Disebuah desa, tinggallah seorang nenek yang bernama Nek Rani, ia hidup dengan kedua cucunya yang berparas cantik, Nura dan Anis.
Suatu ketika sang Nenek menyuruh kedua cucunya untuk ke pasar membeli makanan. Sesampai di pasar, Nura dan Anis melihat kerumunan dan segera mendekat.
" permisi.... ini ada apa yah..? " tanya Anis.
" disana ada seorang wanita yang melakukan bunuh diri" jawab salah satu warga desa.
" dimana sih...? " ucap Nura.
" di depan gang yang kecil itu terdapat rumah besar... disana kau bisa melihat gadis itu menggantung dirinya. " jawan warga tersebut.
" kenapa mereka hanya menatapnya tanpa membantu gadis itu untuk dimakamkan..? " ucap Anis.
" kita semua sudah berusaha.. tapi ada yang aneh dengan rumah itu. " ucap Warga.
" anehhh.... aneh kenapa..? " ucap Anis.
" anehnya kami semua tidak bisa masuk ke dalam rumah tersebut... kami mencoba memdobrak pintunya bahkan kami menggunkan beberapa benda tajam,namun kami tidak berhasil untuk membukanya. " ucap Sang warga.
" allaaaa.... kalian aja yang pada lemah. " ucap Nura.
Sepulang dari pasar,Nura dan Anis melewati gang tersebut.Nura yang sedang melirik rumah tersebut tiba tiba saja melihat bayangan hitam. ia pun berhenti dari langkahnya dan mencoba masuk ke dalam rumah tersebut. Anis yang melihat Nura, akhirnya mengikutinya.
" kenapa kesini sih...? kan serem... " ucap Anis.
" serem apanya.... biasa aja deh. " jawab Nura.
Nura mendekati pintu tersebut dan mencoba untuk membukanya. Siapa sangka akhirnya Nura berhasil membuka pintu tersebut dan berlari masuk ke dalam rumah tersebut.
" Nura.... ayo pulang... nanti nenek khawatir ..." ucap Anis.
" kalau mau pulang... pulang aja sendiri. " jawab Nura.
Anis yang merasa takut akhirnya pergi dan meninggalkan Nura.
Nura berkeliling melihat rumah besar nan mewah tersebut. hingga seketika ia berhenti dan menatap satu ruangan dengan gagang pintu yang terbuat dari emas. Tanpa basa basi Nura membuka ruangan tersebut dan terkejut melihat seorang gadis tergantung dengan gaun yang mewah,matanya melotot hingga lidahnya pun keluar.
" aaaaaa.... sialan... kau mengejutkan ku. " ucap Nura sambil melihat mayat tersebut.
Nura membuka lemari yang ada di ruangan tersebut dan melihat satu gaun yang berwarna merah darah.
" wahhhh.... cantik sekali gaunnya... aku bawa pulang saja.. hmm" ucap Nura sambil memegang gaun.
Saat Nura mencoba untuk keluar dari rumah tersebut,ia mendengar sesuatu.ia pun berbalik dan melihat sosok yang sangat menakutkan mencoba mendekatinya, sosok tersebut di lumuri darah dan kepalanya berputar.
Nura yang terkejut serta takut akhirnya lari hingga ia selamat sampai kerumahnya.
" aaaa.... sialan.... dasar setan nggak guna. " teriak Nura.
" Kak Nura kok teriak gitu... kenapa..? kakak lihat hantu yah.. " ucap Anis.
" iya... hantunya mirip lo makanya gue lari.." ucap Nura sambil memasuki kamarnya.
" ehhh......sok cantik aja. " ucap Anis.
Di malam hari Sang Nenek dan Anis tertidur pulas kecuali Nura. Nura pun bangun dan mencoba gaun tersebut. Saat Nura mencobanya ia melihat wajahnya di cermin bertambah cantik sambil tersenyum. Tak lama pun gaun tersebut tiba tiba saja melilit leher Nura hingga ia tak bisa bernafas. Nura yang mencoba melepas gaun tersebut justru membuatnya terjatuh dari jendela hingga akhinya tubuhnya tertancap di atas kayu yang tajam.
Nenek dan Anispun terbangun mendengar suara berisik dan memeriksanya. merekapun terkejut melihat Nura,dan tiba tiba gaun itupun memanjang dan menarik sang nenek dan Anis hingga terjatuh seperti yang di alami Nura.
Keesokannya wargapun memakamkan sang nenek dan kedua cucunya.Namun para warga tak mengetahui penyebab terjadinya kematian ketiganya. dan Gaun yang berwarna merah darah tersebut menghilang.
Tamat.