Adelia fantasya adalah seorang gadis cantik sederhana,diusianya yang baru menginjak 18 tahun mengharuskannya bekerja paru waktu,dikarenakan ia harus mencukupi hidupnya sendiri,kedua orang tuanya sudah meninggal sejak ia berumur 15 thn.
Pagi ini,ia mengayuh sepedanya dengan semangat,ia ingin berangkat sekolah,disekolah ia selalu menyapa semua orang dengan senyum manisnya,yang membuat banyak orang terkagum dengan kecantikannya.
adel tersenyum menatap seorang pria jangkung beriris tajam,ia adalah Ardian angkasa,pria yang disukai oleh Adel selama tiga tahun,Adel selalu menunjukan rasa sukanya dengan memberikan coklat dan bekal untuk Ardian,namun Ardian sama sekali tidak merespon.Entah...dia memang tidak peka,atau dia tidak mau tau.
Adel tersenyum dan berjalan menuju Ardian,ia memberikan sekotak bekal untuk Ardian,Ardian pun menerimanya dengan senyum lebar,Adel merasa sangat senang,Apa mungkin Ardian telah menyadari cintanya,yang telah ia pendam 3 tahun.Fikir Adel tersenyum.
"Del...gw mau ngomong sesuatu sama Lo."Ucap Ardian serius,Adel mengangguk...ia berharap Ardian ingin berbicara sesuatu yang sangat Ia harapkan dari dulu.
"Lo mau GK jadi budak,Gantiin gw...please,gw kalah taruhan."Ardian memelas menatap Adel.adel pun menunduk,berusaha tersenyum walau hatinya terasa sangat kecewa.
"Del..gw tau Lo suka sama gw,gw janji kalo Lo gantiin gw,gw akan jadi pacar Lo."Ucap Ardian,Adel menatap Ardian dengan kaget,tanpa Ardian bilang seperti itu pun,Adel akan menerima menjadi budak,karna cintanya pada Ardian sangat lah tulus.
Adel mengangguk,Ardian pun tersenyum senang.
"Thanks Del...gw kekelas dulu."Ardian langsung meninggalkan Adel.Adel pergi kearah kelas dengan perasaan sedih dan kecewa,ia tetap tersenyum menahan sedih sambil berjalan menuju kelas.
Adel hanya merenung hingga Bell istrirahat berbunyi,kedua temannya pun mengajaknya,namun ia menolak pergi kekantin,karna ia sedang tidak bernafsu makan.
Tak lama setelah kepergian kedua temannya,Masuk lah seorang pria berpenampilan badboy.
"Heh...Lo yang gantiin Ardian jadi budak gw??."Tanya pria itu menatap Adel intens.
"Hm...iya.."Jawab Adel terbata.
"Nih PR gw,Lo kerjain besok harus Uda selesai."Ucap cowok itu dan langsung pergi meninggalkan setumpuk buku.
*********
Setelah pulang Adel mengerjakan semua pr itu hingga selesai, keesokan harinya,ia memberikan semua pr kepada cowok itu.
"Bagus...nih permen untuk Lo."Ucap cowok badboy itu memberikan sebungkus permen pada Adel.
"Oh...ya siapa nama Lo ??."Tanya cowok itu.
Adel memberitahu namanya,dan langsung pergi dari sana,cowok itu menatap Adel dengan pandangan yang sulit diartikan.
Pulang sekolah Adel pergi menuju sebuah restoran dimana tempat ia berkerja,Ia memberikan pesanan pada pelanggan dengan senyum ramahnya,saat sedang mengantar pesanan,Ia syok melihat Ardian sedang bersama dengan perempuan lain.
"Ardian.."Ucap Adel menahan air matanya agar tidak tumpah,Ardian langsung bangkit dan ikut terkejut melihat Adel.
"Hehe...harusnya aku sadar,kalo kamu emang GK pernah Mandang aku,Maaf ya kalo aku selalu ganggu kamu,bye..."Ucap Adel tersenyum berlari keluar restoran,Saat Ardian sudah tidak melihatnya,ia jatuh terduduk dijalan,ia mengeluarkan tangisannya,tak peduli orang memandangnya aneh,ia sudah tidak kuat menahan kesedihannya.
" Ngeliat orang yang kita cintai bersama orang lain,itu emg nyakitin...tapi hal itu membuat kita jadi orang yang lebih kuat."Ucap seorang pria duduk disebelah Adel,ia adalah cowok badboy yang bertemu Adel disekolah.Ternyata restoran itu adalah miliknya.
"Ka...kamu."Kaget Adel dan langsung bangkit dari duduknya.
"Del...jangan sedih,eja GK suka."Ucap cowok itu tersenyum,Adel pun menatap cowok itu,eja adalah nama khusus untuk teman masa kecilnya.
"Eja...??."Kaget Adel menatap cowok itu.
"Gw Reza Del,temen masa kecil...Lo."Ucap cowok badboy itu menatap Adel dengan sendu.
Reza arkanza adalah sahabat masa kecil Adel,dari kecil hingga sekarang ia selalu mencari keberadaan Adel,hingga ia mendengar nama Adel dan mencari tahu,dan ternyata benar,gadis yang menjadi budaknya adalah Adel sahabat masa kecilnya.
Bukan hanya sahabat,Reza sudah mengagap Adel adalah cinta pertamanya,dan ia akan menjadikannya menjadi yang terakhir,walau pun ia tahu,perasaannya sangat lah kecewa mengetahui bahwa Adel rela menjadi budaknya demi menggantikan pria lain.
Adel memeluk Reza dengan kencang,mencurahkan rasa sedihnya,setelah bertemu Reza,ia merasakan kesedihannya semua menghilang terganti dengan rasa rindu yang terobati.sejujurnya Adel pun pernah memendam sebuah perasaan pada sahabatnya itu,Namun ia tak tahu apakah perasaan itu masih ada atau tidak.
"Adel !!."Teriak Ardian,ia pergi mengejar Adel...melihat Adel yang sedih membuatnya tidak tega,ia juga menyesal sudah menyia nyiakan Adel,Sebenarnya ia juga menyukai Adel,Namun ia lebih memilih untuk mengejar ketenaran dengan memacari bunga sekolah.
"Del....Maaf."Ucap ardian lirih menatap Adel,Adel menoleh menatap Ardian.
"Del...gw cinta sama Lo."Ucap Reza berbarengan dengan Ardian,membuat Adel menatap kedua pria itu secara bergantian.
"Del...gw cuma mau jujur,kalo Lo cinta orang lain,pergi Del...kejar cinta Lo...gw gpp."Ucap Reza tersenyum.
"Adel...Maafin gw ."Ucap Ardian,Adel langsung berlari kehadapan Ardian,Ardian tersenyum melihat Adel mendatanginya.
"Maaf...Del,sesuai janji gw,Gw akan jadiin Lo pacar Del."Ucap Ardian tersenyum.
"Aku uda maafin kamu,tapi aku GK bisa jadi pacar kamu."Ucap Adel,membuat Ardian menatapnya kaget.
"Kenapa?? apa karna soal tadi,gw salah del...tapi gw sadar Del,Lo yang gw sayang."Ucap Ardian menyakinkan Adel.
"Tapi aku GK cinta sama kamu,aku sadar aku melihat kamu sebagai orang yang ku kagumi,bukan aku sukai."Ucap Adel,Saat Ardian mengatakan mencintainya,rasanya biasa saja,tetapi saat Reza yang berkata seperti itu,perasaannya seperti ia mendapatkan kebahagiaan yang besar.
"Maaf...ini terakhir aku ganggu kamu,bye.."Ucap Adel tersenyum berlari menuju Reza.
"Aku juga cinta sama eja."Ucap Adel,membuat Reza tersenyum lebar.
Ardian menatap Reza dan Adel yang tersenyum bahagia,kini hanya ada penyesalan dihatinya.