Hari Ini Aku Akan Kencan Bareng Pacarku Tadi Aku Sudah Menelponnya Dan Mengabarinya Tepat Waktu.
"Ini adalah kencan pertama ku dengan evan! wahh gak sabar banget aku yahh," girang ku.
Aku Memberitahu Ibu Dan Ayah Bahwa Nanti Sore Aku Akan Berkencan Dengannya Di Taman Yang Ada Kolam Nya.
Hari Masih Pagi Aku Hanya Memasak Dan Belajar Daring~ Usiaku Masih 18 tahun dan masih sekolah~ tapi sudah pacaran yah aku jatuh cinta dengannya.
Dan Dia Menerima Ku... Entah Mengapa Bisa Aku Ter-obsesi dengannya.
Aku Tidak Lupa Memakai Kalung Liontin Yang Diberikan Oleh Ibu-ku, entah kenapa aku disuruh memakai nya.
"Nak pakailah liontin ini dan sembahyang dulu! jangan membantah sekarang!" garang ibu ku.
"Yasudah," lirih ku.
```Kenapa Ibu Selalu Memerintah Ku? Kenapa Harus?``` (Batin Ku)
"Tunggu Ibu!"
"Ada apa Lea?" tanya ibu ku.
"Kenapa harus pakai liontin ini?"
"Kalau kamu merasa gak enak badan atau ada yang ganggu kamu pakailah itu dan jangan lupa berdoa," ujar ibuku lalu pergi keluar kamar.
Aku masih bingung dengan perkataan Ibu ~ aku jadi teringat waktu kejadian saat masih umurku 8 tahun sampai sekarang aku masih trauma...
Dulu aku pernah ngambek dan pergi jauh dari rumah hingga sampailah di sebuah jalan Terlarang~
Aku Menangis Dan Hanya Terus Berjalan Sampai Akhirnya menerobos jalan terlarang itu dan ibu ku berteriak sekencang kencangnya memanggil ku dan aku terpaku diam di dalam jalan itu.
"JANGAN BERBALIK LEA!!" Teriak Ibu Ku.
Namun karena penasaran aku berbalik dan seketika aku merasa tertusuk dan akhirnya jatuh pingsan.
Aku sempat melihat sosok hantu tampan yang hanya kepalanya melayang menatapku dan membuatku trauma hingga tak sadarkan diri~
.....
Lamunanku Terbuyar Saat ada yang mengetuk jendela kamarku
"Siapa?" aku menghampiri jendela tak ada siapapun dan saat berbalik menuju ranjang terlihat tulisan dilantai...
"Jangan Berbalik!"
Jantungku Berdebar kencang aku terpaku dan tak berani menoleh ke belakang, lalu aku memanggil ibu...
"Diam Lea! jangan bergerak dan jangan berbalik!" teriak ibuku menuju dapur.
ibu melemparkan bawang dan air garam laut yang sudah disucikan ke sosok dibelakangku~
Seketika Ia Menghilang~
Aku memeluk ibu ketakutan ayah ikut masuk dan memelukku~ aku takut jika sosok itu lagi lagi menghantuiku.
Jam Menunjukkan Pukul 4 Sore Sudah Waktunya Aku Bersiap Untuk kencan aku mengabari Evan~ Lalu berdandan dan memakai kalung liontin ku.
Aku berangkat ke tempat yang share lock oleh evan namun aku sampai di sebuah hotel kecil
"lho kok disini?" heran ku, lalu aku mengabari evan dan ia berkata ia ada didalam hotel di kamar 07
"Hishh ngapain ke hotel??" keluh aku.
aku masuk menuju kamar 07 dan mengetuk pintu terlihat disitu pacarku menghampiriku dan memelukku.
"Hai sayang udah dateng yuk duduk bentar entar kita ke taman deh," rayu Evan.
"Ngapain ke hotel gak langsung ke taman?"
"yah nyantai bentar napa?"
Lalu aku duduk bersama pacar ku dan meminum jus yang sudah kami pesan tak lama pacarku mendekatkan wajahnya ke wajahku
"A-apa yang mau kamu lakukan?" tanya aku.
Dia Semakin Mendekat Dan Hampir Menciumku
"Tunggu Evan Jangan Sekarang Kita Belum Nikah! Belum Resmi!" ujar ku.
akhirnya ia duduk kembali rasanya jantungku berdegup keras.
"yaudah kalau Gitu yuk ke taman tapi kasih aku cium kamu ya!"
aku mengangguk dan dia menatap liontin yang kupakai ~ lalu ekspresi wajahnya cemberut tidak suka.
Kami Ketaman Dan Sampai Di taman namun taman itu dekat dengan jalan terlarang sehingga aku takut kembali~ Seketika Kami Turun Dan Aku Kaget Karena Pacarku Tiba Tiba Lari Masuk Ke jalan terlarang!
"HEYY!! EVAN! JANGAN KESANA!" teriakku.
ia terlanjur masuk aku tak bisa diam akhirnya aku masuk dan berlari mengejar evan yang sudah tak terlihat~
Terdengar Suara Bisikan Entah Apa Tapi aku ketakutan dan gemetar, keringat bercucuran dan tiba tiba...
Seseorang Dibelakangku Berkata~
"Jangan berbalik!" ujar nya.
"Si-siapa kau!?" tanya aku
"hahaha aku akan menyiksa mu sayang kuh tenanglah sakit tapi pelan pelan kok."
"jangan dekati aku! atau!"
"Baiklah aku tak kan melukaimu tapi ingatlah kau sudah masuk dan tak boleh berbalik! kalau berbalik maka kau akan kena kutukan dahsyat hahhahaha."
Apa yang dia maksud?? apa yang harus aku lakukan skearan!? batinku.
"kau sudah masuk dan kau tak boleh kembali sekarang pergilah masuk kedalam dan jangan berbalik sekalipun!" ujarnya.
Aku ragu untuk maju namun akhirnya aku maju pelan seketika aku pun berbalik~
"HAAAAAA!!!!!!" Teriak Ku.
Aku Melihat Hantu Dihadapanku... Dia Seperti Ingin Memperk*sa ku~
"Hahahaha tenang sayang ini aku evan aku adalah hantu bukan manusia! hahaha aku akan mencicipimu~"
Aku Berusaha Keras Memberontak Namun Tak Bisa Ia Sudah Merobek Pakaianku
Dasar Hantu Mesum! Lalu Akhirnya Ia Menghilang Saat akan membuka br*ku.
**Mohon Jangan Ditiru!!**
Aku segera bangun namun tak kuat hantu itu menjauhiku ... kalung liontin ku bercahaya dan ia mundur terus tak kusangka ia adalah evan!
Lalu Hantu Itu Mengutukku
"Aku Mengutukmu Dan Juga Keluargamu! Semoga Engkau Tersiksa Seumur Hidup Karena Sudah Berani Berpacaran Denganku Dan Masuk Kesini!!!! hahaha kau adalah mangsa ku yang ke seratus!"
Dan sesuatu telah menancap di perutku aku tak bisa melakukan apapun seketika aku tergeletak dan tak tahu apa yang terjadi hantu itu pun terus menancapkan sesuatu ke perutku hingga pada akhirnya ia memperk*sa ku dan aku mati ~
Darah Keluar Dari sekujur tubuhku dari dalam perut, hidung, telinga bahkan mataku keluar darah seperti nya aku sudah kena kutukan mematikan... dan TAMAT~
🥀Mohon Jangan Ditiru!🙏Ini hanyalah cerita bukan kenyataan! buanglah sisi negatifnya dan ambik sisi positifnya!🍁
Harap Kalian Bijak dalam Membaca Dan Mengambil Hikmah Didalam Cerita ini yang mungkin bisa kalian ambil, hal-hal yang tak senonoh mohon jangan ditiru!🙏
Semoga Kalian Suka Thanks My Friends💀
---END---