kenalkan namaku KANESIA LARASATI, aku gadis sederhana yang mencintai teman kakak ku sendiri.
teman kakak ku ini namanya , RINGGA GEONINO , dia ini orangnya supel, romantis , perhatian, baik banget pokoknya.
dulu pas waktu keluargaku ke puncak dia juga ikut. dia bilang mau jagain seorang yang di sayangnya. ya secara gk langsung gwenya jadi geer.
aku sama kak geo satu mobil , gk gk kita ber 4 kok isinya tuh aku, kak geo, kakak terus sama kakak sepupuku namanya BEATASARI.
' nes! ambilin botol minum kakak di dektnya geo tuh!' suruh kakak ku dari kursi belakang. seketika juga jantungku mulai berdisko. aku ragu mau ambil atau gk , kalo aku gk ambil nanti kakak ngomel kalo aku ambil resikonya pipiku bakal merah.
karena aku diem aja alhasil kak geo deh yang ambilin botol minum kakak.
' nih san! ' ucap kak geo sambil ngulurin botolnya ke kakak. ' loh kok elo sih! kan gwe nyuruhnya adek gwe ! ya udah lah thanks ya o!' ucap kakak ku sambil menegak air dalam botol itu.
setelah 30 menit akhirnya kami sampe di puncak, di tawang mangu tepatnya. kami berjalan menanjak menuju villa yang di beli papa.
karena tak sengaja tersandung aku menubruk kak geo yang ada di depanku.
' aduh! sakit!' rintih ku sambil memegang ibu jari kakiku. ' eh kenapa? nes mana yang sakit?' tanya kak geo yang menghampiri ku. ' bisa jalan gk?' tanyanya melihat ke mataku. aku hanya menggeleng, karena jujur saja ini sakit.
' ya udah yuk ! ' ucap kak geo sambil membalikan punggungnya. aku ragu tapi gimana lagi aku gk bisa jalan , jadi aku putusin buat naik ke punggung kak geo.
aku di gendong kak geo sampe villa.
' kak berat ya?' tanyaku saat aku di turunkan dari gendongannya. ' gk kok! malah kamu ringan banget! kamu jarang makan ya?' tanya kak geo sambil nunjuk nunjuk aku.
' gk kok! malah makan ku banyak!' ucapku malu malu. ' ya udah y udah kakak cuma nanya!' cebik kak geo lalu masuk ke villa.
aku masih di depan villa menikmati pemandangan di puncak, tiba tiba pas aku mau berdiri kak geo dateng.
' eh mau kemana ? sini duduk!' titah kak geo sambil membawa kotak P3k. saat itu juga otomatis aku kembali duduk lagi.
'shh! sakit! pelan pelan kak!' rintihku karena kakiku yang robek gegara ke sandung tadi. ' iya maaf nih ati ati' ucap kak geo yang sangat telaten membersihkan dan mengobati lukaku.
'nah selesai! yuk bisa berdiri kan!' tanyanya dan aku hanya mengangguk saja.
kami berdua segera masuk dan menyusul orang tuaku , kakak dan kakak sepupuku.
' nah udah baikan nes?' tanya kak beata.
' iya kak! udah kok !' jawabku lalu ikut duduk bergabung dengan mereka.
' eh o katanya nanti ada pasar malem loh di bawah! kita kesana yuk nanti!' ajak kakakku pada kak geo. ' boleh sih yuk aja lah!' jawab kak geo.
aku berpikir mungkin saat nanti saat yang tepat untuk aku menyatakan perasaanku pada kak geo.
' kak! aku ikut ya!' tanyaku pada mereka berdua. ' iya boleh , kalian berdua boleh ikut!' jawab kak geo. ' ishh! ngapain sih ngikut ngikut! pasti mau caper kan sama geo?!' mendengar itu aku lansung melempar bantal pada kakakku.
' gk tuh 😝 orang aku mau nyari bandul kunci!' jawabku bohong. ' ya ya ya kita liat aja nanti!' cebik kakak ku lalu kembali fokus menatap layar tv.
malam.ini.
malam ini aku akan berusaha menyatakan perasaanku , tapi sayangnya yang aku liat kak geo dengan kak beata tengah berciuman. sakit hatiku bak remuk melihat pemandangan itu.
aku berlari sekuat tenaga menjauh dari daerah mereka , aku putuskan untuk kembali ke villa dan masuk kamar ku.
' loh nak! kenapa kok pulang?' tanya mama ku yang membuat langkahku terhenti.
' gk papa ma! aku lagi gk enak badan!' jawabku bohong tanpa melihat ke arah mama. aku pun langsung pergi ke kamar dan mengunci diri sampai besok pagi.
aku dalam kamar terus menangis tanpa jeda , kupukul bantal bantalku , perasaanku ingin teriak melihat mereka berdua. ' kapan kah? mereka berpacaran?' tanyaku terus pada diriku sendiri. aku mulai kelelahan dan perlahan terlelap dalan tidurku.
TOK . TOK...
suara ketukan pintu cukup membuatku bangun , aku pun segera bergegas dan membukakan pinti kamarku.
CKLEK
' kenapa ma?' tanyaku dengan mata yang mungkin sudah sembab. ' kamu kenapa nak? kamu habis nangis?' tanya mama ku panik . ' pa papa kakak sini deh liat adek nih!' teriak mamaku yang membuat ayah beserta kakak, kak geo dan kak beata datang.
' loh kenapa ma? ya ampun kamu kenapa nak?' tanya papaku cemas.
' lu nangis lagi ya dek!' ucap kakak ku santai tapi benar. kak geo dan kak beata mendengar itu mulai panik.
' bener dek kamu habis nangis?' tanya kak beata. ' gk kok gk , ini kemaren gegara badan aku panas habis tu liat drakor jadi kek gini!' ucapku dengan senyum bohong yang sering aku berikan.
' kok kemaren kamu gk bilang ke mama nak? kamu masih panas?' tanya mamaku panik sambil memegang dahiku.
' udah ma! kanes gk papa kita kan mau balik ! ya udan kanes mandi dulu ya!' pamit ku lalu pergi ke dalam kamar.
aku sudah selesai berkemas dan mandi dan hari ini hari aku akan pulang ke jakarta.
' sini! aku bawain dek!' tawar kak geo padaku, aku sedikit ragu tapi tak apalah biar gk curiga. ' owh! ya kak, nih!' jawabku sambil tersenyum senatural mungkin.
aku segera bergegas masuk ke kursi belakang duduk bersandingan dengan kakak ku.
" loh! lu di sini ngapain , kan biasanya lo di depan?" tanya kakak ku .
' gk papa lagi pengen di sini sama kakak!' ucapku bohong lagi. yah ! aku sengaja membiarakan kak beata dan kak geo untuk duduk ber2 di depan. gini gini aku juga gak mau kami jadi pelakor hehehe.
' loh! kok kamu di sini?' tanya kak beata kaget melihatku . ' gk papa kak! aku pengen sama kakak dulu!' jawab ku bohong sambil merangkul lengan kakak ku.
' ishh! sana jauh jauh kali nes' ucap kakak ku sambil terus mencoba melepas rangkulan ku. ' kak plis kali ini aja , biari kanes di sini! kakak tau kan yang terjadi sebenarnya jadi plis kak' ucap ku berbisik di telinga kakak. kakak ku yang mendengarnya langsung kicep dan duduk tenang.
kak beata kini sudah duduk di depan dengan kak geo ,
' loh! kamu lah kanes kemana?' tanya kak geo malu malu. ' entu belakang!' jawab kak beata. aku pura pura tidur di lengan kakak ku, ku lihat ekspresi kak geo begitu senang bersama dengan kakak beata. jadi bisa di simpulkan bahwa seorang yang ingin dilindungi kak geo itu kak beata pacarnya.
mendengar kata hatiku aku hanya tersenyum dan benar benar mencoba terlelap.
SANDI POV
gwe tau dek lu suka sama geo , maafin kakak ya dek karena gk bisa bantuin kamu dapetin apa yang kamu pengenin.
maafin kakak juga karena gk mengejar mu saat melihat kejadian itu , kakak sebenarnya ingin tapi takut .
tolong dek maafin kakak ya . kakak sayang kamu KANES L.
tanpa di sadari air mata penyesalan turun dari mata sandi saat mengatakan itu dalam hatinya. ia segera menghapusnya dan mencium pucuk kepala adiknya lalu terlelap.
---------------------------------
makasih yang udah baca ! hehehe 😊