Riani Anggita, nama dari seorang gadis yang saat ini sedang menangis tersedu-sedu karena baru saja diusir oleh ibunya sendiri.
"Kenapa kenapa ibu tidak pernah mempercayaiku sedikitpun"
Di umurnya yang baru berusia 16 tahun, Riani tidak pernah mengeluh meskipun hanya bekerja sebagai pelayan di sebuah cafe.
Meskipun Riani selalu diabaikan oleh keluarganya, namun dia tetap menyayangi keluarganya.
Riani mempunyai 4 saudara ayah Riani sendiri telah meninggal karena sebuah kecelakaan. Sedangkan ibu Riani adalah seorang pekerja keras sebagai buruh tani meskipun hasilnya tidak seberapa tapi dia tetap berusaha memenuhi permintaan anak-anaknya kecuali Riani sendiri.
Kakak Riani sendiri bernama Bobby Saputra, adik Riani yang pertama bernama Ilham Saputra, adik kedua Riani bernama Kevin Saputra, adik ketiga Riani yang perempuan bernama Dewi Saputri. Riani sendiri, merupakan anak kedua dari lima bersaudara ya, Riani baru saja diusir oleh sang ibu karena adik perempuannya mengatakan kalau Riani tidak mau membantunya di sekolah sehingga adiknya dihukum oleh guru karena tidak mengerjakan tugas sekolah padahal Riani sendiri tidak tahu menahu kalau sang adik memiliki pekerjaan sekolah adiknya pun tidak pernah mengatakan atau meminta tolong kepada Riani sendiri.
Saat ini Riani bingung harus ke mana dirinya apalagi hujan sangat lebat Riani bingung apa yang harus dia lakukan di saat seperti ini Riani sama sekali tidak memiliki teman karena memang tidak ada yang mau berteman dengannya yang dari kalangan kalangan bawah.
"Ya Tuhan'aku harus ke mana di mana aku harus berteduh saat ini?"tanya Riani pada dirinya sendiri.
Riani terus berjalan tanpa tahu tujuan.
Tidak jauh dari tempat Riani berdiri saat ini terlihat seorang kakek yang hendak menyeberang jalan awalnya Riani hanya memperhatikan sang kakek tersebut sampai akhirnya Riani menyadari dari arah berlawanan sebuah mobil melaju kencang di tengah derasnya hujan mobil itu melaju mendekati sang kakek sang kakek yang tidak menyadari mobil tersebut tetap menyeberang Riani yang melihat itu pun langsung berlari mendorong sang kakek ke pinggir jalan.
sang kakek yang merasakan dorongan tersebut merasa terkejut lalu dia pun melihat seorang gadis yang sedang memegang tangannya karena terluka.
Sang kakek pun bertanya,
"Nak apa kau baik-baik saja"tanya sama kakek.
Dan Riani pun menjawab.
"Ya kek' Saya tidak apa-apa" ucap Riani.