melepaskan gigitan nya dengan sekuat tenaga.
Tapi monster itu menarik si pembunuh terbang didalam ruangan dan menjatuhkan si pembunuh ,
Pembunuh itu pun seketika pingsan dari jatuh nya itu ...
"Hahahaha, Tontonan yang sungguh sangat menarik sekali,malang nya dia sayang sekali sungguh ....sungguh.... sungguh ....sungguh.... sangat disayangkan kalau dia mati bukannn hahahaha " tawa dengan senyum begitu dilukiskan dalam muka nya .
Orang itu pergi menuju ruangan yang tadi ia tonton , membawa sebuah alat di tangan nya .
Terlihat monster sedang memakan tubuh si pembunuh
"Kerja bagus kalong ,tapii makanan mu itu bukan lah dia "
Orang itu memencet tombol di alat nya dan seketika monster itu tersetrum dengan sangat kuat ,sampai sampai si monster itu sulit untuk berdiri .
"Tenanglah sayangku kau akan menjadi bahan yang menarik untuk di buat oleh ku heheheh " tawa nya diiringi senyum dari orang itu ....
Didalam ruangan bawah tanah terlihat begitu banyak tabung besar berjejeran yang kosong
Dan kini salah satu tabung diisi dengan si pembunuh kemaren ...
eksperimen akan menjadi lebih menarik lagi dengan adanya tikus tambahan bukann ....
Sedikit saja terkadang ada sebuah konspirasi didalam sebuah pekerjaan
mau itu sebagai pembunuh bayaran maupun pekerja kantoran
hal hal itu tak luput dalam sebuah fakta atau angin lalu