Di tengah malam kamu terbangun karena perutmu yang sedang sakit,kamu bingung harus bagaimana sedangkan rumah mu jauh dari rumah sakit dan mobil mu sedang di pinjam oleh teman mu dan akan dikembalikan besok siang, kamu pun mengambil ponselmu dan mencari rumah sakit terdekat, tidak lama kamu mencarinya akhirnya pun ketemu, rumah sakit itu tidak terlalu jauh dari rumah mu, kamu pun bersiap siap dan berjalan menuju rumah sakit itu dengan membawa rasa sakit di perut mu.
"astgaaa sakit banget.."ucap mu merintih kesakitan.
Akhirnya kamu pun sampai di rumah sakit itu, tapi suasana rumah sakit itu terlihat seperti sudah lama di tinggalkan,tapi kamu berpikir positif kamu pun berpikir bahwa ini bukan rumah sakit tapi klinik,kamu pun berjalan masuk menuju para suster.
"selamat datang..ada yang bisa kami bantu"ucap suster tersenyum
"saya ingin konsultasi tentang penyakit perut saya sus" ucap mu
"baiklah..kita isi formulir dulu ya"ucap suster sambil mengambil kertas dan pena.
Kamu pun mengisi formulir itu,dan sambil menunggu proses nya, kamu melihat lihat atap dan semua yang ada di tempat itu, semuanya terlihat usang,tapi kamu masih berpikir positif.
"mbak mari saya antar ke ruang dokter"ucap suster
"owh..iya" ucap mu sambil berdiri.
Kamu pun berjalan bersama suster itu,saat kamu masuk dan melihat semua ruangan dan taman taman di sana kamu merasa aneh dan sedikit mulai takut,karena setiap ruangan itu sangat gelap dan taman taman nya juga mulai di tumbuhi rumput rumput yg mengering, dan kamu melihat ke arah lantai yang sepertinya tidak pernah di bersihkan,dan kamu mencium aroma yg busuk menyengat di salah satu ruangan,bahkan kamu tidak melihat satupun pasien selain kamu, kamu pun bertanya pada suster selagi berjalan.
"maaf sus.. kok sangat sepi ya.. ini rumag sakit atau klinik"tanya mu
"ini klinik mbak"jawab nya sambil tersenyum
Kamu masih berpikir positif walau kamu sedikit mulai takut tentang tempat itu,dan akhirnya kamu sampai di ruangan dokter.
"mbak ini ruangan dokternya, mbak tinggal masuk saja"ucap suster sambil meninggalkan mu
angin angin dingin itu pun mulai memberitahumu seperti ada yang janggal tentang tempat itu, tapi kamu mau gimana lagi kau harus memeriksa sakit mu itu, kamu pun mengetuk pintu itu dan masuk perlahan,saat kamu masuk kamu melihat seorang pria berambut abu abu yang duduk sambil membelakangi mu.
"permisi dokter saya mau konsultasi tentang penyakit saya" ucap mu
"ah baik..silahkan duduk"ucap dokter itu
Kamu pun duduk di depan nya, dia melihati mu saakan akan ingin memakan bola mata mu.
"ya..ada yang bisa saya bantu"ucap dokter
"dok perut saya tiba tiba sakit saya tidak tahu penyebab nya apa" ucap mu
Doketer itu melihat mu dan sedikit tersenyum padamu.
"baiklah.. naik ketempat tidur pasien itu biar saya periksa" ucap nya sambil berdiri.
kamu merasa sangat aneh, biasanya dokter akan bertanya kamu habis makan apa atau ada penyakit apa,perasaan mu pun mulai sedikit takut,kamu pun menurutinya dan kamu berbaring di atas tempat tidur itu.
"baiklah...tolong sedikit tarik baju mu ke atas agar aku bisa memeriksanya"ucap nya
Perasaan aneh itu mulai menjadi jadi dan kamu berusaha tetap tenang karna kamu masih merasa sakit,kamu pun menuruti nya kamu menarik sedikit bajumu ke atas.
"wah.. baiklah akan saya periksa"ucap nya sambil memeriksa perut mu.
Dia memeriksa mu dan sedikit menyentuh perut mu.
"dok bagaimana apa ini penyakit perut biasa atau apa dok? "tanya mu
"ini hanya penyakit perut biasa,pertmu hanya butuh sedikit sentuhan saja"ucap nya tersenyum
"sentuhan..,sentuhan apa?"tanya mu
Kamu mulai merasa ada yang aneh dan pikiran positif itu hilang dan menjadi pikiran yg negatif, angin angin itu terus mencoba memberitahumu seperti akan terjadi hal yang aneh yg akan di lakukan nya padamu, dokter itu semakin lama tingakah nya semakin aneh padamu.
"eh...kenapa kau ketakutan, kau duduk disini dulu aku sedang menyiapkan obat untuk mu"ucap nya sambil mendekat ke wajah mu
Kamu hanya terdiam dan mulai sedikit mengambil celah untuk kabur, saat kamu ingin kabur kamu ditarik oleh nya dan memelukmu dari belakang, kamu memberontak nya tapi saat itu badan mu sangat lemas karna kamu sedang sakit perut, akhirnya kamu pun tertangkap olehnya.
"jangan mencoba kabur dong,kita akan melakukan hal yang menyenangkan kok, agar sakit perut mu itu hilang"ucap nya sambil berbisik di telingamu.
"to.. tolong biarkan sa.. saya pergi"ucap mu sambil ketakutan
"tenang tenang aku ini manusia kok"ucapnya sambil tersenyum
Dia membanting tubuh mu ke kasur pasien itu dan merantai mu, kamu pun berteriak dan mengemis agar kamu bisa lepas darinya.
"to..longg lepasin aku,jika kamu lepasin aku,aku janji gk bakalan lapor polisi deh"ucap mu ketakutan
"aku gk butuh janji.. aku butuh kamu sayang" ucapnya
Kamu menangis dan mengemis sambil berteriak tapi tak ada seorang pun yang datang.
⚠⚠⚠⚠⚠🔞🔞🔞🔞⚠⚠⚠⚠⚠
"ush.. jangan teriak apa kau mau aku membekam mulut mu itu dengan mulut ku agar kau bisa diam"ucap nya tersenyum
"apa yang akan kau lakukan kepada ku"ucap mu ketakutan
"hal hal yang menyenangkan" ucapnya sambil tertawa
Suasana mulai makin memanas saat dia membawa pisau bedah.
"jangan berteriak sayang aku hanya ingin perut mu segera sembuh, apa aku bekam saja mulut mu"
Dia pun membekam mulut mu dengan mulutnya, kau tidak bisa melakukan apa pun karna kaki mu dan tangan mu sudah di rantai oleh nya,kamu hanya bisa menangis.
"ah ternyata kau harus di perlakukan begini agar kau bisa diam yah"ucap nya sambil tersenyum
"tolong lepas kan aku"ucap mu sambil menangis
"jangan teriak dan tahan ya.."ucap nya sambil mengores perut mu dengan pisau
"ah...ha... sa.. sakit" ucap mu sambil merintih
"hahahah...keluarkan suara itu dan menangislah"ucap nya sambil tertawa.
Semakin lama semakin menjadi, perutmu di tusuk oleh nya dan darah mu berceceran kemana mana,dia pun menjilati darahmau dengan rakus seaakan akaan dia tidak makan selama 100 hari.
"to...tolo.. tolongg... hentikan.. itu.. sangat.. sakit"ucap mu sambil merintih.
"ini tidak sakit jika kau mau menikmati nya sayang"ucap nya sambil masuki jarinya yg di lumuri darah ke dalam mulut mu.
Kamu sangat takut dan tidak tahu harus bagaimana kamu pun mulai pasrah dan berdoa agar keajaiban datang,tidak lama kemudian ada yang mengetuk pintu ruangan itu.
"dokter boleh saya masuk"ucap salah satu pasien
"ahh.. siall,sebentar..!!"teriak nya
"sabar yaa sayang... ini tidakakan lama"ucap nya sambil mencium kening mu"
Dia pun meberishkan wajahnya yg di lumuri darah dan memberi suntikan pelemas otot pada mu dan menarik tirai yg ada di dekat tempat tidur itu, ini sebuah peluang agar kamu kabur dan melepaskan semua rantai yg melekat di tubuh mu,kamu melihat botol pelemas otot itu dan bersyukur karna pelemas otot itu akan bekerja setelah 5 menit di suntikan ke tubuh, waktumu hanya lima menit untuk kabur,kamu memutar otak untuk kabur kamu teringat bahwa gembok mungkin saja bisa terlepas dengan jepitan rambut kecil, kamu pun berusaha mengambil jepitan kecil itu dari rambut mu,dan bersusaha waktu sudah berjalan 1 menit kamu harus cepat, dan akhirnya ranti yang mengikat tangan mu itu terlepas dan kamu melanjuti untuk membuka rantai yang ada di kakimu ini sudah berjalan 1 setengah menit, kamu pun mulai mengambil ancang ancang untuk berlari, dan akhirnya kamu berhasil keluar dan kamu melihat pria tua seprti bapak bapak itu melihat aneh ke arah mu dan pria itu melihat kelantai yg berceceran darah,pria itu melihat ke arah dokter dan langsung berlarii keluar, dokter itu pun tidak tinggal diam dia menelpon ke meja para suster agar kamu dan pria itu di tangkap,pria itu pun mengampiri mu yg berlumuran darah.
"eh.. nak kamu kenapa"tanya nya sambil memgang bahumu
"to..tolong.. bawa saya ke rumah sakit.. dokter itu gila" ucap mu sambil kesakitan dan maulai lemas
"ba... baiklah" ucap nya sambil membawamu perlahan
Waktu demi waktu berjalan dengan perlahan kamu sudah menghabiskan 3 menit untuk berusaha berlari, kamu berpikir bahwa dokter itu tidak akan berlalri untuk mengejar mu ternyata pikiran mu salah dokter itu berjalan pelan ke arah mu.
"pak bisahkah kau membawaku dengan cepat"ucap mu
"jangan memaksakan dirimu, jika kau berlari kemungkinan luka itu akan semakin besar"ucap nya
"tapi dia sedang berjalan ke arah kita" ucap mu sambil berbisik
"baiklah sepertinya tidak ada pilihan lain, naik lah ke pungung ku" ucap nya sambil membungkukan badan nya.
kamu pun naik ke badan pria itu dan berlari.
"hei.. jangan bermain bersama pria tua itu sayang,kau tidak bisa kabur dari ku..!!" teriak dokter itu
"jangan dengarkan dia" ucap bapak itu
"baik"ucap mu yg mulai melemas
Waktu pun sudah berjalan 4 menit tubuh mu mulai sedikit melemas, dan kau melihat dokter itu berlari kecil di belakang mu.
"hei nak.. bertahanlah dan pandangan mu fokus ke depan dan JanganBerbalik"ucap nya sambil berlari.
Akhirnya kamu tidak melihat nya lagi mengejarmu tapi saat kau sampi di depan pintu masuk, kamu melihat suster itu mebawa pentungan.
"heii... minggir apa kau tidak lihat anak ini sedang kesakitan" ucap bapak ini
"tidak bisa"ucap suster itu membentak
Dan akhirnya pria itu menaruh mu di kursi dan melawan suster itu, ternyata mengalahkan nya sedikit susah karna suster itu mebawa pentungan sedangkan pria itu tidak membawa apa pun, kamu mencoba untuk membantu, dan kamu melihat ada bubuk berwarna hitam kamu mencoba meraih nya dan melempar nya ke suster suster tersebut, suster suster itu pun merintih kesakitan dan pria itu mengendong mu lagi menuju mobilnya,akhirnya kamu pun masuk ke mobil tersebut, dan pria itu menghidupkan mesian mobilnya saat kamu dan pria tua itu hendak jalan tiba tiba dokter itu muncul dan menghentikan jalan mu.
"sayang turun dari mobil pria ini, dia akan menyakiti mu!!"ucapnya sambil teriak.
"eh minggir atau kau akan ku tabrak" ucap pria itu
"tidka, seblum aku bermain dengan istriku yang kau rebut dari ku"ucap nya
"sepertinya aku tidak punya pilihan lain"ucap pria itu
Pria itu menabrak dokter tersebut tanpa rasa takut dan mebawa mobil itu dengan sangat kencang dan membawa mu ke rumah sakit, sesampaiya kamu di rumah sakit kamu langsung di masukan di ruangan UGD saat kau melihat dokter dan suster kamu terus mengingat dokter gila dan suster yg aneh itu, bahkan kamu mengalami trauma dengan pisau,dan pria tua itu menelpon polisi agar kasus ini bisa di tangani oleh pihak berwajib, kamu pun tertidur dengan rasa takut, klinik tersebut pun di datangi oleh polisi dan saat di periksa seluruh ruangan ternyata ada 1 mayat pria yg membusuk itu yang membuat ruangan itu bau, dan dokter beserta suster itu ternyata adalah pasien dari rumah sakit jiwa yang lepas 2 tahun yang lalu,mereka pun di bawa kerumah sakit dan selanjutnya akan di serahkan ke kantor polisi.
>TAMAT<
ℹ typo bertebaran di mana mana
ℹmohon maaf jika cerita sedikit tidak nyambung
⚠JANGAN LUPA LIKE AND KOMEN