Dari kecil hingga remaja, aku hidup di keluarga yang pilih kasih. Orang orang di sekitarku juga seperti tidak menganggapku penting. Semua orang di rumah ini bilang "siapa cepat dia dapat" Namun...semua itu hanya pembohongan... pernah suatu waktu..ayahku baru pulang dari suatu acara..Membawa beberapa makanan yang di tapau..Termasuk air manis..Aku sangat mau air itu..namun..ketika aku mengambilnya...
"Itu bukan punyamu..itu untuk abangmu."
CTARR!!
Bukan kah selama ini mereka ajar padaku kalau lambat kau tidak akan dapat??
Pada waktu itu,pertama kalinya aku sadar...BUKAN siapa cepat dia dapat..tapi..JIKA ITU UNTUK MU..KAU TIDAK PERLU USAHA DIA AKAN JADI MILIKMU... Bahkan di sekolah..aku selalu jadi bahan olokkan kerna aku lahir dengan tidak sempurna...tangan ada kaki ada..apa yang kurang??kan?? tapi..aku lahir dengan kondisi wajah yang tidak normal..
Tau apa itu "sumbing"? kondisi di mana mulut dan hidung seperti satu...begitu mungkin singkatnya?? Meski sudah di jahit agar lebih terlihat normal..tapi itu tetap jadi bahan olokkan..aku masih bicara normal.. bicara sangat jelas..bahkan itu tidak menjadi masalah bagiku..hingga ketika umurku 10 tahun...
Gigi susuku patah berganti gigi kekal yang lebih kuat..namun sayangnya..itu malah kondisi gigi yang tidak normal..gigiku seperti terputar..
sial sekali nasibku kan?? gigi terputar?kan tinggal pakai pendakap gigi?? BIG NO!! bukan kerna ngga mau...tapi ingat??kondisiku??aku lahir dalam keadaan sumbing...
Dulu aku masih ada jadual rawatan dengan doktor...bertemu doktor..rawatan gigi..cek kondisiku kerna aku 'sumbing'... ouhh dan lagi satu...tahukah??aku tidak yakin jika semua yang sumbing akan mempunyai ini..namun..di mulutku bahagian atas..ada satu lubang yang menyambungkan mulut dan hidung..hingga itu perlu di tutup terlebih dahulu sebelum memasang pendakap... ketemu penyelesaian bukan??
Tapi takdir berkata lain..ketika aku hampir melakukan operasi untuk melakukan penutupan lubang yang menyambung itu...Terlalu banyak masalah mendatangiku...tidak dapat melakukan x-ray kerna rosak..bahkan malah ada penyakit berjangkit yang melanda satu dunia..ingat apa penyakit itu?? yups..kita tau itu... Itulah awal mula..aku tidak dapat melanjutkan temu janji untuk perawatanku..bahkan membuat aku terpaksa menerima hidup yang seperti ini..di hina..di remehkan..nasib saja aku merupakan pelajar yang berprestasi..itu bisa jadi nilai plus kan??
k
Namun ketika usiaku beranjak 16 tahun..aku sadar sesuatu yang sangat menyakitkan..aku pintar??iyaa..tapi.. itu semua tidak boleh di bawa kemana tanoa uang..Hahahahahaha..miris sekali.. setelah tau semua itu. pelajaranku perlahan merosot..aku jadi malah belajar...merasa apa gunanya aku belajar bagus bagus..hanya akan buang waktu...Namun meski merosot..aku masih antara pelajar pintar...kerna IQ mungkin??ntahlah...
Meski tanpa belajar aku masih dapat mempertahankan posisi pelajar topku..di kelas..dan disekolah... dan aku juga tidak pernah gagal di mana mana mata pelajaran..dan aku rasa ini satu satunya kelebihanku... meski keluargaku menekan..dan teman sebaya mengejek..syukur masih ada temanku yang menemaniku..namun... Rasa percayaku sudah luntur..semua masalahku aku pendam sendiri..Menampilkan sosok yang ceria..bahagia??
Namun ketika aku habis sekolah dan menunggu keputusan akhir tahunku yang menentukan apakah aku dapat lanjut kuliah atau ngga...di situlah awal mula nerakaku di rumah...Aku mulai memikirkan apakah keputusanku akan bagus??atau hancur?? Di rumah..aku merasa menjadi pesuruh..atau agak kasarnya..'pelayan yang tak di gaji'..aku tidak bisa protes..atau apa..aku harus bantu itu ini katanya. kerna aku anak perempuan..yahh wajar sihh...tapii aku sampai kepikiran sesuatu...
Katanya aku anak perempuan akan di rumah layanj suami..Harus bisa kerjain pekerjaan rumah..basuh pinggan mangkuk..jemur kain..masak..cucu kain..dan cuci mobil...ehh..cuci mobil??cewe??bisa sihh..tapi alasannya??
"supaya kalau nanti suamimu di masa depan nampak semua kemas kereta pun cantik..bagus nya isteriku ni"..
Dan pada saat yang sama.."belajar lah kau bagus bagus..jadi doktor..jadi guru..jadi..blablablabla" sangat kontras bukan??apa aku perlu di tuntut sesempurana itu?? AKU INI HIDUP UNTUK APA SIH??
Dan akhirnya setelah tekanan..aku mendapat keputusan peperiksaanku..4A dari 10 mata pelajaran..dan gred terendahku cuma satu D iaitu mata pelajaran kimia...aku ingin lanjut belajar di tempat yang jauh..namun...
"Nda paya lah kau belajar jauh jauh..belajar di tempat yang dekat lah dekat di mata 'dengan perangaimu ni' dekat mata seja kau begini...apa lagi di belakang?"
setidak percaya itukah??atau itu cuma alasan untuk mengekangku di neraka ini?? alasannya uang..di saat sarankan pinjaman pelajaran..katanya takut aku buat masalah sampai berenti sekolah hingga tiada uang untuk mengembalikan uang pinjaman..Seburuk itukah aku?? Atau mereka memang tidak pernah mau aku belajar dengan baik..ingin memiliki pembantu percuma dan di tekan..di caci maki..dan di bilang beban?? aku memanv tidak secantik adik beradikku..aku memang kurang baik..namun..apakah nereka tidak mempunyai mata untuk melihat..Aku bisa memiliki prestasi yang baik dalam pelajaran..meski tertampar kenyataan yabg mereka ucapkan...
Apalagi ibuku menjadi pembuat keputusan utama setelah ayahku meninggal tepat di ulang tahunku yang ke 18..tepat..banget..seolah dia memang sudah merancang untuk menjebakku ke neraka..meski setelah kematiannya... Kata orang itu bukan salahku..tidak ada kaitan denganku..tapi tatapan mereka..apakah aku ini pembawa sial??
Sejak saat itu emosiki semakin drop..tempat belajar yang aku ingin tuju..semuanya tidaj di ijinkan ibuku...dan kalau mau bilang..kan bjsa terobos aja...aku bukan lah orang yang akan lari rumah untuk sambung belajar..kerna..berfikir realistis..aku mau makan apa??tinggal dimana?? harap bantuan kerajaan?? takut takutnya..belum sempat lanjut kuliah..aku malah akan tersiksa di jalanan dan jadi ODGJ??
Meski tekanan berulang kali dan terfikir untuk bunuh diri dengan overdose lagi..lagi??iya..lagi..sudah tiga kali..dan gagal..kata orang kali ke tiga selalunya berhasil..tapi tetap gagal...kali ini..aku melakukan cara yang berbeza..aku menciptakan karakter di mindaku..karakter yang menjadi semangatku meneruskan hidup..seorang pria di masa depan sedang menungguku..menunggu untuk menjadi sandaranku...kalau bertanya..kenapa ngga ngandalin diri sendiri aja?? Bukan itu intinya..lelaki itu menjadi semangat..kerna dalam imaginasiku..pria itu sedang menunggu kedatanganku..ketemu pas kuliah atau pas udah kerja?? ntah lah..itu hanya bayanganku...sekadar keinginan??
Akhirnya aku nurut dengan kemauan ibuku..belajar di lokasi yang dekat..namun..aku tetap yang salah??katanya sebab ngga memohon belajar di X...ngga memohon belajar di Y..maunya apa sihh..tetap salahku juga?? padahal aku sudah bilang..apa apa yang perlu untuk memohon..pengesahan..pengesahan yabg perlu bantuan ibu bapa untuk daparkan..tetapi malah diabaikan kerna "belajar di tempat yang dekat lah"..haha??
Dan pada saat ini..aku..aku malah terua di tekan..diremehkan..dan katanya..kalau aku lari rumah juga ngga akan ada yang peduli...dan kali ini..Aku kabulkan keinginan mereka..PERGI DAN TIDAK KEMBALI..SELAMANYA..mau tak mau..aku sudah memutuskan...apa mereka akan menyesal??atau bahagia??akukan hanya beban mereka...mungkin mereka akan marah..kerna aku menyusahkan mereka ubtuk mengurus jasadku??tapi...untuk terakhir kalinya??boleh yahh??