"Arata?Apa yg sedang kau lakukan dengan,Mika?!"Tanya seorang perempuan sambil meneteskan air mata.
"Aku sekarang berpacaran dengan Mika.."Jawab laki - laki itu dengan tenang.
"Gin Arata..Aku ingin kita putus hari ini"Kata perempuan itu dengan nada tegas.
"Putus saja,Lagipula kau hanya seorang perempuan culun.Aku berpacaran denganmu hanya untuk uangmu saja~"Kata Arata dengan sombongnya.
"Dan juga Mika lebih cantik darimu,Tia.Dia lebih stylish darimu"Kata Arata memuji Mika.
"Tak kusangka kau merebut pacar sahabatmu sendiri,Mika"Kata Tia kecewa akan perbuatan sahabatnya itu.
"Heh,Memangnya kau pantas memarahiku seperti itu,Gadis culun~?"Kata Mika sambil tertawa kecil.
"Kalian akan menyesali ini semua"Tegas Tia kemudian berjalan dengan marahnya darisana.
TIA PERGI DARISANA DENGAN MARAHNYA KEMUDIAN BERGEGAS KEMBALI KE RUMAHNYA.
DISANA...
"Siapa yg membuatmu menangis?"Tanya seorang laki - laki dengan khawatir sambil memegangi wajah Tia.
"Tidak apa - apa,Arnius.Aku baik - baik saja"Jawab Tia lalu melepaskan tangan Arnius dari wajahnya.
"Tapi wajahmu merah dan matamu sembab pasti ada yg membuatmu menangis kan?"Tanya Arnius sekali lagi.
"Itu..Arata.Dia berselingkuh dengan sahabatku sendiri,Mika"Kata Tia dengan wajah murung.
"Baji**an itu!"Umpat Arnius dengan wajah marah.
"Tenanglah Arnius"Kata Tia sambil tersenyum.
"Apakah kau memiliki rencana untuk membalas mereka?"Tanya Arnius.
"Tentu"Jawab Tia dengan singkat,padat,dan jelas.
"Aku akan merubah penampilanku..Dan aku akan melakukan beberapa cara untuk menaikkan popularitas dan juga pesonaku di sekolah.Aku tidak ingin menjadi bayangan selamanya"Jelas Tia.
"Dan ngomong - ngomong Arnius,Kenapa kau mau berteman dengan perempuan culun sepertiku?"Tanya Tia heran.
"A-aku tidak membeda - bedakan orang.Itu saja"Jawab Arnius menyembunyikan sesuatu.
"Hahh..Tia andai saja kau tahu isi hatiku yg sebenarnya"Kata Arnius di dalam hati.
"Baiklah?"Kata Tia kemudian mengeluarkan handphonenya.
*TAP TAP*Tia menekan sesuatu di handphonenya.
"Apa yg kau lakukan?"Tanya Arnius kepadanya.
"Aku akan membeli lensa kontak untuk menggantikan kacamata ini.Setelah kupikir - pikir ternyata saranmu waktu itu memang bagus"Jawab Tia sambil tersenyum lebar.
SELAIN MEMBELI LENSA KONTAK TIA JUGA MEMBELI BEBERAPA PAKAIAN UNTUK DIPAKAINYA PERGI KE KAMPUS NANTINYA...
KEESOKAN HARINYA...
"Barangku baru sampai 1 minggu lagi.Aku harus mengenakan ini dulu"Kata Tia kemudian memakai baju yg biasanya ia pakai ke kampus.
SAAT TIA AKAN BERANGKAT KE KAMPUS,ARNIUS MENGANTARKANNYA KARENA BERHUBUNG MEREKA SEKAMPUS.
SESAMPAINYA DI KAMPUS...
"Aku akan pergi ke kelasku sekarang.Sampai jumpa nanti sore,Arnius"Kata Tia kemudian melambai kepada Arnius lalu berjalan pergi.
DI KORIDOR KAMPUS...
"Hei itukan anak yg baru diputusin sama Arata kan?"Bisik orang - orang di belakang Tia.
"Heh,Akhirnya dia dan Arata putus.Mereka kan nggak cocok"Bisik yg lainnya.
TIA TETAP TEGAR MENDENGAR PERKATAAN ORANG - ORANG YG TIDAK MENGETAHUI FAKTA YG SEBENARNYA ITU.TIBA - TIBA DARI BELAKANG..
"Tia"Panggil Arnius sambil memegang pundak Tia.
"Kenapa kau pergi kesini?Bukankah arah kelasmu kesana?"Tanya Tia keheranan.
"Aku berfirasat kalau orang - orang akan membicarakanmu dari belakang.Jadi aku datang untuk mengantarmu sampai ke kelas"Jawab Arnius.
*DEG DEG DEG*Setelah Arnius mengatakan itu jantung Tia berdetak tak beraturan.
"A-ah iya terima kasih"Kata Tia malu - malu.
"Hehe,Sama - sama"Kata Arnius kepada Tia.
SETIAP HARINYA TIA TERUS DI CEMOOH SEPERTI ITU.CIBIRAN - CIBIRAN SETIAP ORANG SELALU TERDENGAR DI TELINGA TIA TIAP KALI IA BERADA DI KAMPUS.
1 MINGGU KEMUDIAN...
*SREK SREK*Suara gunting yg sedang Tia pakai memotong rambutnya yg panjang di depan cermin.
"Untung saja barang - barangku sudah sampai tadi malam.Aku akan menunjukkan kepada mereka apa arti cantik yg sebenarnya"Kata Tia dengan senyuman menyeringai di wajahnya.
SEPERTI BIASANYA,TIA SELALU BERANGKAT KE KAMPUS BERSAMA DENGAN ARNIUS.
DI KAMPUS...
"Semoga kalian tidak menyesal Gin Arata,Nata Mika"Kata Tia di dalam hati saat ia turun dari mobil.
DI DALAM KAMPUS..
"Siapa perempuan itu?Cantik sekali!"Kata orang - orang memuji penampilan Tia yg sangat cantik.
"Heh,Kalian pasti akan terkejut jika mengetahui kalau yg kalian lihat adalah perempuan yg telah kalian hina"Kata Tia kemudian masuk ke dalam kelasnya.
SAAT TIA MEMASUKI KELASNYA,SEMUA MATA MENATAP KAGUM KE ARAH TIA.DARI TATAPAN JIJIK SEKETIKA BERUBAH MENJADI TATAPAN KAGUM.TIA MENGHIRAUKAN TATAPAN - TATAPAN ITU DAN HANYA BERJALAN KE TEMPAT DUDUKNYA..
SEISI KELAS KAGET KARENA MELIHATNYA DUDUK DISANA.SALAH SATU DARI MEREKA KEMUDIAN BERKATA...
"Kenapa kau duduk disitu?!Itu adalah tempat duduk perempuan culun itu!"Kata seorang perempuan kepada Tia.
"Oh,Maksudmu tempatku?"Tanya Tia sambil tersenyum dingin.
"Kau adalah Tia?!"Kaget semua orang yg ada di kelas.
"Iya,Aku adalah Tia.Kalian pasti terkejut kenapa aku berubah 180° kan?"Kata Tia kepada seisi kelas.
"Dia bahkan lebih cantik dari Mika"Bisik orang - orang.
"Kau akan membayar penghinaan ini,Tia!!"Marah Mika di dalam hati.
SETELAH KELAS SELESAI...
DI HALAMAN BELAKANG KAMPUS..
"Apa maksudmu mempermalukanku seperti itu tadi?!"Kata Mika yg langsung melabrak Tia yg sedang berada di halaman belakang kampus.
"Apakah kau tidak tahu kalau setelah aku putus dengan Arata aku selalu dihina?Bahkan dibully?"Tanya Tia dengan nada sinis.
"...."
MIKA HANYA DIAM MEMBISU MENDENGAR PERKATAAN TIA.IA TIDAK BISA MENGELAK DARI FAKTA TERSEBUT.
"Tia,Aku..."
"Apalagi yg ingin kau katakan?Kau ingin bilang kalau kau menyesal telah merebut pacar sahabatmu sendiri?Heh,Aku tidak akan memaafkanmu semudah itu.AKU.AKAN.MEMBUATMU.MEMBAYARNYA.
BERKALI - KALI.LIPAT"Kata Tia dengan nada tegas.
"Apa yg terjadi disini,Mika?"Tanya Arata yg tiba - tiba mendatangi mereka berdua.
"Halo..Arata"Kata Tia dengan nada sinis.
"Apakah aku mengenalmu?"Tanya Arata kebingungan.
"Kita baru saja putus kemarin,Dan kau bilang kalau kau tidak mengenaliku?How Pathetic.."Sindirnya.
"Tia?!"Kaget Arata melihat penampilan Tia yg sangat berbeda.
"Aku minta maaf,Tia.Semua ini hanya kesalahan kecil.Kumohon jadilah pacarku lagi"Kata Arata memohon - mohon sambil memegangi tangan Tia.
"Singkirkan tangan kotormu dari,Pacarku"Tegas Arnius kemudian menghempaskan tangan Arata yg sedang memegangi tangan Tia.
"Arnius..."Kata Tia dengan suara kecil sambil memandangi Arnius yg sedang kelihatan marah.
ARATA KAGET KARENA ARNIUS MENYEBUT TIA SEBAGAI PACARNYA.
"Seperti yg dikatakan oleh Tia tadi.Kalian akan membayar semua yg telah kalian lakukan.Lagipula ini baru permulaan"Kata Arnius.
"Lebih baik kita pergi darisini sekarang,Tia.Tidak baik menghabiskan waktu dengan sampah seperti mereka"Sambungnya kemudian membawa Tia pergi darisana.
ARATA MENYESAL DENGAN APA YG TELAH IA PERBUAT TERHADAP TIA.DIA TERUS TENGGELAM DALAM PENYESALAN SETIAP HARINYA.
HARI - HARINYA DAN JUGA MIKA TIDAK BERJALAN DENGAN MULUS DI KAMPUS,KARENA TIA DAN ARNIUS SELALU MELAKUKAN BERBAGAI CARA AGAR BISA MEMPERMALUKAN DIRINYA.
SAMPAI KETIKA IA DIKELUARKAN DARI KAMPUS,KARENA TIDAK PERNAH MEMPERHATIKAN PELAJARAN SEKALIGUS NILAI - NILAI YG SEMAKIN LAMA SEMAKIN MENURUN.
PADA AKHIRNYA TIA DAN JUGA ARNIUS LULUS DARI KAMPUS DENGAN NILAI TERBAIK.DAN KEMUDIAN BEKERJA DI TEMPAT YG SAMA.
HINGGA PADA SUATU HARI,MEREKA BERDUA MEMUTUSKAN UNTUK MENIKAH KARENA TELAH BERPACARAN CUKUP LAMA.MEREKA JUUGA DIKARUNIAI 2 ANAK KEMBAR TAK IDENTIK YG DIBERI NAMA ZIKA HIMIKO DAN JUGA ZIKA JULIAN.
~The End~