"ada kalanya persoalan hidup
membuat kita lelah agar
kita sadar bahwa dunia
bukan tujuan akhir kita melainkan
hanya tempat singgah yang
suatu hari nanti akan kita
tinggalkan
de sabrina💚🏵️🌼
....
...
hari sudah berlalu bulanpun sudah berganti,rasa pening sakit kepala itu mulai menyerangnya pada musim panas,Ali jadi agak cemas,tepi tak pernah dia bayangkan bahwa gejala itu akan berkembang menjadi sesuatu yang serius,sekarang,kalau mengingat-ingat lagi semuanya,Ali suka bertanya-tanya apakah dia tahu bahwa rasa pening dan sakit kepala itu merupakan tanda tanda dari apa yang akan terjadi.
.....
perkenalkan aku Ali aku mempunyai tunangan kami baru masuk kuliah di kampus yang SMA dan kami selalu bersama,ini kisahku aku disni tidak bisa menyebut apa agamaku di mna rumahku apa aku asli orang Indonesia atau bukan hihi,aku dan celin sudah bertunangan selama dua tahun dari semenjak SMA klas 3,aku dan celin sudah berjanji akan bersama-sama hingga kita mempunya cucu,dalam fese hidupku aku hanya mencintai celin hanya dia.aku berharap bisa menikah' dan mempunya anak cucu bersamanya, tapi ada yang membuatku takut saat ketika gejala-gejala yang setiap aku lihat saat bersama celin aku merasa ada yang aneh tapi tidak perna aku bayangkan.
saat kami di kantin tiba-tiba aku melihat celin memegn kepalanya aku bertanya kepada dia
"celin kenpa kau selalu saja memegan kepalamu,!sayang apa ada yang sakit"? tanyaku.
"tidak ada ini hanya pusing biasa"!.Jawa celin,
kumelihat dia terus saja tersenyum seyuman yang membut aku ingin segera menghalalinya.
pada musim perlombaan bernyanyi,keadaan celin semakin buruk.pada tahun ini celin berharap bisa ikut masuk dalam lomba bernyanyi,tapi dalam hati Ali masih bertanya-tanya.
jujur aku akan selalu mendukung celin dengan bakat bernyanyinya dia mempunyai suara yang bagus.tunangganku yang cantik polos imuet itu,tapi dalam hatiku aku selalu bertanya-tanya penyakit apa yang telah mengganggu kesehatan celin kalau sedang when i'm singing. kadang dia bernyanyi terputus-putus.dulu aku tidak perna melihanya begini, terkadang aku milihat dia suka oleng kalau memaksa bernyanyi,rasa frustasinya semkin meningkat dalam setiap latihan bernyanyi ,
aku dan celin memilih pulang bersama kerumah celin aku mengendarai mobil dengan rasa hampa,aku tidak tau apa yang aku pikirkan.aku merasa terus hawatir dengan celin ada rasa takut di dalam diriku,tapi aku mencoba kuat.aku terus melaju menyusuri jalan saat aku melintasi sebuah taman aku berfikir untuk membawa celin jalan-jalan sejenap,aku turun dari mobil dan melangkah untuk membukakan pintu untuk celin,
"ayo sayang kita jalan-jalan sebentar ya''?ucap Ali
''apa kamu akan membawaku ke taman melihat bunga"? tanya celin dengn senyuman manisnya.aku merasa bahagia melihat senyum dari kekasih yang sngat aku cintai.
mereka melngkah pelan untuk menuju ketaman,celin terus saja tersenyum, sampai disatu kursi yang cukup diduduki husus dua orang.
aku mengajak celin untuk duduk Kami berdua duduk dan menikmati harumnya bunga,angin yang sejuk,aku terus merangkul celin saat aku sedang diam tiba-tiba celin mengejutkanku,
"sayang apa kamu tau akhir-akhir ini aku sangat-sangat menyukai bau harumnya bunga''! aku yang mendengar itu merasa aneh,tapi aku membuang pikiran anehku dan menjawab ucapan celin
" sayang jika memang kamu menyukai bau harum bunga setiap hari nantik akan aku kirim bunga kerumahmu,!!!''
"kenapa harus setiap hari? aku tidak perna mnyuruhmu''.celin berucap sampil memukul dada Ali dan memeluknya.
"baiklah aku akan turuti semua kemauan kamu tapi kamu harus berjanji kepadaku jagalah kesehatamu untukku dan keluargamu,?ok''. Aku terus saja memperhatikan celin aku menggenggam tangan yang terasa dingin,aku bertanya-tanya kenapa tangganya celin dingin padahal dahinya tidak panas aku menatap wajahnya yang berserih tidak menunjukan pucat atau gejalh lainnya,rasa hawatirku tambah menjadi saat aku melihat setetes darah keluar melewati hidung celin
"sayang kenapa hidungmu berdarah"? tanyaku aku melihat darah segar terus mengalir,dengan sigap aku kembali kemobil untuk mengambil tisu dan minta kayu putih.
celin terus saja menghapus darahnya dari hidunya memakai tangganya,dia menangis dia merasa takut akan darah yang keluar dari hidungnya batinnya berkata
"ya Tuhan apa ini.kenapa darah ini mengalir trus apa yang sebenarnya terjadi kepadaku,"
Ali berlari dari arah mobil dan duduk di saping celin
"sayang sini biar aku bersihkan"? aku terus membersihkan hidung tangan celin yang di penuhi dara, setelah selesai aku memandang wajah senduh itu, aku memandang celin yang menangis aku merasa tidak tega melihat dia menangis aku membawa dia kepelukanku, aku sudah tidak bisa berkata apa-apa, "percayalah sayang semuanya akan baik-baik saja" aku terus mencium kening celin agar dia tenang, akhirnya dia tenang saat aku menatap wajahnya dalam-dalam
"Ali aku ingin pulang,kepalaku pusing."!!!ucap celin
"baiklah ayo kita pulang"aku membawa celin pegi dari taman langkah kakinya yang pelan membuatku bertanya-tanya apa memang seperti ini saat orang mimisan,tak lama aku dan celin tiba di parkiran,aku membuka pintu mobil samping agar celin masuk dan duduk,setelah dia duduk aku menutup pintu samping dan belari membuka pintu pengemudi,gak lama aku melaju pelan,pergi meninggalkan taman,
di sepanjang perjalanan pulang Ali dan Xeon hanya diam celin menyandarkan kepalanya di pintu mobil,rasa sakit teramat sakit di kepalanya yang iya rasakan membuatnya kalut dalam pikirannya sendiri, celin tidak menyadari bahwa Ali sedari tadi tidak henti-hentinya melihat kearahnya sambil mengemudi. beberapa menit kemudian mobil yang di kendarai Ali terparkir rapi di depan rumah celin,
"sayang hey sudah sampai" ucap Ali,.
aku melihat wajah lemah dari celin merasa teriris,aku keluar dan memutar untuk membukakan pintu celin,aku melihat celin pucat, dengan rasa sayang aku menggendong celin untuk memasuki rumah,sebelum kita berdua sampi pintu sudah terbuka terlihat mama celin dan adek celin,,,,,,,,,
.
.
.
.
.
.
.
makasih ya kakak yang sudah mampir kekaryaku,smuga suka🤗🤗🤗🤗.
ini kisah orang yang aku kenal tapi sebagian ada yang aku tambahin ya agar mantep dikitlah,
baca terus ya kkak sampai happy ending