"Non Elya! Ya Namaku Elya Panggil Aku Non Atau Miss Elya," perintah ku pada petugas di pemotretan.
Aku Bekerja Sebagai Seorang Model Dan Seorang Selebgram.
Paras ku yang rupawan banyak membuat orang orang iri padaku karena kelebihan ku.
Aku Sudah Sangat Populer Dan Terkenal Di Sosmed Termasuk Instagram.
Aku punya sahabat bernama Nea Ia adalah sahabatku dari kecil dan aku adalah anak yatim piatu namun kenapa bisa kaya seperti sekarang?
Karena paras ku yang menawan dan elegant.
Hari ini aku mendapat jadwal pemotretan dan aku bersiap siap untuk mengambil foto
"Non elya silahkan berpose," ucap Sang Fotografer.
Aku Berpose Duduk Cantik Sambil Menopang Dagu Dan Tersenyum Lalu Fotografer Mengambik Gambar Dan Aku Berganti Pose Menyilangkan kaki dll.
"Sudah siap foto nya pak," ujar sang fotografer pada pak bos.
"Bagus Miss Elya! Kamu Memang Cocok Jadi Model!" ujar Bos Itu.
Aku hanya tersenyum dan menebar pesona ku.
"Iya pak bos kalau perlu aku panggil saja," sahut ku merapikan rambut.
Banyak orang terpesona dan ternganga melihatku dan berbisik bisik
"lihatlah miss elya pamer bisakah ia menjaga etika nya sedikit?" bisik seseorang
"Sstt diamlah dia model kita kalau kau banyak comot tak segan bos menendangmu," tegas fotografer.
Lalu aku memanggil pelayan dan menyuruhnya mengambilkan es kelapa yang murni nan segar.
"Pelayan ambilkan aku es kepala," perintahku.
"Maaf non maksudnya es kelapa ya?" tanya dia.
Aku mengangguk anggun dan duduk dengan elegan dan memakai kacamata ku dan Nea menghampiriku
"Wahh baru aja fotomu diunggah di IG sudah 1.000.000 juta yang like!" kagum Nea padaku.
Aku hanya diam dan tersenyum tipis dengan pujian nea
"tapi apa kau tak khawatir jika kau terlalu populer elya?" tanya nya.
"apa maksudmu nea? bukankah bagus aku populer?" ujar ku.
"Bukan begitu tapi lihatlah ini ada banyak berita di ig yang beredar bahwa ada kasus pembuluh berantai!" ungkap Nea.
"Ah! yang benar saja kau! HOAX," Tegas ku tak percaya.
```Hah sejak kapan kau menjadi berbeda seperti Ini Elya? Dulu kau culun tapi sekarang kau seperti Ratu Dimanapun kau berada {batin Nea}
"Tapi kau harus hati hati! sudah banyak kasus seperti ini dan bahkan mayat yang dibunuh pembunuh itupun tak ditemukan! entah kemana dibawa mayat korbannya itu."
Aku Hanya Diam Meminum Es Kepala Ku Eh maksudnya kelapa ya.. Banyak orang ber-anggapan aku sombong entahlah apa aku sombong atau tidak tapi aku tak perduli omongan mereka.
Lalu Aku Menggungah Foto Foto Bagus ku ke Instagram dan sosmed ku dan banyak yang like dan koment
Followers Ku Bertambah Dari 900 Followers Jadi 1jt followers.
Lalu Aku Pun Mleihat Berita Pembunuhan Itu aku menjadi ngeri dan menutup ponsel lalu berlagak seperti tuan putri waktu itu~
"Wahh lihatlah dia cantik banget gak?" bisik seorang tamu
"iya sih tapi sayang sombong gak punya harga diri kalik," bisik lagi yang lainnya.
Lalu Aku Bekerja kembali dan pulang kerumahku dan aku sempat bertengkar saat diperjalanan dengan Nea.
"Elya ada apa dengan mu kurasa kau sekarang beda dari yang dulu," protes Nea.
"Apa maksudmu?" tanya ku.
"Yahh kamu sekarang sudah populer dan terkenal tapi aku merasa kamu berlebihan el," keluh Nea.
"Kalau Kamu gak suka yaudah ngapain sewot?"
Nea Kaget Mendengar Perkataanku
"Tapi maksudku seharusnya kamu lebih berhati hati agar tak ada orang yang melukaimu siapa tahu nanti ada orang yang ingin mencelakakan mu," ujar Nea
Aku kesal mendengarnya dan protes
"Yaudah kalau gitu gausah jadi sahabatku!" ujar ku.
dan kami masih bertengkar sesampainya dirumah masing masing niat kami ingin baikan namun malu dan canggung biasanya aku akan kesepian jika tak ada Nea.
"Duh gimana ya!? apa aku baikan aja minta maaf? ah gak gak dia yang salah duluan!" celetuk ku.
"Hah tapi perasaan aku gak enak jadinya," desah ku.
Lalu Aku Menghadap Ponsel Dan Melihat Nea Meminta Maaf Dan Ia Mau Ngajak Aku Makan Ayam Goreng Kesukaan Kami Di Rumah ku. Nea Juga Berniat Mengajakku merayakan tahun baru bareng.
" Yihaa tahun baru aku gak sabar banget ya besok udah tahun baruuuu," ucap ku.
"Wahh gak sabar dinner bareng nea makan ayam goreng lagi! kutunggu kamu nea," girang ku.
~Kondisi Nea Sekarang~
Nea Bersiap Siap Membeli Ayam Goreng Kesukaan Elya Hari Sudah Malam Waktu Itu Dan Nea Pun Hendak Pergi Namun Dari Depan Pintu terdengar suara hentakan kaki seseorang
Nea Melangkah Mundur Ketakutan
"Siapa yah?" Nea Kemudian Mengambil Tongkat Dan Bersembunyi Dibalik Tangga Kamarnya... Namun Sosok Laki Laki Itu Berhasil Menangkap Nya.
"Aaaaahhhh!!!" teriak Nea
"Diaaamm!! kao diam!!" tegas Laki laki itu
Mulut nea diikat dan ia dibius oleh sosok menyeramkan itu dan entah lah~
Saat Nea Membuka Mata Ia Melihat Banyak Sekali Karung karung berbau amis dihadapannya.
"Uhukk ya ampun bau bangke."
Terlihat Disitu Nea Digantung Dan Diikat Tangan dan Kakinya ... Dihadapannya Ada Banyak Karung Bisa Dibilang Berjuta Juta Karung dan baunya sungguh jika kau ada didalam ruangan itu kau pasti tidak akan tahan!
Nea Berusaha Tetap Kuat Dan Melihat Keadaan Sekitar, Terlihat Sosok Laki laki berjubah hitam membawa kampak ditangannya.
"Si-Siapa Kau!?" tanya Nea
"Aku takkan membunuhmu asal kau memberitahu ku identitas gadis ini..." ujar Laki laki itu
```Sepertinya Ia Adalah Pembunuh Berantai Itu! Gawat!``` (Batin Nea)
Nea Melihat Kearah Dinding Dan Kaget Setengah mati karena terpajang banyak sekali foto foto Selebgram dan yang paling dituju oleh mata Nea adalah...
"Fo-foto el-elya!?"
"Dimana Rumahnya!?beritahu aku!" pinta Laki Itu.
"Tak akan! sampai aku mati pun tak kan pernah!" berontak nea.
Lalu Laki Laki Itu Memukul Nea Menggunakan Sebuah Tongkat Lalu Melepas Ikatan Yang Terimat Di Leher Nea Dan Melukainya
"Ingat! aku masih memberimu kesempatan hidup!" lalu laki laki itu pergi.
Sementara Aku~
Aku khawatir dan menghubungi Nea berkali kali namun tak kunjung berhasil perasaanku tak enak dan saat akan keluar terdengar suara hentakan kaki juga.
Lalu Saat Terbuka ... Sosok Laki Laki Itu Mendekati Aku Dan karena ketakutan aku mundur terus dan berlari menghindar dan bersembunyi juga mengambil alat alat untuk melawannya namun tiada berhasil.
Lelaki Itu Bersiap Siap Menusuk Ku Tapi Bersyukur aku bisa lari dari nya dan menuju keluar pintu namun aku khawatir dengan Nea.
Lalu Aku Teringat Pesan Nea
~"Jangan Sembarangan Main Sosmed Elya! Aku takut ada apa apa."~
Bukan sekali ia mengingatkan ku tapi berkali kali dan aku bandel tak mau mendengarnya aku tetap saja main sosmed dari usiaku masih muda sekitar 16 tahun.
Mungkin Sudah Cukup Umur main sosmed tapi ... Waktu Itu Nea Memperingati ku untuk jangan sembarangan dan sembrono dalam menggunakan sosmed.
"Elya Jangan Kenalan Sembarangan Dengan Seseorang yang tak dikenal ya meski sudah cukup umur dirimu tapi aku takut jika kamu salah jalan," ucap Nea.
Nea Sebenarnya Beda 3 tahun denganku ia adalah kakak kelasku dulu dan sekarang jadi sahabat ku, Kini Usia Ku Baru 19 tahun sementara Nea 22 tahun, aku awalnya ingin memanggilnya kakak tapi ia melarang "panggil saja Nea yah."
Dan !!! Seorang lelaki membius ku dan aku tak tahu lah apa yang terjadi saat kubuka sama halnya aku melihat karung karung berserakan didalam ruangan dengan bau yang sangat menyengat dan darah berceceran sehingga berbau amis
Ingin Ku rasanya muntah dan terpajang foto foto para selebgram ternama di dinding dinding ruangan itu dan betapa kagetnya aku melihat Nea Terluka Parah...
Lalu Sosok Lelaki Berada Dihadapanku Memegang Kampak Dan Ia menutup mulut ku beserta mengikat kaki dan tanganku.
Nea Tak Berdaya Menoleh Ku dan berharap aku pergi dari sana.
Lalu Pembunuh Itu Membuka Karung Itu Dan "Hueeekkkk!!!!" aku dan nea sama sama muntah akibat baunya yang owaoww😵😵
Isi Karung Ternyata! Mayat Yang Tak Dikubur dan Ada Jelangkungnya! Bahkan Jenazahnya Sudah Membusuk! Bahkan Isinya Sangat Mengerikan Kau tak bisa membayangkannya!
Laki laki itu menunjuk ke sebuah foto dan aku menoleh kaget melihat fotoku dan ia bersiap siap membunuhku dengan kampaknya yang tajam berlumuran darah.
"Hnnnggg!!!" laki laki itu bertopeng dan tak terlihat wajahnya ia bersiap siap memkampak kami dengan kampaknya.
Dan Kejadian Tragis Terjadi! Laki Laki Itu Membunuh Nea sehingga aku menangis histeris dan tak bisa melakukan apapun dan bahkan kejadian itu terjadi didepan mataku darah berciprat - cipratan ke arah diriku.
Laki Laki Itu Dengan Sigap Memukul Dan Memotong Motong Tubuh Nea.
"Hnnnggg!!!" aku menangis dalam diam aku menatap nea dalam dalam, belum sempat aku merayakan tahun baru dengan nya dan berterimakasih padanya.
```aku menyesal kak nea maafkan aku maafkan aku dan makasih kak nea hiks hiks``` (batinku).
Lalu Setelah Itu ... Nea Tiada Dan Giliranku~
Aku menyesal karena tak pernah mendengar kata kak nea dan kini aku mendapat akibatnya aku bermain sosmed sembarangan, ceroboh, dan sesuka hati.
Aku Suka Main Sosmed Dan Bersikap Angkuh Karena Aku Banyak Teman Kenalan Dari Sosmed Dan Sering Hang Out Dan Tak Menghiraukan Perkataan Nea Dan Beginilah Aku Angkuh, Jadi Ceroboh, Dan Bandel Sungguh Menyesal.
Aku Menangis Dan Menutup Mata Berdoa Dalam Dalam Atas Nafas Terakhir Ku Laki Laki Itu Bersiap Akan Membunuh ku
CRASSSHHH!!!!
Kukira Aku sudah mati dan terbunuh tapi kenapa rasanya tidak sakit!?? saat kubuka mataku kaget mataku setengah mati~
Pembunuh Itu Membunuh Dirinya Sendiri Dan Membuka Topeng nya
"Aahhh..." desah Laki laki itu yang ternyata!!
"Royy!!!???" kagetku
"Hey!! roy! a-apa yang kau lakukan!?" tanya aku.
Tutup mulutku terbuka namun ikatannya masih kuat
"Ak-aku i-iri padamu! tapi aku salah telah berniat membunuhmu maafkan aku dan aku lah yang seharusnya mati," ujar Roy
Siapa Roy? Roy adalah sepupu ku dan ibu dan ayahnya merawat ku dan memanjakan ku daripada memanjakan roy makanya ia iri karena merasa orang tuanya pilih kasih.
aku berusaha melepas ikatannya dan berhasil namun roy
"Maafkan aku tapi kau manusia beruntung karena masih hidup rayakanlah tahun baru dan mulai dari nol aku hanyalah pembunuh berantai yang sudah membunuh berjuta juta selebgram."
Aku Kaget dan menangis sekeras kerasnya dan berteriak histeris karena roy adalah orang yang selama ini hilang dan dicari oleh ortu nya tapi ortu nya lebih menyayangi ku sehingga roy sakit hati~
Kaki Roy Terpotong Dan Ia Meninggal dunia sementara aku menangis karena ternyata orang yang kusayangi adalah pembunuh berantai seorang pembunuh yang suka membunuh selebgram.
Tapi Kenapa Ia Harus Membunuh para Selebgram!!??? aku menyesal sangat menyesal kini aku terpaksa menjalani tahun baru sendiri tanpa siapapun
"Hiks hiks hiks" tangis ku terus-menerus orang orang yang aku sayangi telah tiada
~itulah kisahku dan kini aku sendiri duduk menikmati langit malam tahun baru yang akan datang sembari sedih, sahabatku, sepupuku, orangtuaku telah tiada termausk paman-bibiku jauh dari ku~
Menyesal Aku Telah Angkuh, Sombong Dan Bandel pada sahabatku~ jika aku tak bandel pasti hal ini takkan terjadi
💐Tolong Jangan Tiru Sikap Sikap Buruk Diatas!👆👆❌❌💐
🏵️Ambilah Sisi Positif nya dan buang sisi negatifnya🏵️
⭐Makasih Ya Sudah Membaca Ceritaku💞 Thanks Friend Please No Plagiat And Dukung Author💖💖⭐
Maaf Ya Teman Teman Jikalau Karya Ku Ini Ada Kesamaan Nama, Tempat, Judul Atau lain Lainnya dan hal tersebut bukan unsur sengaja tapi ini memang karya dari ide saya yang terlintas dibenak saya🙏😊Saya membuat cerita ini karena saya berinisiatif untuk memperingati para remaja untuk berhati hati bertindak😊.
Dan Sekali Lagi Mohon Maaf Jika Karya Saya Ini Punya Kesamaan Dengan Cerita Cerita Lain😊💮🙏 terimakasih kalian telah mendukungku semoga bisa bermanfaat untuk kalian😘
Happy New Year All😘🎉🎉moga tahun ini jadi lebih berkah dan baik buat kalian💖