"Duh cape banget...!" keluh fitri.
"Jangan kebanyakan ngeluh,cepat nih bawain barang-barang ke dalam,sebelum hujan turun!" kata Tito kakanya Fitri.
"Uhh abang ga boleh lihat orang istirahat aja sih,ganggu terus kan cape tau," kata fitri manja.
"Bodo cepat," kata abang ga perduli.
Keluarga Fitri emang baru pindah rumah ayahnya baru saja membeli rumah di pinggiran kota lebih deket ke jalan raya,karena rumah yang lama terlalu jauh dari keramaian...
Rumah yang di beli ayah,rumah yang cukup besar memiliki pekarangan yang luas dan kamar yang banyak jadi ga perlu berbagi lagi degan adiknya,sekarang fitri bisa tidur sendiri.
Saat hari sudah malam pekerjaan sudah selesai fitri sedang membantu ibunya memasak membuat makan malam,saat di dapur hanya ada Fitri yang sedang di dekat jendela.fitri melihat ada sesosok wanita yang tengah berdiri sambil memandang ke arahnya.
Semakin fitri perhatikan wanita itu terus melihat ke arahnya,karena merasa risih di lihat terus fitri mencoba memalingkan wajahnya sebentar,saat fitri melihat kembali wanita itu menghilang.
"Kemana perginya wanita tadi?kok cepet banget ilangnya,!kok jadi merinding gini yach!" kata fitri bergidik.
.****
Setelah selesai makan malam semua istirahat di kamar masing-masing.fitri kamarnya di atas dekat dengan kamar abangnya saat fitri masuk kamar fitri kembali melihat sosok perempuan itu,fitri lihat jam menunjukan pukul 21:30 malam.
"Sudah malam begini kok masih ada aja orang berdiri deket sumur,sepertinya dia wanita yang sama dengan yang tadi,!" gumam fitri.
Fitri Takut dia pun segera menarik selimutnya dan pergi tidur.saat baru saja fitri memejamkan matanya di langsung bermimpi.
"Pergi...jangan tempati rumahku pergi...kalo kalian ingin selamat,!" kata suara dalam mimpi.
Dalam mimpi fitri melihat anggota keluargannya tewas terbunuh hanya dia yang tersisa.dan fitri juga melihat sosok wanita yang sedari tadi memperhatikannya.membawa mayat adiknya.
"Ahhhh tidakkk...!" jerit fitri bangun dari tidur.
Tito yang kamarnya tidak jauh dan juga belum tidur kangsung menghampirinya.
"Fit...fitri kamu kenapa kok malam-malam teriak sih," Tito masuk kamar karena memang tidak di kunci.
"Hantu...kak ada hantu...dia ingin membunuh kita!" kata fitri gemetar.
"Hantu apanya,ini minum dulu tenangi pikiranmu!" kata Tito menenangkan.biar pun jahil tapi Tito sayang banget ma adik-adiknya.
"Bener kak tadi aku lihat seorang wanita berdiri di sana,dan aku bermimpi wanita itu membunuh keluarga kita!" cerita fitri lagi.
"Sudah-sudah mana ada hantu membunuh,kamu kebanyakan nonton tivi sih,udah tidur lagi!" Tito menyelimuti adiknya dan mengelus rambut sampai fitri tertidur.
Saat Tito hendak menutup jendela kamar Fitri Tito melihat gadis cantik melambai ke arahnya tanpa rasa curiga Tito membalas lambaiannya dan gadis itu tersenyum.begitu cantik membuat Tito terlena.
***
Keesokan harinya Tito mencari sosok wanita yang dia temui deket sumur yang ada di belakang rumahnya.sumur itu terlihat sudah tua dan tidak terawat.kesana kemari Tito mencari tapi tidak ketemu bertanya pada warga dengan menceritakan ciri-cirinya banyak warga yang berkata *gadis dengan ciri-ciri tersebut sudah meninggal lima tahun lalu namanya MAYA*
Tapi Tito tidak percaya jelas semalam dia melihatnya kenapa di bilang sudah meninggal.saat malam tiba lagi fitri bermimpi hal yang sama,Tito pun kembali menenangkannya dan kembali Tito melihat perempuan itu,tapi kali ini Tito langsung mengejarnya.
"Hai tunggu jangan pergi!" panggil Tito saat sosok itu mau pergi.
"Kenapa malam-malam berdiri disini,boleh tau ga namanya siapa?" tanya Tito dengan napas terengah-engah.
Wanita itu hanya tersenyum,Tito terpikat dengan senyuman manis itu dan semakin mendekat ke wanita itu,saat Tito kembali bertanya karena belum mendapat jawaban Wanita itu tersenyum lagi membuat Tito mabuk kepayang dan wanita itu mendekat membelai tangan Tito.
Tito pria normal respon yang di berikan Tito adalah ia ingin mencium wanita itu karena terpana dengan kecantikannya saat Tito hendak melangsungnya Niatnya wanita itu menghilang dan Tito terjatuh ke dalam sumur Tito teriak tapi suaranya tidak terdengar.
"Hihihi...hihihi...!" suara gadis itu tertawa melihat Tito jatuh.
***
Keesokan harinya Semua keluarga menyadari kehilangan Tito tapi sudah mencari kesana-kemari tidak juga di temui.
Dua hari sudah Tito menghilang tak tau ada di mana,saat ibu sedang melamun bersedih memikirkan Tito,di samping ibu ada Dina adik Fitri sedang main bola,Dina melempar bola dan terpantul jauh sampai dekat sumur,saat Dina ingin mengambilnya dia terpeleset Dina teriak ibu mendengar dan mengejarnya.
Saat ibu sampai di dekat sumur ibu sempat menangkap tangan Dina tapi sayang ibu terlalu lemas tidak bisa menahan berat tubuh Dina yang berat akhirnya ibu dan Dina pun terjatuh dalam sumur.
"Hihihi...hihihi...," samar terdengar suara tawa menggiringi jatuhnya tubuh ibu dan Dina.
sementara di rumah Fitri sedang membuat kopi buat ibu saat kembali fitri terkejut melihat ibu dan adiknya tidak ada,kesana kemari fitri mencari tidak juga di temui.
"Ibu...Dina...dimana kalian!" panggil fitri.
"Kenapa semua menghilang,pertama kak Tito sampai saat ini belum di temukan sekarang Ibu dan Dina?kemana mereka sebenarnya!" tanya fitri pada diri sendiri.
Saat sedang melamun putus asa dengan keadaan fitri melihat wanita itu di dekat sumur lagi,fitri makib penasaran dengan sosok wanita dan sumur tua itu.fitri pun pergi keluar ingin betanya pada orang sekitar.
Dan fitri mendapat info bahwa dulu lima tahun lalu rumah yang di tempati fitri adalah milik seorang petani miskin yang tiba-tiba menjadi kaya dia punya anak cantik bernama Maya wanita itu tewas bunuh diri masuk dalam sumur karena tidak kuat melihat semua keluarganya mati tiba-tiba,Roh maya penasaran kadang suka menampakan diri mencari korban anak-anak muda.sudah banyak yang tewas tercebur ke sumur itu.
Fitri pun khawatir takut keluarganya yang hilang ada di situ,saat ayah pulang fitri pun menceritakan semua dari ilangnya Ibu dan Dina sampai cerita soal kisah Maya,ayah dan fitri menghampiri sumur tua dan melihatnya,fitri merinding dan saat ayah melihat ke dalam tubuh ayah seperti ada yang narik dan terjatuhlah ayah ke dalam.
"Fitri...tolong ayah fit!" teriak ayah.
"Ayah...ayah bertahan fitri cari bantuan dulu!" kata fitri mencari pertolongan.
Saat fitri kembali dengan membawa bantuan ayah sudah tidak ada dia masuk ke sumur.semua warga berusaha mengeluarkan tubuh ayah dari dalam sumur,betapa terkejut dan shok fitri saat di temui semua keluarganya ada di dalam sumur sudah tidak bernyawa lagi.
Fitri pun jatuh pingsan karena lama tak bangun,warga membawanya kerumah sakit fitri sudah dua jam tidak sadarkan diri.sampainya di rumah sakit ternyata fitri telah tiada dia menghembuskan napas terakhir karena kaget melihat kematian keluarganya yang megenaskan.
Warga pun memutuskan untuk menutup sumur tua dan membongkar rumahnya fitri dan menjadikannya makam untuk keluarga fitri semenjak kematian keluarga besar fitri tempat itu semakin angker sering terdengar suara tanggisan dan menampakan wanita Kecil bermain bola,,,
Tidak ada yang berani mendekat atau lewat jalan itu saat malam hari...
**__TAMAT__**