Namaku Mizuki Nakamura. Aku Berasal Dari Keluarga Yg Kaya Raya. Aku Merupakan Putri Tunggal Dari Pasangan Hotaru Nakamura Dan Naomi Yamaguchi.
Ayahku,Hotaru Nakamura,Merupakan Pemilik Perusahaan Besar Kelima Di Tokyo. Ya, Perusahaan Itu Adalah Milik Kami Pribadi. Sedangkan Ibuku Adalah Model Ternama Di Tokyo.
Aku Sangat Senang Bisa Terlahir Dikeluarga Ini. Saat Aku Kecil,Aku Hidup Dengan Bergelimang Harta Dan Berkecukupan. Aku Juga Disekolahkan Disekolah Ternama Di Tokyo.
Sebenarnya,Ini Adalah Pengalaman Buruk Hidupku Saat Aku Bersekolah Disekolah Menengah Ternama Tersebut. Saat Itu Umurku Masih 17 Tahun. Dan Cerita Pengalaman Ini Akan Dimulai Dari Sekarang.
Awal Tahun Telah Tiba. Aku Pun Dimasukkan Kesalah Satu Sekolah Menengah Ternama Di Tokyo Oleh Kedua Orang Tuaku. Saat Selesai Mendaftar, Aku Dan Keluargaku Pulang Kerumah.
Saat Aku Ingin Menaiki Mobil,Tiba Tiba Ada Seorang Remaja Laki Laki Yg Kira Kira Usianya Sebaya Denganku Mendaftar Disekolah Tersebut.
Aku Memandanginya. Dia Terlihat Mengenakan Hoodie Hitam Lusuh,Celana Jeans Robek,Dan Sandal Jepit.
Saat Aku Memandanginya,Aku Merasa Geli Dan Aneh. Bagaimana Bisa Ada Anak Seperti Itu Disekolah Ternama Seperti Ini? Aku Merasa Tidak Nyaman Dan Segera Mengalihkan Pandangan Ku.
Saat Aku Lengah,Anak Itu Melihat Kearahku Dan Aku Merasa Dia Seperti Tersenyum Seringai Kepadaku. Dasar Anak Aneh,Bentak Hatiku.
Sampai Dirumah,Aku Langsung Masuk Ke Kamar. Saat Aku Berada Didalam Kamar,Aku Segera Menghapus Make Up Yg Ada Diwajahku Dan Segera Mengganti Pakaianku.
Setelah Itu,Tiba Tiba Ada Seseorang Yg Mengetuk Pintu Kamarku. "Mizuki" Panggilnya.
Dan Benar Saja Itu Adalah Ibuku.
Aku Segera Membuka Pintu Kamar Dan Ibuku Langsung Masuk Kekamarku. "Ada Apa Bu"? Tanyaku. Ibuku Berkata "Mizuki,Sebentar Lagi Kan Kau Akan Masuk Sekolah Menengah,Apa Kau Tidak Mau Membuat Akun Media Sosial?"
Aku Bingung Dan Terdiam. Lalu Aku Menjawab Pertanyaan Ibu. "Ah,Ide Itu Boleh Juga,Bu" Jawabku. "Nah,Iyakan. Dengan Begitu,Kau Bisa Dapat Banyak Teman Bahkan Pacar" Goda Ibu.
"Ah,Ibu Ini,Haha" Jawabku. Tak Lama Setelah Itu,Ibu Keluar. Aku Pun Segera Mengambil Ponsel Milikku Dan Segera Membuat Akun Media Sosial Ku. Aku Memang Sudah Lama Bermain Ponsel,Tapi Baru Membuat Media Sosial Sekarang.
Setelah Itu,Aku Melihat" Akun Milikku. Dan Benar Saja,Aku Kebanjiran Followers. Tentu Saja,Itu Karena Wajahku Yg Cantik Dan Putih. Saat Aku Lihat DM,Ternyata Sudah Banyak Yg Mengenalku. Aku Tersenyum Bangga.
Dan Kini Aku Telah Menjadi Selebgram. Setiap Hari,Notif Ponsel Ku Tidak Pernah Berhenti Berbunyi. Setiap Postingan Ku Selalu Kebanjiran Like Dan Juga Komentar.
Keesokan Harinya Adalah Hari Masuk Sekolah Menengah Yg Pertama. Aku Pergi Naik Mobil Bersama Supir Pribadiku. Sedangkan Ayah Dan Ibu Pergi Bekerja Bersama.
Sampai Disekolah,Aku Langsung Masuk Ke Kelasku. Aku Sangat Terkejut Semua Orang Sudah Mengenalku. Aku Pun Sangat Populer Disekolah. Aku Juga Mendirikan Geng Yg Terdiri Dari Anak" Kaya Dan Memiliki Followers Yg Banyak.
Tapi Tiba Tiba Pandanganku Teralihkan Oleh Seseorang. Ya,Dan Itu Adalah Si Anak Berhoodie Hitam Kemarin. Aku Melihatnya Dan Aku Sangat Benci Kepadanya.
Saat Itu,Terlintas Dipikiranku Untuk Membully Anak Itu. Aku Bersama Teman" Ku Yg Lain Pun Membully Anak Itu Setiap Hari. Aku Sangat Senang.
Anak Itu Hanya Diam Saja. Dia Sangat Polos Dan Lemah. Sampai Suatu Ketika Aku Kembali Membully Anak Itu Dan Menghinanya Dengan Sangat Kasar. "Hei,Kau Itu Jelek Dan Miskin,Untuk Apa Sekolah Disini? Tidak Pantas,Tahu!" Ucapku.
Teman" Yg Lain Pun Menyorakiku Dengan Gembira. Anak Itu Berkata Dan Tersenyum Padaku. "Terimakasih,Akan Kuingat Ini Semua" Ucapnya.
Aku Sangat Bingung Akan Hal Itu. Tapi Kuabaikan. Hingga Pada Malam Dihari Itu Juga,Aku Kembali Membuka Medsosku. Aku Sangat Senang Karena Followers Ku Sangat Menyukaiku.
Tiba Tiba Aku Mendapat Sebuah DM Misterius Dari Seseorang Yg Tidak Kukenal. Aku Pun Segera Melihat Foto Profilnya,Tetapi Kosong. Aku Pun Ssgera Membaca DM Tersebut.
"Wah,Kau Sangat Cantik Ya. Aku Senang Menjadi Salah Satu Dari Followersmu. Hmm,Boleh Kita Bertemu?" Tulisnya.
Aku Sangat Kaget Dan Segera Mengabaikan DM Itu. Kemudian Aku Menutup Ponselku Dan Pergi Tidur. Hingga Keesokan Paginya,Aku Melihat Notif Ponsel Ku Berbunyi Parah.
Saat Kulihat,Itu Bukan Hanya Dari Followersku,Tapi Juga Dari Orang Itu. Aku Membaca DMnya Lagi. "Ah,Maaf Sudah Lancang Ya,Aku Tau Kita Takkan Mungkin Bisa Bertemu" Tulisnya.
Aku Menjadi Sangat Kesal. Dia Mengirimi Ku DM Pada Pukul 3 Pagi. Orang Aneh Mana Yg Bermain Ponsel Sampai Selarut Itu.
Aku Pun Memberanikan Diri Untuk Membalas DM Orang Itu. "Kau Siapa? Aku Tidak Peduli Siapapun Kau! Tapi Jangan Terus Menerus Menerorku Dengan DM" Sampahmu Ini" Tulisku.
Aku Pun Pergi Kesekolah Dengan Kesal. Aku Tak Mood Untuk Membully Anak Itu Hari Ini. Teman"ku Hanya Diam Dan Tak Peduli. Setiap Detik Aku Mengecek Ponselku. Tapi Belum Ada Balasan DM Dari Orang Itu.
Sampai Dirumah,Aku Pun Tak Kunjung Mendapatkan Balasannya. Hingga Pada Saat Hendak Tidur,Ponselku Berbunyi. Saat Ku Cek, Ternyata Dari Orang Itu.
"Oh Ya? Kau Ternyata Mudah Marah Ya? Aku Bahkan Belum Bertemu Denganmu,Tapi Kau Sudah Galak Begini" Tulisnya.
"Apa"an Kau?! Kalau Kau Berani Macam" Lagi Akan Kulaporkan Kau Pada Polisi" Tulisku.
Aku Melihat Dia Sudah Tidak Membalas Lagi. Ah Dan Dia Pasti Takut,Pikirku. Keesokkan Paginya,Aku Mengecek Lagi. Dia Masih Membalasku.
"Aku Tau Semua Tentangmu. Mulai Dari Keluarga, Tempat Tinggal,Bahkan Sampai Riwayat Penyakitmu" Tulisnya.
Aku Sangat Panik. Segera Kulihat Semua Postinganku. Aku Baru Sadar,Ternyata Aku Membuat Banyak Hastag Untuk Setiap Postinganku.
Ponselku Berbunyi Lagi. Ternyata Itu Dia.
"Kau Pasti Kaget Dan Segera Melihat Akunmu Kan? Malam Hari Ini Aku Akan Datang Kerumahmu Untuk Menemani Minggu Malam Mu" Tulisnya.
"Dan Satu Hal Lagi,Jangan Beritahukan Hal Ini Pada Siapapun,Atau Seluruh Keluargamu Akan Mati" Tulisnya.
Aku Sangat Panik. Aku Tak Berani Keluar Rumah. Aku Hanya Mengurung Diri Dikamar. Apa Benar Dia Akan Datang? Pikirku. Malam Hari Tiba,Aku Masih Merasa Sangat Panik.
Aku Lupa Kalau Malam Ini,Ayah Dan Ibu Tidak Pulang. Mereka Ada Urusan Penting. Keringat Semakin Mengucur Deras Dari Dahiku. Hingga Pada Saat Pukul 9.30 Malam,Ada Seseorang Yg Mengetuk Pintu Rumahku.
Aku Hanya Diam Dan Tak Mempedulikannya. Ketukan Pintu Itu Berlangsung 3X Berturut-turut.
Aku Semakin Gelisah. Hingga Tiba Tiba Dadaku Serasa Sesak.
Itu Pasti Asmaku Sedang Kambuh. Aku Sangat Panik Disaat Seperti Ini Malah Kambuh. Tiba Tiba Terdengar Ada Suara Benda Jatuh Diteras Depan Rumahku.
Aku Pun Memberanikan Diri Mengeceknya Keluar Dan Benar Saja Ada Seseorang Bertopeng Yg Segera Membungkam Mulutku Dengan Sapu Tangan. Aku Pun Pingsan.
Saat Aku Terbangun,Aku Berada Disuatu Tempat. Dan Ternyata Ini Adalah Gudang Rumahku. Aku Tidak Bisa Berteriak Minta Tolong Karena Mulutku Dibungkam Dan Tanganku Sudah Diikat.
Tiba Tiba Suara Langkah Kaki Diikuti Sebuah Suara Mengagetkanku.
"Hahaha,Bagaimana Rasanya? Pasti Sakit Sekali Kan? Itu Lah Yg Kurasakan Saat Kau Membullyku!" Teriaknya. Kemudian Orang Itu Melepas Topengnya.
Aku Benar Benar Sangat Kaget. Ternyata Dia Adalah Anak Itu. Ya,Anak Itu. Anak Yg Selalu Ku Bully Disekolah. Aku Benar Benar Merasa Sangat Kesakitan Dan Tersiksa.
"Aku Merasa Senang Dan Puas Sekali Akhirnya Kau Ada Di Posisi Ku Juga,Kau Harus Tau Rasanya! Sekarang Terimalah Ini!" Ucapnya.
Anak Itu Pun Memukul Kepalaku Dengan Tongkat Besi Sebanyak 151X. Alhasil,Kepalaku Terasa Nyut"tan Dan Hampir Pecah. Tidak Sampai Disitu Saja,Dia Juga Menghantam Benda" Keras Ke Tubuhku. Setelah Seluruh Tubuhku Babak Belur,Dia Segera Mengeluarkan Pisau Untuk Memutilasi Tubuhku. Dia Juga Mencongkel Kedua Bola Mataku.
Dan Setelah Kejadian Itu,Aku Ditemukan Mati Termutilasi. Semua Orang Datang Kerumah Dan Merasa Sangat Kaget Dengan Kematianku Yg Tak Wajar Ini. Orang Tuaku Juga Begitu Terpukul. Akhirnya Setelah Kejadian Kematianku,Anak Misterius Itu Pun Tak Pernah Terlihat Lagi.
- Tamat -
Original Story By : MNH