Seorang wanita berjalan menembus lorong-lorong dipinggir kota yang gelap dan menuju kesebuah rumah yang begitu sederhana yang dilengkapi dengan sebuah klinik dokter hewan.Dari ujung tampak seorang pria yang tengah berdiri bersama seekor anjing bewarna hitam putih.
"Maaf nona,Apakah anda masih membuka klinik ini?" Tanyanya dengan nada sopan.
"Tentu saja tuan.Aku selalu buka jika ada orang yang membutuhkanku." kata gadis itu sembari tersenyum hangat kepada pemuda itu.
Gadis itu kemudian meraba-raba tas ranselnya dan menemukan setumpuk kunci.Dan bergegas dia membuka pintu klinik tersebut sambil mempersilahkan pria itu masuk dengan membawa hewannya.
"Apa keluhan sihewan ini tuan?." Tanyaku sambil mengelus ngelus kepala hewan itu.
"Ntah lah..sepertinya dia kurang nyaman belakangan ini,Dia anjing yang begitu ceria dan mendadak menjadi pendiam." Katanya sekilas sambil menatap sianjing kesayangannya.
"Baiklah mari kita perikasa dan kita lihat apa yang telah terjadi pada anjing imut ini." Kata ku sambil berjalan kearah sebuah kotak yang berisi peralatan medis khusus hewan.
30 menit berlalu.Aku memerikasa setiap inci bagian tubuh si hewan.Ternyata ada sebuah sayatan yang sangat rapi dipunggungnya.
Sangat rapi.Sepertinya itu bukan hal yang dilakukan seorang hewan untuk melukai dirinya.Saat kusentuh bagian yang luka dia langsung menjerit kesakitan.Kuberikan obat bius padanya agar dia merasa sedikit tenang.Kemudian kuberi sedikit alkohol padanya lalu kulanjutkan dengan menjahit sayatan yang ada dipunggungnya itu.
Sekilas aku menoleh kearah pria itu.Apa yang terjadi?? Dia tersenyum sinis saat hewannya menjerit.Apakah ini semua adalah ulah pria ini? Pertanyaan itu seketika muncul di benakku.
Aku memilih untuk fokus pada hewan yang tak berdosa ini dan melanjutkan kegiatanku.
Setelah selesai aku mengembalikan hewan itu kepemiliknya.
"Tuan lain kali jaga hewan peliharaanmu dengan baik." Kata ku dengan seramah mungkin.
"Baiklah terimakasih banyak." Katanya sembari menyodorkan beberapa lembar uang kepadaku.Aku pun langsung menerimanya dengan senang hati.
"Ayo meggy kita pergi.." Kata pria itu berlalu dan pergi meninggalkan Klinik ku.
Aku hanya tersenyum sinis saat dia pergi.Ternyata dia adalah Seorang psychopath yang berwajah malaikat.Ya begitulah dia pria yang tampan berbadan sempurna."Kau akan kembali lagi tuan"
Kata ku sambil meratap kepergiannya yang semakin hilang ditelan oleh gelapnya malam.
♡♡♡♡♡♡♡
Aku LEONARD SEBASTIAN. Aku adalah seorang bos gang'ster yang paling berkuasa di seluruh penjuru.Namaku selalu menjadi topik tranding untuk dibicarakan.Uang,Kekuasaan,Wanita.Aku bisa mendapatkan semua yang kuinginkan.
Ini adalah hari yang paling membosankan.Tidak ada acara bunuh membunuh.Tangan ku sangat gatal ingin menyentuh dan ingin sekali memotong seseorang.Tapi siapa? Aku lihat anjing kesayanganku yang tengah merobek-robek Baju kesayanganku.Aku tersenyum penuh hasrat untuk menyanyat anjing itu.Kusayat sedikit punggungnya dengan sangat rapi.Dia menjerit kesakitan.Daripada dia mati sia-sia,Aku kemudian langsung mencari sebuah klinik.Yah..dipinggir kota terdapat sebuah klinik yang sedang tutup.Aku memutuskan untuk menunggu pemilik klinik tersebut,Walaupun aku sangat benci dengan yang namanya menunggu.Seorang wanita muncul dari kegelapan kota dan semakin mendekat kearahku.Ternyata gadis itu adalah pemilik klinik kecil itu.Dia gadis yang ramah dan juga manis.Aku pikir setelah dia melihat senyum ku dia akan tergila-gila padaku.Ternyata dugaanku salah.Bahkan dia lebih memerhatikan anjing itu dibandingakan aku.Setelah kejadian malam itu,Aku sudah mendapatkan target berikutnya.AKU AKAN MEMBUNUHNYA.
"Zack..Kita ada target malam ini" Kataku sambil mengasah pisau kecil yang paling aku banggakan.Sudah sekitar 99 orang yang merasakan betapa tajamnya pisau itu.Aku selalu menggores karya-karyaku di tubuh para korban menggunakan pisau itu.
"Siapa kali ini targetnya Le?." Kata Han bertanya padaku.
"Tidak terlalu sulit..Hanya seorang gadis tepatnya seorang dokter hewan." Kata ku sambil mengelus-ngelus kepala meggy,Anjingku.
"Apakah gadis itu membuatmu tidak nyaman lagi??" Kata Zack mencoba menerawang pikiranku.
"Dia tidak tertarik pada ketampanan ku."
"Apaa?!!" Kata Zack dan Han bersamaan.
"Wanita yang pertama kali tidak menatap ketampananku.Dan lebih memerhatikan anjing itu." Kata ku langsung menghunuskan pisauku kearah meggy.Seketika banyak darah yang bermunculan dan membasahi lantai ruangan Leonard.
"Baiklah sahabat..Apa pun untuk mu." Kata Han tersenyum jahat.
🔪🔪🔪🔪🔪🔪🔪
Ditengah malam yang sepi yang sudah menandakan jam 24.00 dijam itu tidak seorang pun yang keluar pada malam hari,Kecuali para penjahat itu.Seketika gadis itu keluar dari kamarnya dan menuju dapur kesayangngannya itu.Dia menyiapkan 4 gelas minuman lebih tepatnya Lemon tea.Kemudian menggongseng beberapa bumbu dapur untuk dijadikan makanan.Setelah selesai,Ia pun menata dengan sangat rapi.
☆☆☆☆☆☆☆
Diluar terdapat 3 orang pria yang tengah melakukan aksi konyolnya.Dengan membobol sala satu kunci kamar jendela.Setelah berhasil dengan aksinya itu,Mereka bertiga masuk dengan santainya.Seorang pria yang berjalan paling belakang akhirnya mengeluarkan sebuah benda tajam lalu berjalan kearah orang yang berada di kasur king size itu.Setelah jaraknya 2 meter dia langsung menghunuskan pisaunya.Tunggu dulu...?
Kenapa dia tidak mengeluarkan darah?Ataupun dia menjerit kesakitan?.Ketiga pria itu heran kemudian membuka seprai yang menutupi tubuh gadis itu.Ouhh No...Itu bukan gadis itu,Melainkan sebuah boneka.Lalu pergi kemana gadis itu?.
Ketiga pria itu panik dan langsung keluar kamar untuk mencari wanita itu.Sepertinya ada sebuah suara yang berasal dari dapur.Mereka bertiga pun dengan langkah pelan menyusuri sudut sudut ruangan itu.Hingga sampailah di dapur.
Mereka sangat terkejut dengan apa yang mereka lihat.Seorang gadis tengah memasak.Sepertinya dia sedang menunggu tamu.
"Ternyata kalian sudah ada disana". Kata gadis itu menuangkan makanannya ke piring dan menyajikannya di meja makan.Sontak saja membuat ketiga pria itu terkejut kemudian mereka berusaha tenang.
"Ouh..ternyata kau sudah tau kami datang kesini untuk membunuhmu." Kata pria itu melapaskan topengnya.
"Ouh..teryata itu adalah anda tuan...Aku tidak menyangka anda adalah tamuistimewaku hari ini." kata gadis itu tersenyum manis didepan ketiga pria itu.
"Baiklah tuan..Sebelum anda membunuhku,Sebaiknya saya menjamu ketiga tuan muda ini." Katanya sambil mempersilahkan pemuda itu untuk duduk.Mereka bertiga tidak menolak jamuan itu karena mereka sebelum beraksi belum memakan apa pun.Hanya bunyi sendok dan garpu dimalam itu.Setelah selesai makan gadis itu membersihkan alat-alat makan itu.
"Maaf membuat kalian bertiga menunggu"
Kata gadis itu menundukkan sedikit kepalanya.
"Baiklah sampai dimana kita tadi?! Ouh..kalian bertiga ingin membunuhku..Apakah kalian membutuhkan alatnya?" Gadis itu langsung mengeluarkan sebuah kotak yang berisi berbagai macam pisau yang sangat indah menurut pria itu.
"Kita mulai darimana tuan?! Apa dari lengan tanganku saja??" Kata gadis itu sambil menggoreskan pisau kecil itu di tangan mulus nya.Darah pun bermunculan hingga membuat gadis itu tersenyum sinis.
Ketiga pria itu hanya kaget tidak memberi reaksi apa pun ketika melihat gadis itu mengeluarkan pisau pisau khusus untuk seorang psychopath.
"Tunggu..Apakah dirimu adalah seorang psychopath juga?" Tanya seorang pria yang memiliki postur sedikit pendek.
"Benar sekali..Kupikir ini akan sangat unik jika kalian membunuhku.." Kata gadis itu tersenyum jahat kepada Pria itu.
"Maka berita besok pagi adalah..Seorang psychopath telah dibunuh oleh psychopat lainnya." Kata gadis itu tertawa seperti orang gila.
~~~~~♧♧♧~~~~~