jujur kadang menyakitkan
tapi jujur lebih baik daripada kebohongan
yang menutupi kebenaran......
Aurelia
pagi hari yang cerah........
matahari menyinari seluruh bumii....
seorang gadis cantik kini sedang bercermin menatap dirinya
dia sudah lengkap memakai seragam sekolah nya
dengan kemeja putih,rok yang melewati lutut tapi tak terlalu panjang dan blazer berwarna abu² itu
aku berjalan menuruni tangga
kaki ku melangkah menuju ke meja makan
sesampainya di sana aku mendapati keluarga ku sedang sarapan pagi
aku pun ikut gabung
setelah selesai makan
aku berpamitan pada orang tua ku
"mah pah,relia berangkat dulu yah"pamit ku pada kedua orang tua ku
"hati²di jalan nak,farel kamu bawa motornya jangan cepet²"tambah mamah ku
yah nama ku Aurelia Aldiva Ariawan
aku dari keluar Ariawan seorang pengusaha
kakak ku bernama Arsen Alfa Ariawan
ibuku bernama Adila Ariawan
ayahku bernama Ali Ariawan
Keluarga ku sering di sebut keluarga A
karena keluarga ku pasti depan nya A
hari ini adalah awal aku masuk sekolah
aku adalah anak pindahan dari Belanda
waktu aku SMP aku sekolah di Indonesia
tapi aku di pindahkan oleh ayah ku ke Belanda karena permintaan kakek dan nenek ku
aku akan bersekolah di SMA Nusa Bangsa, sekolah dimana kakak ku juga sekolah disana
aku denger² kakak ku salah satu mostwanted di sekolah tersebut
awalnya aku tak percaya
seorang alga yang jail, ngeselin,jadi mostwanted,wakil basket,dan salah satu anggota osis,banyak sekali organisasi yang di ikuti kakaku
setelah sampai di sekolah
aku berjalan sebelah kakak ku
banyak siswa yang melihat aku dan kakakku
tapi kakak ku tetap acuh tak acuh
wahh.aku kagett
sifat kakak ku berubah begitu saja sampai di sekolah yang awalnya ngeselin,nyebelin,jail pake bngtt,tiba² jadi cowok yang cool,dan dia kek berubah gituu
"kak ini kakak gwe Arsen Alfa Ariawan"ucap ku kaget
kakak ku hanya memandang ku dan menjawab
"siapa lagi kalau bukan gwe adek laknatt"ucap kakak ku
dan sekarang gwe baru sadar kalau kakak gwe
akan dingin ke orang yang tidak terlalu Deket dengan nya,dan pada ku dia tetap saja nyebelin
aku keluar dari ruang kepsek
aku berjalan menuju kelas XI ips2
aku di antar oleh kakak ku
sesampainya di depan kelasku
"belajar yang benerr"ucap Alfa
lalu mencium kening ku
banyak siswa yang melihat ku
dan ada siswa yang sinis menatap ku
kenapa mereka begitu
karena mereka belum tau kalau aku dan kak Alfa adalah kakak adek
mereka mengira bahwa aku adalah pacar kak alfa
aku masuk ke kelas ku
disana sudah ada guru ku
aku memperkenalkan diri
lalu pak guru menyuruh ku duduk di pojok Deket jendela
wahh tempat yang sangat strategis bukan
aku sangat beruntung
aku melangkah ke arah meja tersebut
sedangkan di kelas Alfa
"morning"sapa Alfa kepada kedua temannya
si kutub Angga dan si rese Dio
mereka menanggapi nya dengan senyuman kecuali si kutub Angga
"fa Emang bener tadi lu anter cewek adikel ke kelas"ucap Dio interogasi
Alfa hanya mengangguk
istirahat pun tibaa....
kali ini aku sudah punya temen baru
namanya Devi dan Wina,
aku dan temenku duduk di kantin
"vi, pelajaran kedua olahraga yah?"tanyaku
"iya, palingan juga basket"jawab Devi sambil memakan baksonya
aku nggak nyangka kalau olahraga nya main basket,basket salah satu keahlian ku,saat aku di Belanda aku juga sering main basket bersama teman²ku
"tapi biasanya yang mimpin itu kapten basket,wah² dia gans bngt"ucap Vina sambil meminum es jeruk miliknya
aku hanya mengangguk
saat sedang makan si jail,ngeselin,nyebelin,datang...
siapa lagi kalau bukan kakak laknat ku
yah..dia Alfa
dia datang dan tiba²mencium pipi ku
itu membuat seisi kantin heboh!!!
aku hanya memandang kakak ku dengan tatapan tajam
tiba² kakakku langsung memakan makanan ku,aku hanya bisa pasrah
kakak ku datang ke kantin dengan 2 orang temannya,yah siapa lagi kalau bukan si kutub Angga dan si rese Dio,
Devi dan Wina kaget,karena nggak biasanya mostwanted Dateng ke kantin,mereka ajah pulang sekolah baru beli sesuatu,
apa mungkin ada hubungannya dengan relia?
terus mengapa tadi kak Alfa langsung mencium relia?
tadi relia berangkat bareng kak Alfa?
apa jangan² relia pacar kak Alfa?
itulah yang sedang di pikiran Devi,Dio, Wina,kecuali si kutub Angga,karena Angga tau kalau relia itu adek si Alfa
dulu.....
Angga,Alfa,dan relia,sering main bareng..
tapi waktu kelas 5 SD Angga harus pergi ke luar negeri untuk ikut ayahnya
dan waktu kelas IX dia pulang ke Indonesia
tanpa kalian ketahui bahwa relia adalah cinta pertama Angga,
saat Angga pulang ke Indonesia
dia sempat mencari keberadaan relia, tapi menurut informasi yang dia dapat kalau relia pergi ke Belanda,sejak saat itu Angga berubah menjadi dingin
dan kali ini,jam ini,menit ini,dan detik ini juga
Angga melepas rindunya peda sang cinta pertamanya,
kebahagiaan memang kadang datang tiba²
bertemu dengan seseorang yang sangat berarti di dalam diri kita adalah suatu kebahagiaan,
setelah sekian lama aku bertemu dengan seseorang orang yang selama ini aku cari
Tahukah kau kasih,
aku terlalu larut dalam keheningan
dalam rindu yang tak bisa kulukiskan
hanya bayang mu yang ada di ingatan
di remang cahaya malam
saat langkah ku sedikit terlambat
ku tahu hatimu tak pernah menginginkan
namun apa daya,hasrat kutahan,berderai
ku tahu ini bukan awal kasih
bukan pula akhir
namun hadirmu datang temani sepi
malah semakin ku merasa sendiri
jauhnya raga berkelana
seperti mencari harapan diatas keresahan,tanpamu
12-jully-2018
ANGGA ✨
yahh Angga dingin tapi di balik itu semua dia sangat romantis,dan puitis,Alfa dan Dio tau,tapi dia tidak pernah membuka buku Angga karena Angga selalu marah kalau ada yang membuka bukunya
kali ini adalah pelajaran olahraga
yang seperti kita ketahui kalau basket adalah olahraga yang utama di SMA Nusa Bangsa
kini aku berjalan menggunakan baju olahraga ku bersama kedua teman baruku
dan benar saja sesampainya di lapangan di sana ada kakak laknat ku
aku hanya pasrah
aku berjalan dengan kedua teman baruku
diantara siswa²
kakak ku melirik ku,lalu dia berjalan ke arah ku,dan tiba²dia mencium kening ku
dan itu semua membuat siswa hebohh,pada teriak²
mereka masih berfikir kalau aku lahk pacar kak Alfa padahal aku adeknya yang paling imut,cans,dan paling tersayang
aku memandang kakaku dengan tatapan sulit di artikan,rasanya aku ingin sekali memarahi nya,namun apa dayaku ini di sekolah, liat saja nanti di rumah
saat ini pembagian kelompok
aku seharusnya ikut kelompok si kapten,tapi malah kak Alfa dan kak Sandhy berebut ku,aku hanya diam tangan kanan dan kiri ku di pegang oleh kedua orang tersebut
kak Sandhy adalah ketua OSIS, sekaligus sepupuku.
si kapten basket yang seharusnya menjadi kelompok ku berjalan ke arah ku dan membantu tangan ku supaya si lepas oleh kedua saudara laknat ku
aku di tarik si kapten basket
yah kapten basket itu adalah kak Angga yang di kenal dengan dinginnya, ketampanan nya,dan tentunya dia orang yang kaya.
"kak bisa nggak,nggak usah tarik² tangan ku sakit"rengek ku
lalu dia berhenti dan menghadap ku
dia menatap ku
dengan tatapan sulit di artikan
aku memasang muka chaby,ya emang aku sangat imut, tapi menurut ku aku saat sedang marah emang mengeluarkan jurus imut ku
kak Angga lalu mencubit pipiku
aku meringis kesakitan
setiap aku merengek malah makin kencang cubitannya
"ternyata kau masih sama"batin Angga
semua siswa melihat ke arah ku
sampai²si fakeboy Dio yang sedang mendribble bola langsung melihat ke arah ku dan kak Angga
lalu kak Angga melepas aku hanya menatapnya sinis
pulang sekolah pun tiba
hati pertama ku sangat lahk melelahkan
aku bertemu dengan kulkas yang tiba² mencubit pipiku
aku sedang menunggu kakak ku
dia sangat lama
aku sudah 15 menit menunggu
saat sedang menunggu tiba² sebuah motor sport hitam berhenti di depan ku
yah itu adalah kapten basket
"ngapain lu?"tanya aku pada si kapten
"owh iya,Lo kan adeknya si Alfa, dia ada rapat OSIS jadi dia menyuruh ku untuk anter lu"ucap Angga
aku hanya memutar kan bola mataku malas
aku memakai helm yang di berikan si kapten jahat
"hei apa kau lupa dengan ku?"tanya Angga pada aku
aku hanya memandang nya
"aku Angga"lanjut si kapten jahat
aku berpikir hingga motor melaju aku masih mengingat nya
dan saat masuk di depan gang kompleks aku baru mengingat nya dia kak Angga yang selama ini aku cari
"kak Angga"ucap ku lalu memeluk ka Angga
kak Angga hanya tersenyum
"akhirnya kau inget"ucap angga
setelah sekian lama aku mencari mu
dan di saat kita bertemu
kau mengingatku
aku rindu suara mu
wangi parfum mu
semua yang kau punya aku rindu
kita bagaikan bintang dan bulan
aku bulannya
dan kau bintang nya
"jika tak ada kau mungkin Langit malah hari tak akan indah"Angga
"dan tak ada bintang yang bersinar kalau tak ada bulan yang membuatnya gelap"relia menyenderkan kepalanya di bahu Angga
kini setelah relia mengingat kalau itu Angga,aku memintanya agar berhenti di taman kompleks,
aku sangat rindu kak Angga,
di bawah sinar bulan
dan bintang² yang menghiasi malam
menjadi malam penuh makna
"aurelia setelah sekian lama aku menunggu mu akhirnya kau kembali"ucap Angga dengan mengelus kepala relia
"maaf kan aku aku pergi waktu itu tanpa memberi tahu mu,itu sangat lah mendesak"ucap relia sambil melihat langit yang indah
"relia sejak pertama ku melihat mu,dari aku kecil hingga aku menunggu mu aku tak pernah dekat dengan cewe siapapun,karena aku di sini menunggu mu,yang entah kapan Kembali"ucap Angga
"oh iya"jawab ku sambil memandang wajah Angga
"dan sekarang kau sudah kembali,aku ingin mengucapkan isi hati ku,aku menyukai mu,aku sayang kamu,aku cinta kamu,aku menunggu waktu ini"ucap Angga sambil memandang balik ke relia
relia menetes kan air matanya
"hei jangan menangis gadis kecil ku"ucap Angga sambil mengusap air mata di pipiku
"ya ka,aku juga sayang kakak dari kakak kecil"ucap relia
lalu Angga memeluk relia dan relia membalas
"terimakasih sudah menerima ku"ucap Angga
"dan terima kasih sudah menunggu ku setelah 6 tahun"sambung relia
Masa seolah-olah telah berakhir,
Aku tahu akhirnya,
Aku duduk pada masa yang telah dilalui,
Melaluinya dengan merindui masa yang sudah berlalu,
Untuk menghargainya berjumpa dengan orang yang paling aku sayang,
Akan merinduinya di persimpangan masa saat jalan sendirian.
Angga & Aurelia ✨
di bawah sinar bulan yang redup
sepasang kekasih yang sedang di mabuk kasih
setelah sekian lama ini lahk waktu yang di tunggu oleh keduanya
setelah 6 tahun mereka berpisah
jarak yang memisahkan
kini, hari ini,jam ini,menit ini,dan detik ini,adalah waktu yang tak akan pernah terlupakan oleh keduanya
TERIMAKASIH 🙏🏻
ANGGA& AURELIA 🖤