• Aldous wicandra ( peran utama).
• Mariana Rahmadhani ( peran utama).
****
Setelah liburan panjang kini sekolah telah di buka, di berbagai macam murid sangat senang karena mereka bisa ketemu dengan temannya dan bisa berbarur sesatu sama lain. kisah ini di mulai dari kedatangan seorang murid yang pindahan dari kota lain,
“ Anak anak, kita akan kedatangan murid baru dari kota XXX namanya kartika, kartika ayo silahkan masuk perkenalkan dirimu!! ” ucap wali kelas.
murid baru yang di kenal dengan sebutan kartika pun masuk ke dalam kelas.
“ Hallo kawan kawan, perkenalkan nama ku kartika yuli kalian bisa memanggil ku dengan sebutan tika, ” terang kartika.
“ Salam kenal, kartika!! ” ucap satu kelas terkecuali wali kelas.
“ Oke Kartika kamu boleh duduk, naila dan dwi, kalian berdiri dan pindah kursi yang ada di belakang ya, ” ucap wali kelas.
“ Iya, bu. ” ucap mereka berdua, setelah itu pindah.
“ Dan kamu riana, kamu pindah ke tempat naila dan dwi, terus febri duduk di samping alifah, ” ucap wali kelas.
“ Baik Bu, ”
Setelah beberapa bulan kemudian riana dan sekawannya pun bisa akrab dengan murid baru tersebut, terlebih riana dia menganggap bahwa kartika adalah sahabat dekatnya. pada suatu hari, hari jumat tepatnya, karena hari jumat. biasanya pun di gunakan untuk para guru melaksanakan rapat, dan itu terjadi, dan jadilah di kelas riana dan aldo jam kosong, riana dan kartika hanya diam mereka hanya bercengkrama sesama jika perlu, beda dengan yang lain yang sudah bermain, tiba tiba saja pada saat riana tengah bercerita dengan kartika tiba tiba teman sejajaran riana berkata.
" Mar, mariana, aldo suka kamu nih!!! ” teriak nurjanah.
mariana tentu saja dia terkejut, karena padhal selama ini dia tidak pernah akrab dengan murid yang bernama aldo, paling paling cuma kenal karena satu kelas. dan apa reaksi kelas mereka berheboh
“ cie cie... ekhem keselek baru nih. ” cloteh teman riana.
“ PJ nya cair lo cair. ”
“ Wih, gak nyangka aldo suka riana padhal selama ini aldo kan bermainnya sama nurjanah sama aida napa jadi suka sama riana?? ”
Riana hanya diam saja tanpa mau menjawab, karena dia itu di kenal agak pendiam dan gak mau repot, dia menganggap bahwa berita itu hanya angin berlalu, dia menganggap bahwa itu tidak benar. tetapi semakin hari semakin banyak yang tau kalau aldo suka sama riana bahwa sudah seantero, tetapi apa riana masih tetap cuek saja tanpa menanggapi, hingga hari demi hari bulan demi bulan riana dan aldo lewati tanpa bersapa, iya setelah di kabarkan bahwa aldo menyukai riana, riana menghindari semua yang berbau aldo, hingga mereka naik kelas lagi.
begitupun kelas enam, walaupun berita itu sudah agak reda, tetapi mereka mempercayai bahwa riana telah jadian dengan aldo, padhal itu sama sekali nggak, itu hoax!!!
Karena Setelah UAS awal, guru memutuskan untuk membawa anak anak mereka untuk jalan jalan dengan menaiki sepeda nya masing masing.
dan bendungan yang ada di desa, mereka tuju. bendungan itu sangatlah viral di berbagai media sosial, dan sudah terkenal se kota bahkan luar kota sekalipun.
mereka sama sama menikmati pemandangan indah yang ada di sana, pemandangan air yang berwarna hijau, perahu perahu yang terapung hingga swah swah yang tampak hijau dan pepohonan yang lebat. salah satu teman kelas riana berjalan menghampiri riana dan teman temannya.
“ Ekhem... nah, janah. kamu di cari sama susilo katanya ada yang mau di bicarakan sama kamu ” ucap teman satu kelas riana.
kalian ketahui aja kalau katanya itu susilo naksir sama nurjanah, entah kapan. yang penting tak tau,
" aku nolak. " ucap nurjanah, seolah olah dia tau apa yang akan di bicarakanya.
" emang kamu sudah tau apa? yang mau di bicarain nah?? " tanya riana yang duduk di sebelah nurjanah.
" nggak. " ketus nurjanah.
" makanya, sana. gih samperin " ucap naila.
" males akunya... " ucap nurjanah.
" ya udah... "
******
Sudah berapa lama di tengah kabar bahwa nurjanah di sukai susilo, kini entah mengapa riana merasa tengah galau, dia galau bahwa teman temannya bilang kalau di nolak si aldo, dia merasa kapan pernah aldo menembaknya, nembak aja nggak pernah ngapain di tolak. entah mengapa juga kalau takdir berkata bahwa aldo dan riana adalah pasangan yang telah di takdirkan bersama, contohnya aja maju ke depan papa tulis mereka bersama, di pertemuan dalam loba atletik, belum lagi di pasangkan dalam acara perayakan Hut RI, belum lagi ketemu pas lomba voly pantai, entah mengapa setiap momen pasti ada riana dan aldo, maka dari itu riana galau, dan dia merasa juga bahwa setiap dia berada dekat dengan aldo ataupun paspasan dia merasa bahwa jantungnya tengah berlari maraton, belum lagi dengan tangan yang gemetar, dia berfikir apakah dia suka aldo, tapi mana mungkin. tidak mungkin juga dia suka dengan aldo, no no. pada suatu isu telah di kabarkan juga bahwa aldo sudah mempunyai pacar namanya Siska tetapi itu tak tinggal lama bahwa katanya aldo tengah putus, hati riana entah mengapa dia begitu kecewa dan tetapi dia kecewa kenapa coba?? nggak jelaskan. suatu hari pada hari jumat juga, riana tidak sengaja bertemu dengan aldo di kantin.
" ekem... na itu loh aldo " ledek dwi.
riana menoleh tetapi dia langsung membuang muka.
" Nggak papa ya do, ya do. kan sudah move on, jadi nggak papa dong "
tanpa sengaja riana mendengar itu.
" iya sudah move on akunya jadi tenang aja!! " ucap aldo tetapi tak berani melirik ke arah riana.
" wah berati pernah suka beneran dong sama riana?? " ucap dwi.
" ya kan move on. jadi ya pernah suka dong, "
deg!!!
******
sekarang adalah hari dimana riana sekolah menengah pertama, dan percaya atau tidak kebetulan aja kalau riana satu sekolah lagi dengan aldo, tetapi bukan satu kelas lo ya!!! dan juga katanya belum ada beberapa bulan sekolah disana, riana mendengar bahwa aldo telah jadian dengan kakak kelas 8 yang bernama Siska. riana kaget tentu saja, dia berfikir bahwa aldo telah move on darinya, dan dia sempat berfikir juga hubungan yang belum di mulai telah berakhir, jadi buat apa sakit hati memang siapa dirinya gak siapa siapa kan, riana yang entah mengapa dulu dia merasa mempunyai perasaan dengan aldo pun mulai menepisnya, memang nggak mudah sih tetapi apa salahnya di coba!!! hingga seiringnya waktu berjalan dia kembali seperti semula tanpa memikirkan aldo, dan pada kenaikan kelas 9 tidak di sangka mereka satu kelas lagi, riana tentu saja terkejut dia tak menyangka bahwa dia bisa satu kelas lagi dengannya, dia bergetar dia merasa agak ragu dan nervous, tetapi kenapa?? nggak tau jawabannya.... hingga dia di uji coba dengan dia di pertemuan dengannya pada pembagian buku paket, tanpa tersengaja bahwa aldo dapat tugas untuk membagikan buku paket untuk kelasnya, pada pada saat aldo di depan riana, entah mengapa riana merasa biasa aja, tidak seperti kemarin. entah mengapa juga dia merasa bahwa perasaannya pada aldo telah hilang, seperti di telan bumi. dan dia berfikir bahwa apakah perasaannya itu hilang??? apa mungkin!!! tetapi dia benar benar merasa kalau dia bertemu dengan aldo biasa aja sekarang, dia bergumam di dalam hati perasaan itu sudah hilang, semoga saja ini adalah jawaban dari Allah kalau memang kami tidak berjodoh.
Bersambung....
Maaf ya kalah cerita nya agak nyambung atau tidak, tetapi intinya dari cerita ini adalah apakah mereka jodoh yang telah di takdir kan bersama ataukah tidak!!! dan tentunya jawabnya ada di tangan yang maha Kuasa.