Kecantikan,ketenaran,kekayaan dan kekuasaan bagi sebagaian orang sangatlah penting,hingga bermacam cara di lakukan untuk mendapatkannya,dari pasang susuk,pesugihan hingga bikin perjanjian dengan setan semua rela di lakukan hanya untuk mendapatkan kesenangan yang sesaat.
"Duh wajahku sudah mulai keriput gimana ini!aku sudah tidak menarik lagi,aku takut nanti suamiku berpaling dariku!" ujar Desi sambil bercermin.
Dasi memang sangat mementingkan penampilan dari pada keharmonisan,dia lebih takut suaminya pergi karena dia tak cantik daripada dia takut suaminya pergi karena dia sudah tak perhatian lagi.
***
Pagi hari di kantor,setelah berdandan cukup lama Desi mendapatkan hasil yang membuatnya puas.tapi masih takut kalo dandanannya pudar dan wajah keriputnya ketauan,sesekali Desi menambahkan bedak di wajahnya.
Mirna yang terkenal dengan kecantikannya sedang memperhatikannya,merasa aneh dengan tingkahnya Desi,Mirna pun menghampirinya.
"Apa yang sedang kau lakukan Des?" sapa Mirna tiba-tiba.
Desi kaget dan hampir saja menjatuhkan bedaknya,tapi untung behasil di tangkap.Desi pun menyembunyikan bedaknya di balik badan.
"Dari tadi aku perhatikan kamu terus menatap kaca ada apa! cerita mungkin aku bisa bantu?" sambung Mirna.
"Eh...Ee A-anu!tidak apa-apa kok!" Desi takut ketahuan.
"Kamu ada masalah dengan wajahmu yach!kalo kamu mau aku punya solusi biar kamu bisa cantik seperti aku!" bisik Mirna.
"Benarkah kamu tidak bohong kan!" tanya Desi akhirnya penasaran.
"Tentu tidak kalo kamu mau kita bicara nanti di kantin.!" jawab Mirna sambil berlalu.
Desi hanya tersenyum penasaran Desi pun segera menyelesaikan pekerjaannya,lalu saat istirahat Desi segera mencari Mirna yang sudah keluar duluan.
"Sayang,kamu makin cantik aja deh!aku jadi makin cinta sama kamu!" suara pria.
"Akh masa sih!" suara Mirna
"Beneran sungguh ga bohong!" kata pria lagi.
Desi berhenti mendengar percakapan itu,karena mendengar suara mirna,saat di intip dia melihat Mirna sedang berciuman dengan seorang pria yang ga lain adalah bosnya sendiri,
*Gila,bukankah itu pak Hendra dan Mirna apa yang mereka lakukan setahuku Mirna juga pak Hendra masing-masing sudah menikah*batin Desi.
Cukup lama Desi berdiri di balik tembok pak Hendra pun pergi,tinggal Mirna sendiri di pojok sedang merapikan bajunya.Desi pun menghampiri Mirna.
"Apa yang kamu lakukan di sini barusan dengan pak Hendra Mir?" tanya Desi.
Karena suara Desi begitu keras Mirna Segera menutup mulutnya Desi dengan tangannya
"Uhmm!" Desi kesulitan bicara.
"Kamu diam yach jangan cerita yang kamu liat tadi aku bakalan kasih kamu rahasia biar jadi cantik dan jadi pusat perhatian!" Mirna berjanji.
"Uhmm..!" Desi hanya mengangguk karena mulutnya masih di tutup.Mirna melepaskan tangannya dan mengajak Desi ke kantin.
Di kantin Mirna menceritakan semua rahasianya tentang kecantikan wajahnya ternyata Mirna memakai susuk kecantikan yang dia dapet dari pohon keramat di dalam hutan,Desi pun tertarik mendengarkan dan ingin memakainnya juga.
Mereka pun berjanji bertemu di luar kantor dan pergi ke tempat yang tadi di sebut Mirna,Desi juga Tidak sabaran ingin segera berangkat.dan membayangkan wajahnya akan secantik apa nanti.
***
Di luar kantor Desi dan Mirna segera berangkat ke tempat itu,kebetulan suami Desi sedang tidak di rumah ada tugas kerja di luar kota,jadi sangat mudah buat Desi pergi.
Setelah sampai tempat tujuan Desi merinding begitu serem,gelap tempatnya,pasti ribuan makhluk halus ada di dalam,mau mundur tapi tanggung akhirnya dia beranikan diri.
Di tengah hutan terdapat Pohon keramat yang terkenal seantereo jagad,bisa memberikan apa pun permintaan orang-orang yang putus harapan.dari uang,jabatan,kekuasaan sampai kecantikan semua ada.
Setelah menjalani syarat-syarat yang di minta penjaga pohon(kuncen),Desi dan Mirna kembali,katanya wajah Desi akan berubah saat dia terbangun dari tidur.
***
Keesokan harinya saat bangun tidur Desi segera bercermin dan betapa terkejutnya dia melihat wajahnya yang begitu cantik bagaikan dewi malam.
dengan memakai seragam kerja yang super seksi,menambah kecantikannya Desi pun pergi ke kantor.
Sampai kantor Desi menjadi pusat perhatian semua orang,takjub dengan kecantikan Desi.Tidak terkecuali Pak Hendra.
"Gimana,kamu seneng sekarang jadi pusat perhatian!" Tanya Mirna
"Iya sungguh di luar dugaan banget!" jawab Desi.
Karena merasa sudah terlalu cantik Desi pun mengikuti jejak Mirna,berselingkuh di belakang suaminya,awalnya Desi menolak pak Hendra tapi karena terpikat dengan hadiah-hadiah yang di berikan pak Hendra akhirnya Desi pun luluh.
Mirna yang merasa bahwa dirinya telah di hiyanati marah,berkali-kali menegur Desi tapi tidak di hiraukan,akhirnya Mirna melaporkan perbuatan Desi dan pak Hendra pada istrinya.awalnya istrinya tak percaya sampai Mirna mempoto Desi dan Pak Hendra saat sedang berduaan.
Istri pak Hendra pun murka dan segera melabrak Desi di kantor,dia caci maki desi di depan karyawan lain,Mirna yang melihat tersenyum puas,Istri pak Hendra khilaf pada saat sedang marah ada OB lewat membawa air panas,dia ambil airnya dan di siram kan ke arah Desi.
BYUrrrr...
"Akh...Aduh panas-panas!" Teriak Desi menutup mukanya.
"Kamu pantas mendapatkan itu,beraninya mengoda suami orang!" kata istri pak Hendra marah.
Desi pun di larikan ke rumah sakit,dan di rawat karena mengalami luka bakar kulitnya lebih buruk dari saat sebelum dia pasang susuk.walaupun demikian suaminya tetep setia menemaninya,bahkan setelah dia tau kelakuan istrinya dari mulai pasang susuk sampai berselingkuh,
"Mas ma-maafkan aku,karena menyakitimu,kalo kamu mau ceraikan aku,ga apa-apa aku iklas menerimanya,toh ini semua salahku?" katanya penuh penyesalan.
"Tidak aku tidak akan meninggalkanmu,apapun kesalahan mu dan kondisimu,percayalah aku tetap mencintaimu walau wajahmu rusak sekalipun!" jawab suaminya
Desi yang mendengar jawaban suaminya menanggis menyesal andai ia tau kalo suami begitu setia dia tidak akan menduakannya.
Desi sudah agak baikan dan pulang ke rumah,Desi sudah tidak bekerja lagi dia sudah di pecat,sekarang hanya menyesal mengurung diri di rumah,hanya ada suaminya yang merawatnya penuh dengan cinta dan kasih sayang,tanpa ada rasa benci
"Mas,kenapa kamu mau repot-repot ngurusin aku,padahal aku sudah menyakitimu,dan lihat wajahku begitu buruk rupa orang pun takut melihatku!'tanya Desi.
Suaminya hanya tersenyum dan menjawab
" Apakah kau pikir janjiku di depan penghulu dulu karena kecantikanmu?atau karena ketenaranmu,?aku telah berjanji dengan nama Allah dengan uncapan bismillah menikahimu itu artinya aku,harus siap menerima apapun kondisimu baik itu cantik,jelek,atau cacat sekalipun,karena aku menikah bukan untuk kesenangan sesaat tapi untuk menyempurnakan ibadahku ke pada yang maha Kuasa!"jelasnya
Desi terharu mendengar uncapan suaminya andai ia tau bahwa suaminya benar-benar tulus tidak mungkin semua kan jadi begini,kini Desi sadar bahwa kecantikan yang di miliki akan hilang seiring berjalannya waktu,tapi cinta,kerpercayaan dan perhatian yang tulus yang akan abadi dalam hati setiap manusia.
*Tidak ada manusia yang sempurna di dunia,tapi hanya ada mencintai pasangan kita dengan cara yang sempurna *nasihat suaminya
***__TAMAT__***
👰Terimakasih🤵