"Kini adalah akhir dari tahun,Hari,Dan bulan yang meninggalkan 2020,Ini masih hari terakhir,Kesempatan perbaikan harapan di mesin pencuci waktu masih bekerja dan berjalan memberi arahan"
"Tessa sudah kubilang kan,Kau tidak boleh hanya main game saja,Vr itu bisa membuatmu bodoh"
"Ibu..aku belum selesai, hanya 1 hari saja. Setelah itu ibu boleh membuang semua konsol game ku" Tessa mencoba agar Ibunya tidak merasa kesal"
"Soal game, Tessa sejak kecil bermain game,Bukan nya boleh,Tapi dia tidak bisa dikontrol,alhasil Akhir Tahun dia mendapat sebuah Rapor aneh,Isinya adalah berkas kertas saksi kemalasannya"
"Tessa menoleh ke atas meja,Kini ada bertumpuk Rapor menyeramkan setinggi lemari, Dia jadi agak penakut sejak melihat Rapor berdarah hitam dan Pena dari taring runcing berisi darah merah itu.
"Keluarganya tidak pernah melihat Rapor itu ada di atas Meja,mereka mengiranya hanya berHalusinasi karena kecanduan Game,bukannya Keluarganya tidak perhatian,baik Ayah,Ibu,maupun Adiknya Tessa sering mengajaknya untuk pergi keluar rumah,Sekedar menambah nafas pikiran,Agar halaman depan rumah terasa lebih ada untuk menyemangati"
"Haah,Kenapa hari ini aku kesal sekali ya"! Tessa mengambil tasnya dan bersiap pergi kesekolah.
"Sekolahnya sudah ramai,Hari ini akan diadakan Pernyataan kebaikan akhir tahun,Tahun sebelumnya Tessa tidak pergi,namun tidak untuk tahun ini,Dia didesak adiknya Neil agar memberi semangat untuknya ketika ujian kebaikan"
"Kakak...!,Makasih udah datang ya..." Neil yang sedang lewat bersama sahabatnya berlari dan memeluk Tessa"
"Kan kakak udah janji dek"
"Dah...kak" Neil pergi menjauh,Berbaris di samping podium.
"Tessa duduk di bangunan disamping sekolah,Memerhatikan Neil yang gelisah menerima giliran.
"Neil Detected:-Heart system.
:Problem is not found
:Heart making problem trick
Please check system again!
"Monitor Robot itu menyala merah,memandang Adikku penuh Kutukan,bisik-bisik mengerikan keluar dari seluruh penjuru Sekolah,Adikku terkapar ketakutan,Seketika itu dari jauh kulihat Adikku tersenyum melihatku"
"Hiduplah kakak"
"Pesan suara masuk di kacamata handler ku,bersamaan dengan sebuah quest,Ini quest dari adikku,Adikku sudah menghilang,serpihan wajah nya mengelupas dan menebarkan darah bening ke udara"
"Tidak...!"
"Tessa mendekati Neil,Meraup darahnya dan menyatukannya di tubuh adiknya.
"Tangkap dia" Seorang pimpinan guru teknologi disana mengarahkan beberapa petugas ke arah Tessa.
"Tessa berlari,Dia terpaksa menggunakan helikopter mini disamping sekolah,Sebelum sampai ke rumah,Sebuah jet tempur menembakkan rudal ke helikopternya.
"DUAR..."
"Langit heboh,Menertawakan Tessa yang jatuh ke tanah.
"Sa...kit, kakiku tidak bisa digerakkan" Darah menetes di pelipisnya,Kakinya patah,helikopternya sudah hangus tak bersisa.
"Setelah beberapa jam berlalu,Langit mulai gelap,Hari ini mulai berakhir,Serigala,Harimau,Bahkan mahluk-Mengerikan yang menghuni hutan mendatangi Tessa,Sebagai santapan lezat penutup tahun baru mereka"
"Bersamaan dengan itu handler mini itu hidup kembali,Systemnya pulih kembali,Tessa tidak diberikan pilihan,Quest dari Adiknya sudah berlangsung hampir sehari penuh,Tinggal 8 jam lagi untuknya"
"Pulang,Aku ingin pulang...!" Tessa berteriak kencang,Suaranya sudah habis,Dia merangkak menjauh dari kerumunan hewan di hutan .
"Grasak,Grasak,Grauk" dari jauh Tessa melihat sesuatu berwarna merah pekat menelan bulat-bulat kawanan Harimau.
"Hiduplah ka...k" Tessa terdiam mendengar suara mengerikan yang terbata-bata itu.
"Cahaya itu,Apakah itu mesin pembunuh penungggu hutan ini" Gumam Tessa
"Sisa tenaganya sudah terkuras,Tessa diam-diam berlari terseok-seok,Langkahnya sebentar lagi sampai kegerbang hutan,ada derap langkah bedebum keras di belakangnya."
"Sebentar lagi,Sebentar lagi..." Tessa mengunci gerbang hutan itu.
"Pohon berderak jatuh,Penghuni hutan mengamuk,Seringaian serigala tidak berhenti terdengar mengaung.
"Jalan ramai sekali,beberapa Orangtua menikmati pemandangan Bintang Virtual bersama keluarga,Juga anak kecil yang bermain tali vr dengan riuh memandangi hameer dengan tatapan menakutkan,Serentak berlari menjauhi Tessa yang Menyeramkan dengan kaki kanannya yang hampir terkulai bengkok,Dada kirinya penuh bekas luka akibat sayatan Serigala,juga jubahnya yang agak robek terkena serpihan Helikopter"
"Tessa sampai di depan rumahnya,Lampu rumahnya masih hidup.
"Te...tessa pulang..." Sambil meringis tessa mengetuk Pintu.
"Tessa minta maaf! Tessa janji akan jadi anak baik " Teriaknya.
"Pintu tidak terbuka,Hameer mendorongnya sekuat tenaga,Ayah dan Ibunya menghilang,dirumahnya hanya ada Mesin-mesin Pembunuh mengerikan yang menghancurkan Ayah dan Ibunya"
"Tessa terkaku,Matanya terbelalak,Timer-Timer dirumahnya seketika hidup.
"Menghitung mundur...
1
2
3
"[PROGRAM SELESAI]"
"Tessa merasa dunia membalikkan dirinya,Menguncang nya,serta menghancurkan kepalanya.
"HAH...!" Tessa seketika terbangun.
"Dia berada diatas Kasur Pasien,suster mengeceknya,Ayah dan Ibunya memeluknya histeris.
"Kakak akhirnya berhasil hidup" bisik bayang Neil di jendela
"Setelah mendengarnya Tessa memucat.
"Ayah,Sekarang tanggal berapa?" Tanya Tessa mencari teka-teki di wajah mereka.
"Tanggal 31,2020 nak" ujar Ayahnya pelan.
"Apa..." Teriakan Tessa menggema di seisi rumah sakit,Menggemparkan suster dan membuat pasien kalang kabut.
...........Secret...............
"Ketika Tessa menggunakan vr buatannya,Tampa sengaja dia menekan Mode Hard tersembunyi yang menyadarkan hidupnya dari ruang Mimpi.
"Ini hanya imajinasi semata
Tolong jangan dibawa kehati
Juga mimpi yang membayangi"
"Maaf jika ini tidak dimengerti
Karna teka teki bukanlah hal yang pasti..."
_
AIDH REEN:)