Pada suatu desa kecil, ada seorang gadis yang bernama Azza. Azza adalah gadis yang sangat cantik, pintar, dan cerdas. Ia juga sangat berbakti pada orang tuanya, namun ia memiliki satu masalah yaitu ekonominya. Sedari kecil Azza selalu membantu orang tuanya untuk bekerja. Dari dahulu Azza memiliki cita-cita menjadi seorang pengusaha sukses namun baginya itu mustahil untuk terjadi, tetapi ia tak mengurungkan cita-citanya begitu saja. Meskipun baginya itu mustahil untuk terjadi.
Saat ia mulai memasuki sekolah menengah pertama, ia memulai untuk mencoba banyak hal-hal baru. Azza selalu ikut serta dalam kegiatan lomba sekolahnya, tak hanya itu ia juga mengikuti beberapa ekstrakurikuler yang ada di sekolah nya. Azza selalu belajar dengan sangat giat, dan tetap selalu membantu orang tuanya. Dengan kepintarannya tersebut ia berhasil meraih banyak prestasi. Tentu saja hal itu membuat orang tuanya merasa bangga. Suatu saat ketika mereka sedang duduk bersama di ruang tamu ibu berkata kepada Azza "ibu tak menyangka bahwa kamu bisa meraih prestasi banyak prestasi" ucap ibu sambil mengusap kepala Azza dengan lembut. Ayah juga berkata "ayah juga tidak menyangka bahwa anak kesayangan ayah berhasil meraih prestasinya" ucap ayah dengan tatapan penuh bangga pada Azza, Azza pun menjawab "iya ayah, ibu, Azza juga tidak menyangka kalau Azza bisa berhasil meraih prestasi, ini juga berkat dukungan dan doa dari ayah dan ibu, terimakasih ayah ibu telah mendukung aku" ucap Azza kepada kedua orang tuanya.
Mereka bertiga pun berpelukan dan merasakan suasana keluarga yang penuh dengan kehangatan. Waktu terus berlalu hari demi hari terlewati dengan begitu cepat. Kini Azza sudah duduk di bangku sekolah menengah atas, dimana sebentar lagi ia akan menjalani kehidupan yang sesungguhnya. Di bangku SMA ini Azza belajar semakin giat lagi, karena ia tetap ingin berusaha mencapai cita-citanya. Setiap hari Azza selalu belajar dengan penuh semangat yang terus menerus tumbuh setiap harinya. Pada suatu hari yang cerah Azza sedang bersantai dirumahnya sambil memegang handphone nya. Saat ia sedang melihat sosmed, handphone nya bergetar karena notif masuk dari gurunya, ia pun membuka notifikasi itu. Saat ia melihat apa yang dikirim oleh gurunya, ia merasa sangat bahagia, dimana notifikasi itu berisi tentang beasiswa ke universitas ternama. Hal itu justru membuat Azza sangat bahagia, ia langsung memanggil kedua orang tuanya. Kedua orang tua Azza yang melihat informasi tersebut ikut merasa bahagia karena mereka percaya bahwa anak kesayangan mereka bisa berhasil meraih impiannya "ibu dan ayah yakin kalau kamu pasti bisa meraih impian mu" ucap ibu dengan penuh dukungan kepada Azza. "Iya bu makasih ya untuk semua dukungannya selama ini" ucap Azza dengan lembut kepada ibunya.
Azza yang sangat bahagia langsung melihat rincian cara pendaftaran dan apa saja syarat yang harus dibutuhkan. Selama masa SMA ini ia menghabiskan waktu nya untuk berprestasi demi beasiswa untuk ke universitas ternama itu. Dan ya kini kelulusan sudah tiba, Azza berhasil meraih peringkat utama dari banyak nya siswa-siswi lainnya. Tanpa menunggu lagi Azza mendaftarkan diri ke universitas ternama itu melalui jalur beasiswa. Azza melaksanakan beberapa tes sebelum ia bisa diterima di universitas itu. Semua tes bisa ia lewati dengan mudah, karena bagi Azza tesnya begitu mudah. Setelah tes berhasil dilewati,ia menunggu sekitar satu minggu untuk melihat hasilnya. Dan setelah satu minggu, inilah hari yang ditunggu-tunggu dimana ia dinyatakan lolos atau tidak nya. Azza melihat pengumuman itu bersama kedua orang tuanya. Azza dan orang tuanya melihat handphone bersama dan melihat hasilnya. Saat melihat hasilnya mereka langsung menangis bahagia karena Azza berhasil lolos tes dan ia diterima di universitas ternama itu.
Dimasa kuliahnya ini ia sangat rajin dan ia juga berjualan kue melalui online untuk membantu meringankan beban orang tuanya. Tahun-tahun berlalu. Azza berhasil lulus dengan hasil yang memuaskan. Kini ia telah menjadi pengusaha di salah satu perusahaan ternama.