Kali ini, Alesha tidak menoleh kembali.
Ia berjalan menyusul suaminya, menggenggam tangan Dimas, dan melangkah menuju pintu keberangkatan.
Di belakangnya, masa lalu berdiri sebagai kenangan.
Di hadapannya, masa depan menunggu untuk dijalani.
Dan di sampingnya, ada seseorang yang memilih untuk tinggal.
Sebab tidak semua cinta ditakdirkan untuk berakhir bersama. Ada cinta yang datang untuk mengajarkan kita cara mencintai, dan ada cinta yang datang untuk mengajarkan kita arti pulang.
Arkan adalah cinta yang pernah Alesha impikan.
Dimas adalah cinta yang akhirnya Alesha pilih.
Dan untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun, Alesha memahami bahwa ia tidak perlu menghapus cinta pertamanya untuk bisa mencintai suaminya sepenuh hati.
Tamat.