Untuk orang awam, hal yang berbau mistis itu sudah biasa. salah satunya adalah pamanku, dia adalah orang pintar di desanya.
waktu itu umurku masih sekitar 12th, aku selalu penasaran dengan mahluk t'kasat mata.
akhirnya disarankan agar aku membuka mata ketiga ku, selama proses ritual aku merasa baik2 saja, sampai dengan hasil memuaskan, setelahnya aku sakit selama setengah bulan lebih.
Semenjak hari pertama ritual selesai, aku selalu melihat bayangan hitam berada didekat ku.
dia tersenyum.
kadang diam dengan tatapan sendu.
Setelah setengah bulan berlalu dan aku dinyatakan sembuh, dimulailah bermacam sosok yang hadir dan hilang begitu saja sering muncul di hadapanku.
kadang hanya saat aku melamun sebentar, didepanku sudah ada sosok yang menyeramkan.
Kadang aku berpura-pura tidak melihatnya, mengalihkan perhatian ku dengan cara menggambar dan melukis.
hanya satu yang janggal, 1 sosok yang tidak pernah hilang dari awal ritual selesai sampai kesembuhan ku!
saat 1 sosok itu muncul, semuanya pergi.
sosok itu selalu ada, dimanapun aku ada.
pernah sekali aku pergi ke sekolah, saat istirahat ku lihat sosok itu berdiri disamping pojok pintu sambil memandang ku, tidak ada raut muka sama sekali.
dia hanya memandangku dengan tatapan melotot, muka pucat dan rambut yang tergerai begitu saja.
dilain waktu,
aku melihat sosok itu saat aku pertama kali belajar menaiki motor.
alhasil aku kecelakaan.
tapi aku tidak mengalami luka yang fatal, hanya luka kecil yang akan sembuh dalam hitungan hari.
padahal aku tahu betul kecelakaan itu termasuk kecelakaan besar, 2 motor yang saling terbentur dan masih di susul lagi dengan pick up yang menghantam bagian belakang motor ku.
keanehannya jelas terlihat saat lawan kecelakaan itu sampai di bawa ke UGD karena kritis, dan mengalami kepala bocor.
lalu kenapa aku tidak kenapa2 ?
Aku selalu menganggap itu hal wajar,
ku rasa nyawaku masih panjang.
Hingga dibulan kelahiran ku, semua sosok itu muncul. semuanya, bahkan tak terhitung banyaknya.
Aku menangis di pojok kamar.
Aku berteriak dengan keras, dan histeris. hingga ibuku mulai khawatir dan mulai menghubungi pamanku yang tinggal di desa sebrang.
ku lihat 1 sosok yang selalu disampingku, dia semakin mendekat, terus mendekat sampai aku sesak.
semua pandanganku kabur.
tapi itu berhasil, sosok yang lain mulai menghilang satu persatu.
sampai tersisa 1 sosok yang selalu mendampingiku.
dia tersenyum.
tersenyum tepat di depan wajahku.
sambil mengatakan : "jadilah cucu yang kuat!"
Aku langsung pingsan.
Saat aku sadar, ibu dan pamanku sedang berada di sisiku. tapi aku tidak melihat sosok itu lagi.
dia menghilang.
Lalu kuceritakan semua yang aku alami, semua yang aku lihat, tapi ibu dan pamanku hanya tersenyum lalu berkata, : " itu sebabnya ibu dan pamanmu tidak membiarkan mu melihat itu semua. kamu belum siap, dan kamu tahu 1 sosok itu adalah penjaga mu. dia adalah ibu dari ayahmu, yang berarti dia adalah nenekmu. sebelum beliau meninggal dia menitipkan pesan agar selalu menjagamu meski ajal menjemput nya. perbanyaklah berdoa agar nenekmu tenang disana. "
Semenjak saat itu, mata ketiga ku ditutup kembali.
Dan aku tidak ingin lagi melihat hal yang tidak seharusnya dilihat.
@Kisahnyataku