ALBINO ATAU ALBINISME ADALAH KELAINAN GENETIK YG DITANDAI DENGAN BERKURANGNYA PRODUKSI MELANIN (PIGMEN YG MEMBERI WARNA PADA KULIT,RAMBUT DAN MATA) SEPENUHNYA ATAU SEBAGIAN.
ORANG YG MENDERITA KELAINAN INI BIASANYA TIDAK MEMILIKI WARNA PADA BEBERAPA ANGGOTA TUBUHNYA SEPERTI RAMBUT,KULIT,DAN LAIN SEBAGAINYA.
DI KOTA BERNAMA KINA TERLAHIRLAH SEORANG ANAK.TAPI ANAK ITU TIDAK SEPERTI ORANG KEBANYAKAN.KARENA IA TERLAHIR DENGAN KELAINAN GENETIK YG DISEBUT "ALBINO".
WALAUPUN DEMIKIAN,ANAK ITU TETAP DISAYANG OLEH KEDUA ORANGTUANYA KARENA MEREKA MENGANGGAP ANAK MEREKA ITU LEBIH INDAH DARI SIAPAPUN.
ANAK ITU KEMUDIAN DIBERI NAMA BAEK HYEON.
HYEON TUMBUH SEPERTI ANAK PADA UMUMNYA.TAPI SAAT DIA SUDAH MENCAPAI SEKOLAH DASAR..
"Pergi sana orang aneh!"Kata seorang anak laki - laki mencemooh penampilan albino Hyeon.
"Hentikan itu!"Kata seorang anak perempuan yg tiba - tiba datang dan melindungi Hyeon dari anak nakal itu.
"Tsk,Pengecut"Kata anak - laki itu kemudian meninggalkan mereka berdua sendirian disana.
"Hei apakah kau tidak apa - apa?"Tanya anak perempuan itu sambil mengulurkan tangannya ke arah Hyeon.
"Ah,Iya aku baik - baik saja.Terima kasih"Jawab Hyeon kemudian mengambil uluran tangan perempuan itu.
"Ngomong - ngomong namamu Baek Hyeon kan?"Tanya perempuan itu sambil tersenyum.
"Bagaimana kau tahu?"Tanya Hyeon kepadanya.
"Kita ada di kelas yg sama.Hanya saja aku tidak berani menegurmu saja.Karena kau kelihatan sangat serius saat belajar"Jelas perempuan itu sambil memainkan jarinya.
"Kalau kau?"Tanya Hyeon.
"Maksudnya?"Tanya perempuan itu kebingungan.
"Namamu"Kata Hyeon.
"Namaku adalah Lim Lina"Kata Lina kemudian menjabat tangan Hyeon.
"E-eh?"Kaget Hyeon karena Lina menjabat tangannya sampai mengguncang - guncangkannya.
"Ah,Maaf.Aku tidak sengaja"Kata Lina lalu melepaskan tangannya.
"Tidak apa - apa"Jawab Hyeon sambil tersenyum.
"Baru kali ini aku melihat orang albino secara langsung.Ternyata orang albino cukup..Mengesankan penampilannya!"Kata Lina sambil terus memperhatikan Hyeon dari jarak yg cukup dekat.
"Apakah kau tidak berpikir kalau aku itu orang aneh?"Tanya Hyeon dengan wajah serius.
"Tentu saja tidak.Bahkan kau lebih menarik dibanding orang normal"Jawab Lina dengan polosnya.
SEJAK HARI ITU HYEON DAN LINA BERTEMAN.KAPANPUN HYEON DALAM MASALAH LINA SELALU SIAGA MELINDUNGI HYEON DARI SEMUA ORANG YG MENGGANGGUNYA.
HYEON DAN LINA TERUS BERSAMA SAMPAI SEKOLAH MENENGAH ATAS.TAPI PADA SUATU HARI..
"Hyeon.."Kata Lina dengan wajah murung.
"Ada apa Lina?Kenapa wajahmu murung seperti itu?"Tanya Hyeon khawatir.
"Sebenarnya aku akan pergi ke kota Fritz malam ini.Aku.."Jelas Lina ragu - ragu.
*GREP*Hyeon seketika memeluk Lina.
"Kenapa kau baru memberitahukannya sekarang?" Tanya Hyeon kepada Lina.
"Kedua orangtuaku tiba - tiba dipindah tugaskan ke kota Fritz jadi mau tidak mau aku harus ikut bersama mereka"Jawab Lina dengan wajah yg semakin sedih karena harus pergi meninggalkan sahabatnya itu.
"Ah,Jadi begitu ya.Semoga kau selamat sampai tujuan kalau begitu"Kata Hyeon kemudian melepaskan pelukannya.
"Maaf ya,Hyeon"Kata Lina dengan berat hati.
"Tidak apa - apa,Lina.Nanti saat aku berhasil debut di dunia K-pop aku akan mencarimu sebisa mungkin.Pegang janjiku ya"Kata Hyeon dengan keyakinan yg tinggi.
"Kau masih bermimpi menjadi Idol rupanya,Haha"Kata Lina sambil tertawa.
"Aku tidak main - main Lina.Aku berjanji kepadamu"Tegas Hyeon sembari memegang kedua tangan Lina.
"Baik..Baik"Kata Lina sambil berusaha menahan tawanya.
DISAAT ITU,HYEON DAN LINA BERTEMU UNTUK TERAKHIR KALINYA.KEMUDIAN BERPISAH DISANA.
BEBERAPA TAHUN KEMUDIAN...
"Penghargaan Idol terbaik tahun ini diberikan kepada..."Kata seorang MC yg sedang berdiri di panggung.
"BAEK HYEON!"Sambungnya dengan nada semangat.
HYEON YG SUDAH BERHASIL DEBUT BEBERAPA TAHUN LALU SEKARANG AKAN DIBERIKAN SEBUAH PENGHARGAAN.
HYEON YG MENDENGAR NAMANYA DIPANGGIL KEMUDIAN BERJALAN NAIK KE ATAS PANGGUNG UNTUK MENERIMA PENGHARGAANNYA.
DI ATAS PANGGUNG...
"Apa yg ingin kau katakan karena telah berhasil mendapat penghargaan ini?"Tanya MC itu kepada Hyeon kemudian memberikan mic kepadanya.
"Selamat malam semuanya.Saya Baek Hyeon ingin menyampaikan terima kasih yg amat besar kepada seluruh fans yg selalu mendukung saya sedari awal debut."
"Dan juga untuk temanku,Lim Lina jika kau melihat ini.Aku..Ingin berterima kasih kepadamu atas semua yg kau lakukan untukku dulu.Sekarang aku disini sudah menepati janjiku yg dulu."
"Piala penghargaan ini ku persembahkan untukmu.Dan juga Lim Lina dimanapun kau berada sekarang.Aku akan segera menemukanmu."
SEMUA ORANG YG MENYAKSIKAN ITU TERKEJUT AKAN PERKATAAN HYEON FANSNYA JUGA KAGET KARENA IDOLNYA TELAH MENGATAKAN HAL ITU SECARA TERBUKA.
"Kata - kata yg sangat indah dari Baek Hyeon.Semoga saja temannya,Lim Lina melihat ini"Kata MC itu sambil tersenyum.
DI TEMPAT LAIN...
"Hyeon?!"Kaget Lina melihat temannya Hyeon telah menjadi Idol yg sukses bahkan mempersembahkan piala penghargaannya itu untuk Lina.
"Tak kusangka dia berhasil meraih mimpinya.Congrats Hyeon"Sambung Lina sambil tersenyum di depan siaran yg memperlihatkan Hyeon yg sedang turun dari panggung.
1 BULAN KEMUDIAN...
*TOK TOK TOK*Suara ketukan pintu terdengar dari depan pintu rumah Lina.
*CKLEK*Lina lalu membuka pintu itu.
"Jadi,Benar kau tinggal disini"Kata Hyeon yg sedang di dampingi oleh beberapa bodyguard.
"Halo lagi,Lina"Sambung Hyeon sambil tersenyum simpul ke arah Lina.
LINA YG KAGET KARENA HYEON DATANG MENEMUINYA SAAT ITU JUGA,TANPA SADAR MENANGIS TERHARU..
2 MINGGU KEMUDIAN,HYEON MELAMAR LINA DI SEBUAH RESTORAN BINTANG LIMA YG SEKORASINYA TELAH IA ATUR.DISAAT ITU JUGA LINA MENERIMA LAMARAN HYEON.
"Ya,Aku bersedia"Kata Lina menerima lamaran Hyeon.
SEBULAN SETELAH LAMARAN ITU,HYEON DAN LINA MELANGSUNGKAN PERNIKAHAN MEREKA DI SEBUAH TEMPAT YG CUKUP FANCY.
2 TAHUN KEMUDIAN...
"Tidak nada itu salah"Kata Hyeon memberitahukan kepada seorang anak perempuan.
BEBERAPA SAAT KEMUDIAN..
"Baik itu sudah bagus,Lia.Aku yakin kau bisa debut seperti ayah nantinya"Kata Hyeon memuji anaknya yg bernama Lia itu.
"Aku kan anak ayah jadi..aku pasti bisa debut!"Kata Lia dengan semangatnya.
"Hehe,Itu baru anak ayah"Jawab Hyeon kemudian mengelus - elus kepala Lia.
~The End~