Pov Arin On
Namaku Arin safitri. Seorang anak perempuan di keluarga kecilku. Aku mempunyai dua orang kakak laki laki, mereka sangat baik padaku. Aku anak dari Jones dan Sumari, ya ayahku seorang blasteran Amerika - jawa. Karena darah blasteran itu membuat aku menjadi seorang gadis cantik, sempurna.
Hidupku tidak se indah wajahku, tak se mulus kulitku. Hidupku penuh liku, sesak jika harus ku bayangkan kembali. Ingin rasanya aku menyerah, ini sangat sulit tuhan!! aku lelah. Merasa menjadi pengkhianat bagi ibuku. Merusak nama baik keluarga ku. Kehadiran ku di anggap sebagai malam petaka bagi seluruh orang di sekitar ku.
Aku pernah bertanya apa salah ku tuhan?? aku hanya seorang gadis polos yang tidak tahu apa apa. Kalau memang kehadiranku sebuah malam petaka kenapa kau hadirkan diriku?? kenapa kau permainan diriku!!
Pov Arin off
_________
Amerika Serikat, 1976
Sebuah aliran iblis yang sangat di percaya oleh masyarakat sekitar. Sebuah aliran yang mengajarkan bahwa seorang perempuan adalah jelmaan iblis dan seorang laki laki adalah jelmaan surga. Sebuah aliran yang sangat kental dengan adat istiadat kuno saat itu.
Mereka menganggap bahwa seorang perempuan yang belum bisa melahirkan seorang anak laki laki maka dia di anggap sebagai iblis. Dan mereka akan disiksa di pola berbintang dengan salib di atasnya. Bagi para laki laki mereka akan memperkosa perempuan tak berdosa itu.
Meminum darah iblis murni ( Wanita perawan) adalah sebuah kebiasaan yang membuat tubuh kuat dan mendapatkan posisi tertinggi surga.
Kala itu, seorang perempuan bernama Maryane melahirkan seorang anak laki laki yang di namai Jones. Maryane adalah seorang ****** yang sengaja menggoda seorang pebisnis asal Indonesia. Karena lupa memakan pil kb membuat Maryane hamil dan melahirkan Jones.
Setelah kelahiran anak laki laki itu Maryane dan suaminya memilih menikah dan menetap di Amerika Serikat. Belum genap setahun umur Jones. Ayahnya sudah lebih dulu pergi meninggalkan nya selama lamanya. Kematian suaminya membuat jiwa Maryane sedikit terganggu. Di setiap harinya, dia hanya melamun dan tertawa secara tiba tiba.
Sedangkan Jones kecil hidup terlantar, dia bahkan hanya memberi makan anaknya sehari satu kali. Karena hal itu terjadi berlanjut lanjut membuat tubuh kecil Jones jatuh sakit. Sakit Jones membuat Maryane sadar, dia telah melupakan anaknya. Akhirnya dia sadar dengan apa yang di lakukan, kembali bangkit demi sang buah hati.
10 tahun kemudian,
seorang anak umur 10 tahun itu dengan antusias mendengar kan ceramah sang ibunya. Maryane memberikan didikan tidak masuk akal kepada Jones. Materi yang memberitahu bahwa seorang perempuan adalah seorang iblis. Semua wanita seperti itu kecuali istrinya kelak dan dirinya. Sedangkan seorang laki laki adalah jelmaan surga. Derajat yang sangat tinggi.
Jones kecil hanya menganggukan kepala. Tanda bahwa dia memahami ajaran itu.
" Mom, jika aku mempunyai anak perempuan kelak. Apakah dia jelmaan iblis?? " tanya Jones dengan polos.
" Betul sekali Jones. Hanya ada dua wanita yang mulia derajat nya di dunia ini, Aku dan istrimu kelak. " jawab Maryane dengan tegas.
" lalu, jika aku mempunyai anak perempuan kelak?? "
" Kau siksa saja Jones. "
" Bagaimana aku menyiksanya mom?? "
" Perk*s* saja dia.. " Jawab Maryane dengan santai.
" Perk**a itu apa mom?? "
" Kau akan tahu saat umurmu sudah dewasa. "
" oke mom. "
Maryane mengikuti sebuah aliran sesat yang sedang kondang di zamannya. Sebuah aliran yang sudah mempunyai ratusan anggota. Aliran itu sudah menjadi target pihak kepolisian dan pemerintah. Karena menyebabkan kasus pembunuhan, pelecehan perempuan dan penyiksaan meningkat tiap tahunya pada perempuan. Membuat seorang perempuan benar benar di lindungi kala itu.
9 tahun kemudian,
" Mom sedang apa?? " tanya seorang pemuda tampan itu kepada mommynya.
" Sedang membaca kitab. " jawab sang mommy.
" Kitab apa mom?? "
" Panduan dari ketua. " ( Ketua adalah pimpinan aliran sesat itu, dan Jones sudah tahu tentang aliran yang di ikuti ibunya. Dia malah sangat mendukung karena menggap dirinya adalah seorang ahli surga dan merasa bahwa derajat nya lebih tinggi dari Tuhan.)
" Benarkah mom?? apakah aku boleh membacanya setelah mommy?? "
" Sangat boleh. "
______
Tahun 2000, Indonesia, Jakarta
Jones sudah menikah dengan Sumari. Seorang gadis jawa dengan wajah ayu. Dan Jones menganggap Sumari memiliki derajat yang sama dengan surga. Karena kelembutan dan kecantikan sosok Sumari.
Sekedar info, Maryane sudah meninggal dua tahun yang lalu. Meninggalkan Jones dengan berbagai ajaran ajaran tidak masuk akal. Aliran sesat yang dianutnya sudah bubar seiring berkembang nya zaman. Namun, sayang Jones sudah menanam ilmu itu didalam otaknya bahkan hatinya. Dia tidak percaya Tuhan, menganggap dirinya adalah manusia Surga.
Pernikahannya dengan Sumari dikaruniai dua orang putra. Putra pertamanya bernama Nathan, dan putra keduanya bernama Mario. Kelahiran dua orang putra membuat Jones semakin yakin, bahwa Sumari adalah titisan surga yang sama derajat nya dengan dia.
Tidak ada yang tahu jelas asal usul Jones. Sumari sudah sangat jatuh cinta pada Jones, bahkan jika Jones selingkuh pun dia masih mau bersama dengan nya. Namun, Jones adalah seorang pria yang setia.
Saat umur Nathan 18 tahun dan Mario 16 tahun. Sumari melahirkan seorang anak perempuan bernama Arin safitri. Kelahiran Arin membuat Jones marah. Ia menggap bahwa Arin adalah jelmaan iblis seperti ajaran yang di anut kala itu. Rasa marahnya tidak terlihat oleh siapapun, bahkan mereka menganggap bahwa Jones sangat bahagia dengan kelahiran Arin.
Sejak kecil Arin hidup menderita, perilaku tak wajar dari ayah nya membuat mental Arin sedikit terganggu.
Arin umur 5 tahun,
" Ayah?? " tanya seorang anak kecil dengan wajah polosnya.
" Ada apa? " tanya balik ayahnya dengan ketus. saat itu Sumari sedang tidak ada dan kedua kakaknya sibuk dengan urusannya masing masing.
" Tidak ada apa apa ayah. " ujarnya dengan gemetar. Ucapan ketus ayahnya membuat Arin takut.
Arin umur 8 tahun,
Nathan sudah menikah dan mempunyai satu orang anak, Nathan sudah pisah hidup dengan kedua orang tuanya dan menetap di luar pulau jawa. Sedangkan Mario sudah bertunangan dan akan segera menikah. Mungkin beberapa bulan lagi acara pernikahan nya akan di gelar.
Arin merasa semakin sedih, kedua penolongnya satu persatu pergi. Siapa yang akan menjadi sandaran kala sedihnya?? ibu?? dia terlalu buta dengan sebuah cinta. Tidak ada yang tahu perlakuan apa yang di lakukan Jones kepadanya sejak kecil. Ayahnya suka membentak dirinya, memukul bahkan menyumpahi dirinya dengan berbagai sumpah kotor.
" Arin sayang.. ibu pergi ke pasar dulu. " pamit sang ibu. Sudah menjadi rutinitas Sumari di hari pekan.
" Iya ibu.. " ucap Arin dengan lembut.
setelah beberapa saat,
" Ayah.. " ucap Arin sembari menarik kaos kelabu yang kenakan sang ayah.
" Emm. " dengus Jones acuh.
" Arin mau main boleh?? "
" Pagi pagi gini kamu mau main???!!! Kamu buta haaa??? " bentak Jones pada Arin.
" Ti-dak.. jad-iii yah. " ucap Arin dengan tubuh gemetar.
" Sini kamu!!!! " teriak Jones dan menarik kasar baju Arin.
" Ayah.. Ampun!! " teriak Arin. Kejadian ini bukan pertama kalinya. Sudah berulang kali Arin mersakan ini.
Jones membawa Arin masuk ke kamar bocah itu. Menggulung sarung yang dia pakai, dan mencambuk tubuh ringkih Arin dengan kasar.
" sakit.. . " desis Arin.
" Ampun.. ayah, ampun. "
" Dasar iblis!!! " teriak Jones.
Arin umur 15 tahun,
Nathan dan mario sudah tinggal sendiri, kini hanya ada Sumari, Jones dan Arin yang sekarang tinggal di Jakarta.
" Arin!! " panggil Jones.
" Iya yah. " dengan nada takut Arin datang ke arah ayahnya.
Umur Jones yang kian tua tidak membuat fikiranya luas dan terbuka, dia masih menganut tradisi aliran sesat itu. Tubuh Jones yang gagah dan tampan, tak ayal membuat dirinya di kira masih umur 40 an.
" Sini kamu. Iblis harus patuh pada surga!! "
Arin menghampiri sang ayah, dan tiba tiba,
cup,
sang Ayah mencium Arin, matanya terbelak. Kalau hanya sebuah rabaan Arin sudah terbiasa, tapi kalau sebuah ciuman Arin merasa aneh. Bila hanya sebuah ciuman singkat itupun di pipi atau dahi. Ingat hanya sebentar.
Ciuman itu semakin dalam, dan membuat Arin semakin kewalahan.
" Ayahhh. " panggil Arin dengan nafas tersenggal.
" Ini agar iblis dalam dirimu hilang!! "
" Aku bukan iblis!! " teriak Arin. Belasan tahun dia dengar ayahnya memanggil dirinya sebagai iblis. Dia bukan iblis, dia manusia!! yang mempunyai perasaan. Manusia biasa yang juga ingin bersosial, bukan di kekang di dalam rumah dan di berlakukan tak wajar.
" ARIN!!! " teriak Sumari ketika mendengar sang anak meneriaki ayahnya.
" Ibu... " isak Arin pecah. Lagi lagi ibunya akan membela sang ayah. Dan di yang akan menjadi sasaran.
Arin langsung masuk kamar dan mengkuncinya rapat.
" Hiks... hiks... hiks.. "
" Tuhan!! Apa salah ku??? aku bingung, kenapa aku merasa apa yang di lakukan ayah tidak wajar. Apakah ada seorang ayah mencium bibir anaknya seperti itu?? " gumam Arin. Dia gadis polos yang linglung sekitar. Hidup belasan tahun di kurung oleh sang ayah. Membuat dirinya menjadi gadis pendiam dan tertutup. Matanya seakan lelah menangis.
Disiksa, di perlakukan aneh oleh sang ayah membuat Arin bingung. Apa salahnya?? dan lagi sebuah panggilan iblis itu, Membuat dadanya sesak jika harus mengingat.
_______
" Arin.. " panggil salah satu guru. Guru itu memperhatikan tingkah Arin. Tak seperti teman sebaya nya, dia cenderung diam dan tertutup. Tingkah aneh itu di tambah dengan suara desahan dikala Arin sendiri. Ada apa dengan Arin?? kenapa anak smp bisa menirukan gerakan dan suara seks??
" Iya bu?? " jawab Arin. Dia terkenal dengan sosok lembut nya.
" Ibu harap kamu jujur Arin. Apakah kamu maniak film porno?? "
" Film porno itu apa bu?? "
" Film yang mengajarkan atau mempertontonkan adegan dewasa. "
" Tidak bu, saya tidak pernah melihat tv dan tidak punya hp. " ucap Arin polos dan jujur.
" Lalu.. kenapa di saat sendiri kamu mengeluarkan suara aneh?? "
" Emmm... tidak apa apa bu. " ucap Arin dengan gugup.
" Arin, ada apa?? " tanya bu guru itu bertambah bingung.
Apa aku tanyakan saja?? ..batin Arin.
" Bu, kalau ada saudara sedarah mencium kita apakah boleh?? "
" Astaga!! Arin pertanyaan macam apa itu?? tentu saja tidak boleh. berdosa."
" Bagaimana hubungan ayah dan anak?? "
" Hubungan ayah dan anak seperti hubungan kita dengan ibu." Ucap guru itu sedikit bingung.
" Baik bu, saya permisi. " pamit Arin.
dia sudah paham, apa yang di lakukan ayahnya salah besar.
Arin umur 18 tahun,
Sebentar lagi Arin akan lulus SMA. Dia menjadi remaja yang semakin tertutup bahkan satu teman pun dia tidak punya.
Perilaku sang ayah semakin menjadi jadi, Arin sudah pernah mengadu pada ibunya. Namun, sebuah tamparan yang dia dapatkan. Dan itu membuat Arin kapok, dan memilih diam.
Saat ini sang ibu sedang sakit terbaring di rumah sakit. Kedua kakaknya berencana pulang. Itu membuat Arin sangat senang, hanya kedua kakaknya saja yang saat ini di andalkan Arin. Tak ada sandaran kecuali kedua kakaknya. Walaupun sang kakak tidak tahu masalah apa yang di hadapi.
Di rumah, sepi. hanya ada Arin dan Jones. Membuat Arin ketar ketir.
" Arin! " panggil Jones.
" Iya yah... "
Jones menarik Arin masuk ke kamar mandi dan menguncinya.
" Ayah??? " bibir Arin sudah bergetar. Kakinya lemas, banyak fikiran kotor hinggap di kepala Arin. Mengingat sang ayah yang kerap melecehkan dirinya.
" Kamu maukan, jika jiwa iblis mu hilang?? "
" AKU BUKAN IBLIS???!!!! "
" Arin!! " bentak Jones membuat Arin tak bersuara.
"AAAAAAAAAAAAA. "
Semua sudah hilang. Mahkota yang dia jaga hilang. Jiwanya hilang, raganya kosong. Jalan hidupnya tak tau arah. Semua lenyap dalam satu jam lamanya. Ayahnya adalah seorang iblis yang sebenarnya.
" Hiks.... TUHAN!! KAU TIDAK MENDENGAR KELUH KESAHKU?? TANGIS KU?? " guman Arin. Dia sedang duduk di lantai kamar mandi kamarnya yang dingin. Air shower masih mengalir. Membersihkan dengan paksa bekas percintaan dirinya dengan ayah kandung nya.
_____
Satu minggu sejak kejadian itu. Sumari sudah pulih dan sekarang rawat jalan. Arin hanya diam, pandangan nya kosong. Jiwanya telang hilang.
" Dek.. " seru Nathan. yang sudah beberapa hari memperhatikan Arin.
" Iya kak. " jawab Arin yang masih dengan pandangan kosong. Menatap lawan bicara nya pun tidak.
" Arin. kalau di ajak bicara lihat lawan bicara nya. " tegur Mario.
" Hiks... " tangis Arin pecah. Dirinya sudah lemah, bentakan kecil saja membuat tubuhnya bergetar tak karuan. Mengingatkan betapa kejamnya sang ayah.
" Mario, jangan terlalu keras. " ucap Nathan. Dia yang lebih lembut dari adiknya.
" Maaf kak, Arin ayo ikut kita. " ucap Mario mengajak sang adik. Dari tatapan matanya dia sudah tahu bahwa ada masalah berat yang di alami sang adik.
di sebuah taman,
" Ada apa dek??" tanya Nathan.
" ...."
" Arin.. " ucap Mario.
" Tidak kak.. aku hanya butuh pelukan dari kalian. " ucap Arin. Ini adalah aib dirinya.
" Uhhh adik kakak manja sekali. "
_____
1 bulan kemudian,
Arin tidak hanya di perkosa satu kali oleh sang ayah, tapi berulang ulang kali.
" Hoek... Hoek.. "
" Ya tuhan, ada apa ini?? " gumam Arin. Sudah beberapa hari ini badanya lemas dan tak nafsu makan.
" Sayang... sini aku pijitin. " suara suara sang ayah yang dapat Arin dengar.
Ia merasa senang dengan hubungan ayah dan ibunya yang harmonis.
_____
" Apa?? saya hamil dok?? " tanya Arin.
" Benar nona. Tapi kehamilan nona di usia muda sangat beresiko. "
_____
Lemas, Arin sudah tidak dapat berfikir lagi. Harapan masa depan cerah sudah tidak ada lagi. Penjelasan dari sang dokter pun tidak Arin gubris. Melewati jalanan dengan tatapan kosong.
____
" Terima kasih sayang. " ucap Sumari.
hubungan ibu dan ayahnya semakin harmonis dan mesra. Melihat tatapan bahagia sang ibu membuat Arin tertambah hancur. Ia tidak berani jika harus jujur.
____
Ucapan terakhir,
Tuhan, Kau hebat.
Membuat ku hidup di ambang neraka, sebenarnya siapa aku ini?? dosa apa yang telah ku lakukan di masa lalu??
Semua keluhan ku, semua tangis ku, di sepanjang malamku hanya untuk berdoa untukmu..
Tapi apa?? semua kian hancur, ada perasaan yang harus aku jaga..
Ini sebuah aib, aku tidak kuat Tuhan..
Ini terlaku menyakitkan, jika aku arbosi, aku takut...
Dia sebuah nyawa tak berdosa, yang ingin di lahirkan di dunia dengan orang tua sempurna..
Tapi, aku tak akan bisa,
Sejak kecil, hidupku sudah menderita..
Sejak dulu aku ingin mengakhiri semua...
Kata lelah, rasanya tak lagi mampu menopang hatiku,
betapa hancur perasaan ku kala ini...
Dunia tidak adil,
CUKUP TUHAN!! CUKUP!!
HUKUM AKU DI NERAKA MU SAJA!!
Arin Safitri.
Dengan jalan gontai, Arin mengambil pisau dia menyayat urat nadinya. Memotong lehernya sendiri. Tak ada rasa sakit. Karena itu belum seberapa dengan rasa sakit yang selama ini dia rasakan. Sudah selesai kepedihan ini. Dengan begini dia tidak akan merusak perasaan sang ibu, dengan begini tak akan ada sebuah aib yang harus di tutupi dan dengan begini, dirinya jauh lebih baik.
" Selamat tinggal dunia... " ucap Arin untuk terakhir kalinya.
tamat.
Ini sudah tamat ya, karena cerita ini hanya mengisahkan seorang Arin safitri saja. Sedangkan tokoh lainya hanya sebagai pendamping.
#Jangan lupa di like ❤
# Baca juga cerpen aku yang lain.
# Jangan lupa baca juga novel aku, klik aja profil aku.
Terima kasih 😀🤗