Mencintai seseorang dalam diam pasti menyulitkan dan harus memiliki keberanian dan kesabaran yang kuat.Keberanian disaat kita akan mengungkapkan isi hati kita,penuh dengan keraguan apakah dia memiliki rasa cinta yang sama dengan yang kita rasakan atau kesabaran dalam kehidupannya yang dikagumi oleh banyak orang.Ada yang berakhir dengan bahagia atau malah berakhir dengan memendam itu semua tanpa mengungkapan sampai mampu melupakan semuanya dengan menemukan seseorang yang mencintai kita.Apakah berakhir dengan bahagia atau tidak itu semua tergantung dengan tindakan yang akan kita lakukan memilih diam atau mengungkapan
Mencintai seseorang memang penuh dengan kisah dan cerita masing - masing bagi yang jatuh cinta.seperti yang kurasakan saat ini,hanya saja aku mencintainya dalam diam ingin rasanya aku mengungkapkan semua isi hatiku padanya namun apa daya aku tak memiliki kemampuan untuk itu semua. Takut akan dia tidak menerima,takut setelah kita mengungkapkan itu semua dia menghindar jauh,takut menerima kenyataan bahwa hanya dirimu saja yang mencintainya.
Ini kisahk dan juga ceritaku tentang mencintai seseorang namun dalam diam.
Namaku Denisa aku menyukai sahabatku sendiri namanya Dino kita berteman sejak kelas 10 SMA ,aku menyukainya karena dia seseorang yang baik dan juga penuh tanggung jawab.Dia teman pertamaku saat pertama kali masuk sekolah SMA.Semenjak dia menolongku saat aku lupa membawa salah satu list/barang yang sudah ditugaskan oleh para pengurus OSIS pada saat MOS.Saat itu jantungku berdegup kencang dan melihat wajahnya yang gagah dan tampan penuh karisma.
Sejak saat itu kita selalu bersama dan juga berteman sampai kita memasuki akhir tahun masuk sekolah ingin aku bicara padanya dan mengungkapan " Aku suka sama Kamu " tapi itu hanya angan belaka karena tak memiliki keberanian untuk mengungkapakan isi hatiku padanya,takut ketika aku mengungkapan itu semua dia akan mengatakan bahwa kita hanya sahabat atau hanya cinta sepihak dan malah menghindar disaat semua sudah terungkap.
Satu hari sebelum kelulusan sekolah tiba,aku memutuskan harus mengungkapkan semua isi hatiku dan mengatakan kalau aku suka sama dia,iya...aku sudah membulatkan tekad bahwa aku akan mengatakan padanya,kebetulan waktu itu Dino mengajakku pergi ketaman tempat biasa kita buat kita buat jalan bersama ada yang ingin dia bicarakan padaku,entah apa yang akan dia bicarakan nantinya.
Dino : " Denisa nanti kita ketemuan ya di
taman tempat biasa. "
Denisa : " Ok..tumben ajak jalan ada apa
memangnya? "
Dino : " Ada yang mau aku omongin sama
kamu. "
Denisa : " Baiklah,jam berapa? "
Dino : " nanti sore jam 4. "
Denisa : " sip..... "
Denisa sangat senang karena Dino ingin mengajak dia pergi ketaman tadikan dia bilang ada yang ingin dibicarakan apakah dia akan mengungkapkan perasaannya padaku jika itu benar aku sangat senang sekali berarti selama ini dia juga suka sama aku ah....senang sekali rasanya pikir Denisa.
Tapi apa yang dipikirkan oleh Denisa sangat berbanding dengan pikirannya saat itu,saat ia menunggu dengan sabarnya sekitar 1 jam setelah dia sampai disana dan bersiap - siap dengan sangat sempurna langsung runtuh seketika saat mengetahui bahwa Doni kesana hanya ingin memperkenalkan pacarnya pada Denisa bagai disambar petir Denisa diam membeku sambil mencerna apakah ini semua nyata atau tidak,bohong atau tidak atau hanya ilusi,jika ini mimpi Denisa berharap agar bisa cepat - cepat bangun dari mimpinya.Tapi apalah daya yang ada didepannya semua sangatlah nyata.Denisa dengan senyum terpaksa mengucapkan selamat kepada Dino dan juga pacarnya,mereka bercerita bagaimana mereka bisa kenalan dan sampai bisa pacaran kepada Denisa sampai waktu sudah menunjukkan malam hari tanpa Denisa sadari karena dia melamun dan sesekali mendengarkan apa yang mereka bicarakan padanyabwalau pikirannya kemana - mana dan tak mendengar apa yang mereka bicarakan dan hanya mengangguk tanpa mengerti apa yang ditanyakan.
Karena sangat menyakitkan baginya, Denisa ingin kembali kerumah dengan alasan bahwa dia sudah janji dengan ibunya bahwa dia akan pulang jam 8 malam.Dino pun menawarkan untuk mengantarnya pulang biar bagaimanapun juga dia sahabatnya,tetapi Denisa menolak dengan alasan bisa pulang sendiri tapi Dino memaksa ingin mengantarnya pulang tapi Denisa tetap pada pendiriannya bahwa dia bisa pulang sendiri.
Sesampainya dirumah Denisa langsung pergi kemarnya dan mengunci pintu kamarnya dia menangis meratapi betapa sakitnya saat tau bahwa Dino hanya mengajaknya ketaman untuk memperkenalkan pacarnya semua kenangan saat bersama dengan Dino semua momen suka duka hancur seketika.Sakit,sedih,patah hati semua menjadi satu tapi mau bagaimana lagi ini sudah takdir bahwa Dino memang tidak ditakdirkan untuknya,iya....Denisa sadar itu semua bahwa momen kebersamaannya selama ini hanya sekedar perhatian pada sahabatnya saja.
Denisa memutuskan akan melupakan semuanya dan mencoba bangkit kembali akan dari semua rasa sakit terebut.
Keesokan harinya hari kelulusan Dino yang melihat Denisa sangat berbeda semenjak pertemuan mereka kemarin Denisa tampak lebih menjawabnya dengan singkat atau hanya sekedar mengangguk atau menggeleng kepala sambil tersenyum kecut karena biasanya saat bersama biasanya dia cerewet.Dino pun bertanya kepada Denisa apakah dia sedang tidak enak badan atau kenapa karena sikapnya sangat berbeda.Denisa hanya menjawab bahwa dia tidak apa - apa.
Denisa mengatakan pada Dino bahwa ia memutuskan akan melanjutkan studynya di Inggris.Dino pun terkejut bahwa Denisa akan melanjutkan studynya di Inggris padahal dia mengatakan pada Dino dia tidak ingin melanjutkan studynya diluar negeri kenapa cepat berubah.Dino pun bertanya padanya mengapa berubah pikiran Denisa menjawab hanya ingin mencari pengalaman baru dan suasana baru jawab Denisa,termasuk melupakan semua kenangan dan momen kebersamaan kita berdua batin Denisa.
Denisa pun berpamitan kepada Dino berharap semua apa yang dia impikan akan tercapai begitu juga dengan Dino juga berharap semua keinginan Denisa juga tercapai.Mereka pun berpisah karena Denisa harus packing semua barang atau kebutuhan yang akan dia bawa ke Inggris karena besok dia akan berangkat.
Inilah akhir kisahku yang berakhir dengan patah hati lagi pula ini memang salahnya karena tak berani mengungkapkan apa yang ingin dia katakan pada Dino tanpa memikirkan rasa takut akan apa yang terjadi pada saat dia akan mengatakan padanya.
Tamat
#Semoga kalian suka dengan cerpen ini dan mohon maaf kalau kata - katanya banyak yang nyambung terima kasih...kalau kalian mau part bagian Dino comment ya kalau ada yang banyak berminat akan saya buat story versi Dino.enjoy sekali lagi terima kasih.