Suatu hari, sebulan sebelum tahun baru di mulai. Disuatu ruangan terlihat seorang wanita cantik sedang memainkan piano dengan sangat indah. Ia memainkan lagu bertajuk "A song of joy" karya Ludwig Van Beethoven. Ketika sedang memainkan piano dengan baik, Aku menghampirinya dan mengajaknya bermain piano bersama.
Sebelum lanjut ke ceritanya perkenalkan nama saya Reynald Sinaga, seorang mahasiswa di universitas ternama di Italia, Universita Degli Studi di Bologna. Di sekolah saya sering dipanggil sebagai "Si Pendiam", memang benar saya merupakan salah satu dari mahasiswa yang lainnya di Universitas tsb yang pendiam.
Suatu hari, angin sepoi-sepoi, udara yang segar daun-daun berjatuhan menandakan suatu hal yang baik akan terjadi!.
Tepat sekali, hari ini merupakan hari wisuda se-universitas saya. Hari yang bahagia ini menjadi hari yang sangat sedih di dalam hidup saya. Kenapa?karna hari ini, hari perpisahan.
Saya merasa sangat tidak rela berpisah dari Universitas tersebut, KARNA DI SANA ADA ORANG YANG SANGAT SAYA CINTAI. Dia bernama Jenny. Seorang mahasiswi yang sangat cantik, dan berprestasi, serta primadona sekolah.
Cinta yang saya miliki hanya untuknya seorang saja, akan tetapi saya merasa lebih baik kalau tidak mengungkapkan cinta padanya, karna saya merasa belum siap.
Tahun baru akan dimulai dalam 10hari lagi, saya berencana akan bekerja di salah satu perusahaan di Negara Chinese. Orangtua dan kerabat saya sudah menunggu lama kepulangan saya dari perkuliahan.
Keesokan harinya, Saya menelepon Jenny untuk mengajaknya ke salah satu Cafe di Bologna. Saya sudah menyiapkan sebuah kado romantis berupa Bunga, dan boneka TeddyBear serta coklat termahal di ITALIA untuk bertujuan melamarnya.
Sesampainya di Cafe.....
👨: "Ciao buogiorno Jenny, come stai?, e passato molto tempo eh?".
👩: "Buogiorno Rey, le mie notizie vanno bene, oh a proposito, perche mi hai invitato qui?!".
👨: "Ti invito, perche voglio parlare di qualcosa".
👩: "Voglio parlare di quello che Rey?"
👨: "Mi sento un po 'nervoso nel dirlo"
👩: "Dillo a Rey, non rendermi curioso!".
👨: "Hhmmm...sebenarnya aku sudah dari sejak lama menyukaimu Jen, jadi aku mengundang mu kesini untuk melamarmu Jen, So apakah kamu mau menjadi pacar ku Jen?, aku berjanji bakal setia pada mu, apapun yang terjadi padamu aku akan setia menemani mu untuk selamanya hingga akhir nafasku Jen🐊.
👩: "OMG...Ya tuhann.. apakah kamu benar² serius Rey?"
👨: "Iya Jen, aku benar-benar serius ingin melamar mu dan membawa mu untuk mengenal orangtua ku di Chinese. Jadi apakah kamu ingin menjadi pacar ku Jen?"
👩: "Ya..god.. iyaa aku mau kok, jadi pacar mu Rey, sebenarnya aku juga sudah sejak lama menyukaimu" (mengucapkan kata² sambil menangis terharu 😭).
👨: ohtuhan... aku tidak menyangka benar benar di terima..
👨: "Jenny aku janji bakal menemani mu untuk selama-lamanya maupun itu senang atau susah. This is my Promise to you.
👩: "Aku juga janji bakal setia sama kamu Rey"
Setelah berbincang-bincang aku mengajak Jenny untuk berkencan ditaman bunga dan memberikannya pemandangan sunrise yang selama ini ia impi-impikan. Hari ini aku merasa sangat bahagia bagaikan berada dilangit ketujuh.
Setelah berkencan, aku mengantarnya pulang.
👩: " Andai kamu tau Rey, aku sebenarnya sudah tidak lama lagi tinggal di dunia ini, maafkan aku Rey karna sudah tidak memberitahumu selama ini aku mengidap penyakit mematikan" (Ucap Jenny dalam hati).
1Hari sebelum Tahun Yang Baru akan dimulai aku mengajak Jenny untuk melihat-lihat keramaian lapangan yang dimana disana akan dirayakan pesta kembang api yang sangat meriah.
Tepat jam 23.45, Jenny merasa bosan berada di lapangan tersebut, dia memutuskan untuk menyuruhku pindah ke tempat yang lain. Karna itu aku membawanya ke pantai yang sangat indah yang jaraknya tidak jauh dari taman tsb.
Walaupun di malam hari, pantai tsb masih agak rame pengunjungnya banyak juga penjual² makanan ringan yang sangat disukai oleh Jenny.
Dini hari tepatnya jam menunjukkan pukul 00.00...
Suara kembang api yang begitu meriah dan anggun mewarnai langit malam ini🎊🎇🎆.
👨: "Jenny, ayo buat permohonan untuk tahun yang baru ini!"
👩: "Baiklahh...
Yaa tuhan tepat pada hari ini, aku membuat
permohonan kepadamu🙏. Aku ingin lebih
lama lagi hidup untuk menjalani saat-saat
yang bahagia ini bersama Rey. (Ucap Jenny
dalam hati sambil membuat permohonan)
👨: "Hhmm... Jenny kamu sudah selesai?"
👩: "Iyaa Rey".
👨: "Kalau begitu kamu tunggu dulu disini yaa jangan kemana-mana, aku sudah siapin sesuatu lho yang sangat spesial buat kamu"
👩: "Iya Rey, pergilah jangan lama-lama ya".
Ketika saya sudah selesai membuat hadiah untuk Jenny. Akhirnya saya pun memutuskan untuk kembali ke PANTAI.
Sesaatnya saat saya sudah sampai diPantai..
Saya melihat Jenny yang sudah tergeletak dipinggiran pantai...
Dengan perasaan cemas, saya berlari menuju ke arah Jenny dan mendekatinya.
👨: "Jenny...bangun Jen, kamu ngapain tergeletak disini sih...!".
Karena tidak ada respon sama sekali Rey pun mengecek detak nadi Jenny..
Dan ternyata Innalilahi wainnailaihi raji'un...
Air mata Rey mengucur deras jatuh.. ke wajah Jenny..
👨: "Jenn...Oh My God. Jangan tinggalin aku Jen, kamu udah janji ngga bakal ninggalin aku Jen. Kamu jangan ngingkari janji Jen😫..aku sudah bawa hadiah nya lho Jen.
Ya tuhan.. kenapa kau tidak bersikap adil, aku ingin menemaninya lebih lama lagi..... OhGod. (Teriak Rey sambil menangis).
Sesaat Rey menangis, dia melihat sepucuk surat dari tangan Jenny yang sepertinya itu ditulis sendiri oleh Jenny.
Rey pun segera membuka isi dari surat itu, dan ternyata isinya....
"Aku bahagia banget sama kamu Rey, maafin aku karna tidak memberitahumu, bahwasanya aku mengidap penyakit kanker stadium akhir, seandainya aku sudah tidak ada lagi aku harap kamu membaca surat ini...
Dan aku harap kamu mendapatkan yang lebih baik lagi daripada diriku ini, yang bisa untuk menemani mu sampai akhir hayat.."
❤️LOVE YOU REY❤️
JENNY.
*_TAMAT_*