#Season 2! |Skip|
jangan lupa baca dulu season 1 agar tidak linglung
Setelah Aku Selesai bekerja aku segera pulang naik angkot dan menuju kampung rendang.
"Aku berharap kejadian ini tidak akan terulang kembali kumohon tuhan," batinku.
Aku Turun Dan Berjalan Menuju Rumah Kos-an hendak melangkah aku ragu untuk maju dan aku memilih diam dan Seseorang tiba tiba saja menegurku
"Hei! nak jangan melamun! apa yang kau lakukan?" tanya Seorang Ibu ibu.
"ah iya bu makasih nasehatnya," ujarku
ternyata benar kita gak boleh suka melamun tapi kenapa yah? batinku.
"nanti kalo ngelamun kamu bakal dirasukin sama hantu hati hati ya dek," bisik ibu itu.
Aku mengangguk dan berani melangkah aku berdoa yang ketiga kalinya dan masuk membuka pintu rasanya baru masuk seperti ada AC yang menyentuh kulitku.
Ku Menuju kamar dan mengganti pakaianku hari sudah sore aku menulis diary dan berdoa seperti biasa namun aku ke sungai dahulu.
"Kenapa Harus mandi ke sungai ya?astaga malunya aku..." gumam ku.
"Hmm apa di kampung ini ada sekolah?" Aku Mencoba Melihat Lebih Jauh Ke Pedalaman Kampung itu.
Ternyata Sekolah SMA Berada Di Sebelah Utara Kampung Rendang Nyaris Saja Banyak Orang Dan Gadis Menuju Kesana.
"Ohh aku baru tahu ternyata disitu hmm aku harus mandi."
Setelah Selesai Ku Pulang Tepat Di Perjalanan Aku Melihat Dari Kejauhan Nampak di Sekolah SMA itu terlihat di lantai tiga ada sosok gadis kecil berdiri dari dalam ruangan.
Entah mengapa aku bisa melihatnya dari kejauhan yang sangat jauh
Aku kembali Memohon dan berdoa ke pada yang maha kuasa memohon perlindungan aku selalu berdoa dan memuja Tuhan ku dimanapun dan kapanpun.
jadi dari dulu saat kecil ibuku berpesan padaku bahwa harus selalu memuja tuhan disaat kamu sedang kesulitan.
Dan aku memilih melangkah dan menghilang kan rasa takutku dan tetap teguh pada hatiku, Sampai Di Kos-an Terlihat Nenek Pemilik Kos-an datang ke rumah
"Eh nenek? ayo masuk," ajakku.
Nenek Dan Aku masuk dan nenek itu seperti Mengeluarkan mantra dari gerakan bibirnya.
"Nenek duduklah disini mau aku buatkan apa?"
"tidak usah aku hanya ingin memberitahumu sesuatu," serius Nenek Itu.
"Mm a-pa nek?kenapa seserius itu?"
"Waktu Ini kamu pingsan kan? karena menemui cucuku?maafkan aku atas nama cucuku tapi sepertinya kamu harus segera keluar dari kos-an ini biarlah rumah ini dirobohkan saja."
"Apa maksud nenek? aku tidak mengerti ..."
"Nanti nenek ceritakan Diluar Sekarang nenek minta kamu kemas barang barangmu dan temui nenek di taman dekat mata sungai," pinta nya.
aku mengangguk walau tak mengerti tapi aku turuti karena aku menuruti intuisi ku (kata hatiku) karena ibuku juga memberitahu ku bahwa kata hati juga kadang bisa benar dan jangan mengabaikan apa yang hati kita katakan.
Aku Segera Memberikan Nenek segelas air dan aku mengemas barang barang dan nenek itu pamit pergi dan akan menunggu di taman dekat mata sungai.
Aku Berkemas kemas dan tepat aku kehausan lagi
"Ya ampun daritadi tenggorokan ku kering," aku mengambil air dan sempat menaruh di meja kamarku.
Aku Menyapu lantai dan memasukan pakaian ke koper ku semua sudah siap
"Akhirnya Selesai!" ujarku aku mengambil airku dan hendak meminumnya namun saat ku cium aroma dan melihat air ku itu...
"Astaga yatuhan!" aku menjatuhkan air itu dan segera mengambil tasku dan mundur..
Air Yang tadinya kuambil adalah air mineral tiba tiba menjadi darah
Tiba tiba aku sakit perut karena sempat menyentuh air itu dan aku rasanya ingin membuang air besar sungguh waktu itu aku lemas dan tak kuat.
Aku Menuju Kamar Mandi Namun Aku Terhenti Dan Entah Apa Pintunya Terbuka Dan aku merasa aku terdorong masuk dan akhirnya aku membuang air besar sungguh hari itu adalah hari dimana aku mendapat pelajaran berharga.
Tak Lama Sosok Hantu Itu Muncul Dari Lobang Kloset Mengejutkan Ku aku berteriak sekencang kencangnya bagaimana mungkin!? aku dikamar mandi sedangkan masih belum **** aku pasrah hantu itu akan memakanku.
Aku Gemetaran Jantungnya Hampir Copot Nafasku Terengah Rengah Aku Segera Memakai Celanaku Dan Pergi Keluar Kamar Mandi Beruntungnya Sang Tuhan Membukakan Ku Pintu Kamar mandi yang tadinya terkunci namu tiba tiba saja seluruh isi rumah itu akan roboh dan aku hanya membawa tas ku yang berisi ponsel dan beberapa alat penting lainnya.
"Astaga!!!!" aku melihat banyak hantu tiba tiba keluar dari dalam rumah itu sungguh aku merasa akan mati namun tuhan memberikanku jalan.
Aku Dikuatkan Olehnya Aku Berlari Sembari Mengucapkan Mantra Mantra Suci Untuk Melawan Setan Namun Aku Ketakutan Sehingga Susah Mengucapkannya Aku Keluar sungguh aku ditarik kakiku oleh hantu mungil yang berlumuran darah hampir aku dimakan.
Lalu Kumpulan Warga Mengucapkan Mantra mantra suci sembari menyemburkan air garam beserta bawang bawang dilemparkan dan waktu itu kaki ku sudah terluka parah!
"Oh tuh-tuhan ku-kuatkan lah aku," ujarku.
"Ahihihihikkk ahhh!!!!aku ingin masuk kedalam tubuh gadis ini tapi kenapa tak bisaaaa!!!???" marah hantu itu.
Aku Berdoa Dalam Hati dengan kuat kuat lalu seseorang melawan puluhan hantu disitu aku sudah terluka saat itu dan parahnya darah dikepalaku bocor saat itu aku tidak tahu apa yang terjadi...
Sepertinya Seseorang Di Warga Itu membantuku dan membawaku dan mengobatiku.
Aku tersadar dan sudah tiba dirumah sakit di kampung itu.
"Lain kali hati hati nak! nyaris nyawamu tak selamat tapi syukurlah tuhan sangat sayang denganmu," ujar Seorang Dokter
"kami sudah memintamu untuk menjaga norma norma yang berlaku di kampung ini beruntung kau selamat dari maut nak," kagum Seorang Penduduk.
Aku Pun Berterima kasih pada mereka semua dan mengingat ingat seluruh pesan mereka meski aku tak tahu apa yang sebenarnya terjadi tapi aku mengambil Pesan dari pengalamanku ini
Untuk Jangan Coba Coba Melanggar Norma Norma Adat Istiadat Setempat Karena bisa berakibat sangat fatal bersyukur karena aku diselamatkan oleh yang maha kuasa karena rajin sembahyang.
janganlah lupa pesan ibu dan tetap berdoa pada tuhan agar diberikan perlindungan salam dariku 😇😘❣️🤗
Jangan Lupa Tinggalkan Koment Dan Like Thanks Yang Udah mau Baca😘