saxosa
Pengenalan
Saxosa adalah sebuah negara semenanjung yang menghadap ke samudera Atlantik. Saxosa mempunyai tiga negara saxosa timur, barat, dan tengah.
Awal mula
Pada tahun 1917-1919 terjadi perang besar antara saxosa barat dan tengah. Alasan mereka berperang adalah untuk memperluas wilayah, saxosa barat yakin karena saxosa tengah itu lemah dan mudah dikuasai dalam kurun 6 bulan. Namun yang tidak diketahui oleh saxosa barat, saxosa tengah rupanya beraliansi dengan saxosa timur. Saxosa barat mulai melancarkan serangan pada Selasa pukul 12.00. Saxosa tengah yang tidak siap akhirnya terpukul mundur bahkan hampir ke ibu kota, sementara itu Saxosa timur tidak mau melihat sekutu nya kalah akhirnya Saxosa timur memberi bantuan. Berkat Saxosa timur, saxosa barat terpukul mundur sampai ke gerbang ibu kota. Singkat cerita pada tahun 1919 Saxosa barat nyerah dan harus membayar kerugian.
1920-1923
Akibat kekalahan yang memalukan dan harus membayar perjanjian. Banyak warga saxosa yang tidak bangga dengan negara nya, mereka berhenti bekerja, inflasi tinggi, dan lain sebagainya. Akibat itu pada tahun 1920 terjadilah perang saudara fasis yang dipimpin oleh Marcus melawan Republik. Singkat cerita Marcus memenangkan perang ini pada tahun 1923. Pada saat dia naik Marcus mulai menghukum mati semua politisi yang dianggap korup. Dia mulai membuka semua pabrik, dan pekerjaan. Singkat cerita akibat pekerjaan Marcus Banyak masyarakat yang mencintai dia. Sementara itu di timur pasukan komunis menang melawan pemerintah pada tahun 1923. Mulai nya pada tahun 1920.
1920-1923
Pada tahun 1920 telah terjadi perang saudara di Saxosa timur antara komunis yang dipimpin oleh fabicus melawan pemerintah. Namun pada tahun 1923 kaum komunis menang. Setelah menang fabicus mulai membangun semua pabrik, memperkerjakan kembali petani, alasan nya adalah karena negara Saxosa timur hampir saja runtuh akibat ekonomi collapse. Alasan kenapa Saxosa perang saudara karena pemerintah nya yang kolot dan korup.
1940-1941
Tahun 1940 dunia digemparkan oleh Adolf Hitler yang berhasil menjatuhkan Polandia, Belgia, Perancis, Belanda, Denmark, dan Norway. Sementara itu Saxosa barat mulai ikut ikutan, pada tahun 1941 dia mulai menyerang Saxosa tengah. Sebenarnya petinggi militer nya mengingatkan bahwa Saxosa barat perang nya hanya berapa bulan saja. Namun Marcus tidak mau dengar, akhirnya pada pukul 01.00. Saxosa barat menyerang tengah dengan menggunakan pesawat, tank, dan infantri. Singkat karena Saxosa tengah tidak siap akhirnya Saxosa tengah menyerah. Sementara itu Saxosa timur tidak menyangka. Akhirnya fabius menandatangani perjanjian non agresi. Dan wilayah tengah dibagi layaknya sebuah kue, sementara itu pemimpin tengah yang bernama justinus gugur karena terkena bom dari salah satu pesawat.
1942-1943
Pada tahun 1942 Saxosa barat secara tidak terduga mulai menyerang Saxosa timur. Para petinggi militer Saxosa timur memberitakan kepada fabicus. Fabicus yang tidak percaya sempat melongo akibat berita itu. Sementara itu di kota kota besar seperti Urbs Fabica, dan Urbs Alexandri. Terus di bombardir, jendral Saxosa timur mulai meminta fabicus untuk mengirimkan pasukan tambahan, karena dasarnya fabicus orang yang percaya takdir. Dia menolak dan berkata
"Tenang saja mungkin kita akan menang."
Mendengar jawab itu jendral dan para petinggi militer hanya bisa pasrah. Karena kalau melawan mereka akan ditembak Mati, akibat itu pasukan barat memukul mundur timur secara brutal bahkan sampai 8 Km ke ibu kota.
1943-1944
Pertempuran makin panas. Korban jiwa dimana mana layaknya pemandangan yang indah, sementara itu di kantor nya fabicus pusing namun tiba tiba dia terkena serangan jantung. Akibat itu dia pun meninggal pada pukul 01.00 akibat telat ditolong. Keesokan paginya pengawal nya masuk dan kaget. Sementara itu elit partai gempar karena di situasi genting ini pemimpin malah meninggal. Akhirnya mereka dengan terpaksa memilih augustus sebagai pemimpin, augustus adalah seorang jendral kesayangan fabicus sebenarnya fabicus mau angkat dia di tahun sebelumnya nya. Namun karena augustus tidak bisa berpolitik akhirnya tidak jadi. Pada saat hari pertama augutus menjabat dia pun mulai memberikan bantuan pasukan tambahan ke garis depan yang dipimpin oleh jendral casius.
1944-1945
Casius pun mulai mengumpulkan pasukan nya. Sayap kiri menuju kota Urbs Fabica, dan sayap kanan menuju Urbs Alexandri. Tank disiapkan, artileri diberi makan peluru, dan senapan yang dibersihkan layaknya anak sendiri. Setelah mempersiapkan semuanya barulah pasukan bergerak pada Selasa pukul 12.00 tahun 1944. Singkat cerita serangan pun dilakukan oleh sayap kiri di kota urbs fabrica, sayap kanan di urbs alexandri. Karena logistik yang kurang saxosa barat terpukul mundur oleh pasukan Saxosa timur. Singkat cerita pasukan Saxosa barat terpukul mundur sampai ke saxosa tengah. Namun di Saxosa tengah terdapat kejadian yang unik, yang dimana para buruh pabrik disiksa oleh polisi saxosa barat. Karena tidak tahan para buruh Ini berontak dan terjadilah chaos. Sementara itu pasukan Saxosa timur mulai bergerak menuju ibu kota Saxosa tengah. Saxosa tengah dibebaskan oleh Saxosa timur dan menuju ke ibu kota Saxosa barat.
1945-1946
Hari itu seperti neraka. Suara bom dimana mana, artileri ditembakan layaknya gendang, dan infantri yang lari layaknya semut. Pertempuran berdarah pun makin memanas, korban jiwa yang berjatuhan dari kedua pihak, dan bau darah. Suara peluru yang layaknya musik membuat hari itu mencekam. Dan suara sirine yang terus berbunyi layaknya memanggil seseorang. Namun di sebuah rumah yang berada di ibu kota terdapat seorang anak yang tertimpa reruntuhan anak itu adalah anak dari salah satu pasukan Saxosa barat yang lagi bertempur. Sebelum meninggal anak itu mulai menulis sesuatu seperti.
"Oh ibu aku harap ibu bisa bangga dengan ku, aku harap ibu bahagia dengan suami baru ibu. Aku harap aku tidak membebankan ibu."
Benar saja takdir seakan akan menutup mata, dan tidak mau melihat atau mendengar. Pesawat Saxosa timur menjatuhkan bom dan bom itu mengenai rumah tersebut. Akibat kengerian ini Marcus putus asa. Dia berlari ke hutan lebat di salah satu kota. Dia mengeluarkan pistol dan bunuh diri, sementara itu elit Saxosa barat ketakutan bahkan ada yang kencing di celana. Namun wakil pemimpin Marcus bernama magnus tidak terima. Dia pun menyuruh semua orang dari semua perkotaan dan perkampungan di Saxosa barat untuk ke garis depan. Total war pun terjadi, namun sementara itu di front barat Amerika mulai masuk, alasan Amerika masuk karena mereka tidak ingin komunis menyebar ke seluruh semenanjung. Amerika pun bergabung. Namun tidak semudah yang dikira, pada saat pertama kali bergabung rentetan peluru dari senapan mesin. Karena mustahil infantri bisa menang, jendral William memerintahkan pesawat pengebom. Pesawat pengebom pun mulai menjatuhkan bom, akibat itu pasukan Saxosa barat menyerah. Amerika mendorong pasukan Saxosa barat sampai ke kota yang bernama Marcus Urbs. Kota ini tidak jauh dari ibu kota. Sementara itu di front timur pertempuran makin memanas, singkat cerita semua pasukan Saxosa barat mulai mengangkat tangan dan menyerah. Namun karena militer Saxosa timur memakai doktrin
"Apabila musuh nyerah tembak apalagi mereka kejam."
Pasukan Saxosa timur menembaki semua pasukan itu. Singkat cerita Saxosa barat kalah pada Agustus 1945. Kedua negara itu dikuasai oleh Amerika dan Saxosa timur.
1946-1947
Sementara itu di meja perundingan Amerika dan Saxosa timur mulai menunjukkan wilayah mana yang boleh diambil oleh Amerika dan Saxosa timur. Amerika menginginkan wilayah saxosa tengah, Saxosa timur menolak karena enak saja telat datang malah minta minta. Karena tidak mau perang lagi Amerika dan Saxosa timur sepakat wilayah barat saxosa barat untuk Amerika, dan timur saxosa barat dan Saxosa tengah untuk Saxosa timur.
1947-end
Perang besar telah usai. Namun kehancuran masih terbiasa, puing puing yang berserak dan lain sebagainya. Namun ada satu orang yang bikin saxosa timur ingin menangkap nya yaitu magnus. Pada saat 1946 magnus kabur menuju Argentina, di sana dia menyamar sebagai orang Argentina. Namun karena kejahatan semakin ditutupi semakin busuk. Akhirnya dia terbongkar, dia terbongkar akibat salah satu tentangga kebetulan orang Saxosa timur. Mengenali wajah nya, setelah ketahuan militer Saxosa menculik nya dan dibawa ke pengadilan. Di pengadilan yng berada di Saxosa hakim mulai menjatuhkan magnus hukuman mati. Magnus mulai dibawa ke sebuah ruangan yang gelap. Di ruangan itu karena pasukan Saxosa timur yang udah marah melihat dia akhirnya magnus disiksa. Tubuhnya dipukul memakai besi panas, mukanya diinjak, alat kelamin nya dipukul sampai 3 kali. Akhirnya dia ditembak.
Tamat