Siapa yang tidak mengenal santa Claus,dan coklat panas,kue jahe, dan tentunya Pohon natal,Siapa sangka ternyata sebuah kejadian yang menyeramkan terjadi di malam natal.Dan terjadi mimpi yang menyeramkan bagi keluarga Alex.
Suasana dimalam natal kali ini sunyi sekali,Aku merayakan natal kali ini bersama keluarga kecil,tidak banyak hanya Ayah dan ibu hanya aku yang merayakan malam natal ini.
"Andaikan Aku punya banyak Saudara,aku tidak akan terjebak dalam situasi sunyi ini"Kata Alex menyenderkan bahunya ke sofa."Apakah aku mendapatkan hadiah dari Santa Claus,aku akan menunggunya.Ha-hahaha"
"Alex,ayo kita tidur biarkan santa Claus yang menangani hadiah itu"kata ibu nya Alex yang bernama Herlinda yang sembari berjalan ke atas anak tangga.
"Ibu boleh kah aku menunggu santa Claus,agar aku bisa melihat apa hadiah yang dibawakan oleh nya " Kata Alex memohon kepada ibunya.
"Kau ini seperti anak-anak"Kata ayah Alex yang sudah naik ke atas anak tangga.
"Iya, silahkan kau boleh menunggunya bahkan kau juga boleh tidur kalau kau mengantuk"Kata ibunya."Selamat malam sayang "
"Selamat malam ayah ibu "kata Alex sambil flying kiss ke arah orang tuanya.
Setelah beberapa lama saat orang tua Alex tertidur.Alex bersembunyi dibalik lemari kecil,agar dia tidak mengejutkan santa.
"Kapan dia datang aku bisa tertidur disini kapan pun,bahkan sekarang aku bisa tertidur pulas disini"Kata Alex memejamkan matanya,dan mencoba membuka matanya."aku harus kuat,karna aku sangat mengidolakan santa Claus"Kata Alex sambil menatap kearah langit-langit dan sekitar ruangan.
Grusuk-Grusuk*Suara yang muncul dari cerobong asap.
"Tunggu,itu suara apa"kata Alex sambil menatap ke arah cerobong asap."apakah itu benar,bahwa santa Claus turun dari cerobong asap."
"Ho-Ho-Ho-Ho"Tawa Santa Claus yang khas sambil mengeluarkan benda tajam dari kantong hadiah.
"Tunggu,itu Santa Claus yang tidak membawa hadiah"Kata Alex menyipitkan matanya."Sepertinya dia tidak kelihatan seperti santa Claus."
Santa Claus melihat berkeliling dan sambil berjalan kesana-kemari, sambil membawa benda tajam berupa sebuah kapak yang siap memenggal kepala keluarga Alex.
"HO-HO-HO-HO"Tawa Santa yang menggelegar."Dimana anak itu,dan orang tuanya apakah aku harus mencari ke atas ".Kata santa Claus menaiki anak tangga yang menuju kekamar orang tua Alex.
"Alex,tolong jangan berteriak"kata batin Alex
Santa Claus itu kelihatannya sangat tua,dan kelihatannya berambut putih dan panjang dengan Jenggot yang putih dan perpaduan antara topi natal
Sementara itu Alex terus menutupi mulutnya untuk menahan dirinya agar tidak berteriak.
Alex pun memberanikan dirinya untuk keluar dari lemari kecil, dan mencoba mengintip apa yang terjadi di atas sana.Terlebih dahulu Alex mengintip apa yang ada di dalam kantong hadiah yang besar milik santa Claus itu.
"Astaga...Ini kepala dan tubuh orang-orang"Alex berteriak pelan dan langsung menutup hidungnya menggunakan baju.
Alex pun meninggalkan kantong hadiah yang besar itu, dan melanjutkan langkah nya menuju ke dapur untuk mengecek apakah Santa itu ada disana atau tidak ada.
Sesampainya Alex didapur ,ia mengambil pisau dan garpu yang runcing dan sangat tajam.
Sementara itu Santa Claus terus menelusuri kamar yang kosong itu.
Sblash* Suara tebasan kapak yang mengenai lantai secara tiba-tiba.
"Aku akan cari disana."Kata santa Claus mengarahkan pandangannya ke kamar orang tua Alex.
Krek*Bunyi seseorang yang melangkah dibawah yang menginjak benda keras
"Siapa itu ?" Kata Santa Claus memalingkan wajahnya dan berjalan secara pelan ke arah lantai bawah.
"Astaga"Kata Alex yang secara tidak sengaja terinjak benda keras itu."Semoga Santa Claus itu tidak datang ke sini."Kata Alex menyipitkan matanya ke arah tangga yang menuju ke kamar orang tuanya.
Ck-Ck-ck*Suara langkah yang sedang Menuruni anak tangga.
"Siapa itu " Alex pun panik dan langsung mencari tempat bersembunyi tapi sayangnya,tidak ada tempat bersembunyi untuk alex.
Dan akhirnya Santa Claus itu sampai di ruangan tengah ia sedang mencari darimana sumber suara itu.
"Aku akan mencarinya di dapur " Kata santa Claus saat itu yang langsung menuju ke arah dapur.
Saat itu suasana dingin dan panas jantung yang
berdebar kencang, dan membuat jantung Alex ingin meledak.
Akhirnya Alex mendapatkan tempat persembunyian untuk melarikan diri dari Santa Claus,Tempat persembunyian sungguh sangat terbuka yaitu dibawah meja makan.
"Apakah aku akan aman disini ?"Batin Alex
Saat itu Santa Claus terus mengelilingi meja makan itu,ia menaruh curiga terhadap meja makan yang bertutup dengan kain berwarna biru, dengan perpaduan antara warna putih dan merah.
Alex terus mencari ide untuk mengalihkan perhatian Santa Claus itu.
Alex pun melemparkan pisau yang ada ditangan kanannya kea arah ruang tengah,dan menimbulkan suara yang sangat nyaring.
Srengg*Suara pisau yang dilempar Alex
Dan sementara Santa Claus teralihkan perhatiannya pada sebuah pisau,Alex terus berlari dan menuju ke tangga dan langsung berlari ke arah kamar orang tuanya.
"Siapa itu yang melemparkan pisau ini,"Kata Santa Claus yang melihat ke arah pisau itu dan mengambilnya.
Ck-Ck-ck*Suara langkah Alex yang berlari dan langsung mendapatkan pandangan dari Santa Claus
"Siapa itu ?" Kata Santa Claus yang mengikuti langkah Alex.
Sementara itu Alex tengah membangunkan kedua orangtuanya,dan memberi tahu apa yang terjadi sekarang.
"Mah,Yah ,Bangun Santa Claus datang"Kata Alxe sambil menggerakkan tubuh orang tuanya.
Tidak ada sahutan dari orangtuanya,Alex sudah mencoba beberapa kali dan berbagai cara.
Alex yang merasa ada orang yang sedang
mengawasi nya,ia pun langsung bergegas menuju ke bawah kasur kedua orangtuanya.Kini ia terjebak di dalam keadaan kalau keluar dari rumah ini ia tidak akan masih hidup,kalau tidak keluar ia akan mati.Semua itu membuat Alex pusing dan langsung saja ia diam dan tidak bergerak.
Santa Claus itu masuk dan berjalan dengan pelan yang menimbulkan kesan gemericik pada lantai yang terbuat dari kayu.
"Ho-Ho-Ho-Ho,Dimana kamu"Kata santa Claus meihat ke arah lemari dan membuka nya secara tiba-tiba.
Sblash * Suara tebasan yang hampir mengenai kepala Alex yang sedang mengintip itu.
"Aghrrrr" Teriak kedua orang tua Alex yang terbangun setelah tebasan pertama itu di luncur kan ka arah lantai.
"Ho-Ho-Ho-Ho"Tawa santa yang diiringi oleh suara teriakan dari orang tua Alex.
Santa Claus itu langsung memotong kepala dan anggota tubuh lainnya sambil tertawa-tawa.
Crtt-Crttt-Crtt *Suara darah yang keluar dari leher dan tubuh kedua orangtua Alex.
Dua potong kepala orang tua Alex, menggelinding ke bawah kasur dan membuat Alex hampir berteriak.
Dan Santa Claus pun melihat kepala yang menggelinding ke arah bawah kasur,dan menyibakkan selimut yang menutupi bawah kasur.
"Ho-Ho-Ho-Ho"Tawa Santa sambil melihat kebawa kasur.
Saat itu juga Alex sudah pergi dari bawah kasur kali ini ia berada di depan kamar orang tuanya,yang tengah dimutilasi oleh Santa Claus.
Santa Claus terus menerus tertawa dan memutilasi dan memotong motong tubuh Orang tua Alex.
Dan Alex terus melangkah dengan pelan,karena tangga itu tepat ada di depan kamar tidur orang tua Alex.
Ck-Ck-ck * Suara langkah yang dibuat oleh Alex. Santa Claus tidak perduli dengan suara langkah.
"Akhirnya aku berhasil melarikan diri dari Santa Claus itu,Aku yakin dia bukan santa Claus yang baik"Kata Alex menyalakan mobil nya dan pergi meninggalkan rumah yang ada santa Claus itu
Sementara itu Santa Claus sudah selesai dengan kegiatan nya kali ini,ia hanya harus meninggalkan hadiah untuk anggota keluarga yang lain.
Alex terus melajukan mobilnya tanpa tujuan