Dari kecil aku tinggal di sana.
Cerita ini asli yang aku rasakan, tanpa adanya unsur di lebih lebihkan, mungkin bagi beberapa orang tidak mempercayai ini. Aku pun terkadang tidak yakin apa itu benar atau bukan.
Cerita ku di mulai saat aku berusia lima tahun, saat itu aku sedang berada di kamar mandi di toilet. Jadi kamarmandi ku ada seperti celah yang bisa di liat dari tempat toilet ke bak mandi.
Saat aku berdiri untuk memakai celana, selesai bab dari celah itu aku melihat wajah kake kake jelas sekali...
aku yang melihat nya seperti terhipnotis tanpa sadar, tubuhku membeku tanpa bisa bergerak..
Setelah wujud itu hilang, aku langsung sadar bahwa tidak ada kake kake di rumah ku.
Aku langsung lari dan menangis ke pangkuan ibu, saking takutnya aku tak berani menceritakan dan seolah lupa.
Setelah kejadian itu aku tak bisa melihat hal aneh, namun mata itu seolah terbuka lagi saat umur ku 12 tahun.
Kalau tidak salah saat aku masih SMP aku sering mengalami ketindihan, mungkin karena ke capek-an. Karena saat SMP aku selalu banyak kegiatan dan selalu saja pulang sore.
Namun ketindihan yang terus berulang itu menjadi sangat aneh aku mulai melihat sosok
Aku masih ingat jelas kejadian pertama aku melihat nya..
Aku tertidur saat jam 10 malam namun tidur itu sungguh tidak enak rasanya kayak badan ku sakit namun tak tahu di mana, aku tak berpikir aneh aneh mungkin itu karena kecapek-an. Tidur ku mulai terganggu aku mulai ketindihan, namun saat aku ketindihan seolah mata ku tertutup namun ada sebuah mata lain yang terbuka dengan sangat jelas.
Posisi kamar ku itu berada di samping ruang tamu, dan depan kasur ku ada sebuah lemari tua besar yang ada kacanya entah lah dari mana lemari itu.
Nah saat aku berhadapan dengan lemari itu, mataku seolah jelas terbuka lebar dan melihat sosok Kunti setengah badan yang terbang dengan wajah pucat dan mata merah yang sedang marah. Sosok itu terbang di atas lemari lalu menembus tembok ke ruang sebelah.
Saat aku melihat itu aku sedang ketindihan, saat bangun tubuhku sakit sekali.
Hari berhari telah berlalu..
Di keluargaku aku lah yang paling tertarik dalam dunia mistis..
Beberapa film horor mau berupa apapun selalu ku tonton..
Makin lama makin terbiasa melihat sosok sosok itu biar aku persingkat saja cerita nya.
Sosok kedua yang ku lihat adalah kaki yang bergelantung seperti sedang duduk di atas lemari baju ku.
Yang ketiga aku melihat seorang anak kecil yang sedang duduk di samping kasur ku tepat depan kaki, sosok itu berwarna hitam.
Yang ke empat aku melihat sosok hitam tinggi sekali sampai atas pintu, sosok itu berada di depan pintu kamar ku.
Lalu yang ke lima aku melihat depan kamarku, di depan kamar ku kan ada ruang tamu,kebetulan aku jarang mengunci pintu jadi aku bisa meelihat tepat ke arah ruang tamu.
Ruang tamu ku kadang di simpan kasur, di atas kasur itu seperti ada om om gendut yang badan nya buntal sekali sedang berbaring menyamping menghadap ku, mata nya seperti melotot dan bergerak memutar. saat itu aku sedang sendirian...
/Semua kejadian tersebut terjadi saat aku sedang ketindihan, setelah bangun aku seperti biasa lagi dan mataku seolah normal kembali. Namun saat itu terjadi, setiap aku melihat semua sosok ini aku melihat jelas seluruh ruangan dengan sama tanpa ada yang berbeda setelah aku bangun, entah itu dari benda atau tembok yang sama seperti yang ada di rumahku seolah aku benar benar melihat itu, bahkan setiap warna jelas terlihat. yang membedakan nya hanya lah suasana dari ruangan itu, terlihat lebih mencekam entah terkadang yang aku lihat seperti gelap dan sedikit berembun dan terkadang merah seolah olah aku masuk ke dunia mereka.
Puncak nya terjadi..
Saat adik ku di rawat di rumah sakit, karena demam tinggi..
Aku selalu tidur sore karena saat malam aku menjaga adik ku, bergantian dengan ibu ku..
Ruangan rumah sakit itu ada di lantai dua, di dalam nya ada sekitar 3 ruangan kecil. Aku selalu tidur di atas ranjang tempat pasien. Karena tidak ada yang menempati
Depan ranjang yang di tempati adik ku ada tiga, aku biasa nya tertidur di ranjang depan adik ku yaitu ranjang 1 kadang aku juga tidur di ranjang 2.
Saat pertama kalinya aku tidur di ranjang ke tiga..
Aku ingat hari itu hari ke empat, dan baru pertama kalinya aku tertidur di ranjang ke tiga tepat mengarah ke jendela, firasat ku sudah tidak enak sekali..
Benar saja aku ketindihan, aku mulai membuka mata (seperti biasa) tempat yang seharusnya indah pemandangan sore namun berubah menjadi hitam melekat penuh darah aku melihat ada seorang perempuan, namun yng kulihat hanya sebelah wajah dan matanya penuh darah menatap tajam ke arah kudengan jelas. Aku terbangun kaget...
Jelas sekali sosok itu ku lihat, namun karena aku sungguh capek sekali saat itu aku tertidur lagi namun tidur menyamping membelakangi jendela..
Aku mulai ketindihan lagi tubuh ku tidak bisa bergerak Samar samar ku mendengar suara yang memanggil..
Abang..
Suaranya seperti suara anak kecil
Mataku mulai terbuka aku melihat ada anak kecil perempuan yang menghadap adik lelaki ku di depan ranjang nya.
Aku tak melihat jelas, seingat ku anak kecil itu seperti anak kecil perempuan normal pada umumnya.
Setelah lama kemudian aku terbangun..
Aku berpikir bahwa itu adalah anak yang ada di ruang sebelah..
Saat aku bangun aku bertanya pada ibu ku
"Mah tadi ada anak kecil kayak cewek, masuk terus liat adek, ga?"
Ibuku bilang gak ada, dengan keheranan.
Aku Keukeh liat itu dan jelasin semua detail nya.
Tapi ibu ku tetep bilang gak ada, padahal di gak tidur sama sekali pas aku tidur.
Karena menurutku hal itu sungguh lucu, aku menceritakan nya pada ayah ku.
Ayah ku kaget dan ketakutan seketika, karena takut nya adik ku diganggu hal mistis..
Ayah ku langsung memanggil ustad yang ahli dalam bidang mistis. Tapi saat ustad itu datang aku sedang tertidur lelap, kata ayah ku mungkin itu hanya lah hantu yg lewat saja. Dan tidak menggangu sama sekali.
Dan ayah ku menyampaikan pesan dari ustad itu, kalau mau ngehapus mata batin ku cuman perlu basuh muka ku pake air doa nya.
Namun aku memutuskan gak ngelakuin itu..
Karena aku tau kemampuan ku ada tujuan nya,mungkin bukan sekarang tapi di masa yang akan datang.
Setelah kejadian itu aku tak pernah melihatnya lagi..
Dan sekarang aku masih SMA, seorang pelajar yang ingin berbagi cerita, tanpa memaksa harus mempercayai. Namun itu benar terjadi.
Lalu aku pernah di beritahu oleh yang paham hal gaib katanya aku ada yang jaga dari keturunan, mau itu benar atau tidak aku tidak peduli yang penting aku bisa bertahan dengan gangguan itu.
Semua yang kulihat hanya gangguan kecil saja
Sekian terimakasih bagi yang baca sampai akhir, maaf kepanjangan.