wadi almawt
Pengenalan
Wadi almawt adalah sebuah negara yang berada di tengah Amerika dan spanyol. Negara ini awalnya adalah tiga kerajaan namun pada tahun 1880 inggris melawan tiga kerajaan ini akibat angkatan laut ketiga nya lemah. Inggris pun berhasil menjajah tiga kerajaan ini dan pada tahun 1947 tiga kerajaan ini pun merdeka, namun yang paling unik ketiga negara ini tidak memakai kerajaan lagi karena sistem itu adalah sistem paling konyol menurut mereka, akhirnya ketiga negara ini berganti menjadi republik.
Awal mula
Pada tahun 1950 terpilih pemimpin baru dari wadi Al mayt timur. Pemimpin ini bernama Aydin. Aydin adalah seseorang yang sangat korup. Dia menaiki pajak nya hingga 20%, yang paling parah ialah dia awal nya berjanji akan membuat rumah sakit dan lain sebagainya. Namun kenyataannya dia tidak menepati janji. Bahkan saking parah nya pada tahun 1951 terdapat seseorang pasien TBC di salah satu rumah sakit. Saking korup nga negara ini rumah sakit itu lama sekali pelayan nya, bahkan paling jahanam nya rumah sakit harus menyuruh orang itu membuat seperti kartu kesehatan. Karena pasien itu belum buat dan kritis alhasil pasien itu meninggal pada malam hari. Akibat berita itu warga udah muak dengan Aydin sehingga pada tahun 1959 terjadilah revolusi yang dipimpin oleh mehmed.
Mehmed
Mehmed adalah seseorang yang menganut leninisme. Dia menganut ideologi ini pada saat kuliah di Moscow pada tahun 1953, keluarga dia cukup terpandang pada masa itu. Bapak nya adalah seseorang yang kerja di pemerintahan namun unik nya bapak nya benci Ama Aydin, sementara itu ibu nya lebih benci ama Aydin. Mehmed pun diajarin nilai nilai Marxisme pada umur 9 tahun oleh bapak nya. Akhirnya pada tahun 1959 saat Mehmed melihat sekitarnya yang bobrok dia pun mulai mengumpulkan massa di sebuah gudang, dia pun mengajak semua warga untuk revolusi. Benar saja pada esok harinya semua warga mulai demo di depan istana presiden. Aydin yang ketakutan mulai Masuk ke dalam bunker, di dalam bunker Aydin sangat ketakutan bahkan menyebut nama tuhan. Beberapa saksi melihat Aydin saking ketakutannya dia memanggil nama ibu, singkat cerita massa berhasil masuk ke dalam istana dan Aydin mau tidak mau menyerahkan diri. Masa yang udah muak mulai menggotong Aydin muladahi nya sebelum Aydin dibawa ke tempat eksekusi di taman.
Di taman
Hari itu di taman nasional Aydin dibawa ke sana. Mehmed pun naik ke podium dan mulai berpidato.
"Saudara saudara ini lah sang pengkhianat yang telah mengkhianati kita. Oleh karena itu kita harus melihat dia mati!!!."
Algojo mulai mengokang senjata dan langsung menembak, Aydin pun tewas kepala dia dipotong dan dipajang di depan kantor pemerintah. Akibat revolusi ini terjadilah perang saudara pada tahun 1960.
Perang saudara
Setelah mendengar aydin di hukum mati akibat itu pendukung aydin tidak terima. Mereka semua pun benci sama Mehmed dan kelompok leninisme nya, akhirnya terjadilah perang saudara. Perang ini adalah perang yang sangat mematikan bagaimana tidak karena di perang ini tidak ada yang namanya anak, ibu, bapak, kakek, nenek, adik, saudara, sepupu,dan sahabat karib. Di perang ini hanyalah satu yaitu kematian. Perang ini juga sangat merugikan ekonomi dan lain nya. Singkat cerita pihak leninisme pun berhasil memenangkan pertempuran ini pada tahun 1964. Akibat pihak leninisme menang seluruh dunia heboh. Bahkan wadi Al mawt tengah dan barat memutuskan perdagangan. Sementara itu negara komunis termasuk China, kuba, dan Soviet. Serta negara lain seperti Jerman timur. Akhirnya pada malam hari Mehmed pun berpidato di sebuah pabrik.
"Selamat malam saudara saudara ku. Hari ini aku berdiri disini untuk memberikan sebuah pidato yang semoga saudara saudara menginspirasi nya, hari ini 9 Oktober 1964 kita telah menang melawan anjing anjing itu. Maka dari itu bersoraklah kalian, dan ada yang ingin saya sampaikan bahwa sesungguhnya celakalah Mao. Dia telah membuat kerugian sehingga rakyat nya kelaparan, sesungguhnya saudara saudara saya sangat mencela lompatan jauh kedepan. Bagaimana tidak panen gagal total gara gara metode tanam eksperimen. Gara gara dia 15-55 juta warga tewas. Dan yang paling saya benci wahai saudara saudara sekalian saya sangat membenci iosef dhugasvhili. Dia adalah tai, bagaimana tidak saking paranoid dia membunuh siapa aja yang dianggap dia ancaman. Bahkan teman sendiri si trotsky, oleh karena itu saudara saudara sekalian. Sangat haram jika sebuah ideologi tidak dipahami sepenuhnya seperti mereka itu."
Singkat cerita warga bersorak saat mendengar pidato itu. Keesokan harinya Mehmed mulai bekerja dia menurunkan pajak yang dari nya tinggi hingga rendah, dia pun membuka pabrik pabrik nganggur yang ditutup saat rezim aydin. Dan yang paling mengolok rumah sakit nya, karena rumah sakitnya melarang untuk membuat kartu sehingga warga boleh bolak balik ke rumah sakit jika kesehatan nya kritis. Selanjutnya dia mulai menjual barang barang ada yang hal menarik soal ini, sebelum dia jual dia tidak mau bahan mentah nya dijual dia mau nya bahan mentah nya dibuat menjadi alat dan dipakai untuk warga. Jika barang nya banyak stock maka barang jadi itulah yng dijual. Sementara itu temen temen si mehmed termasuk pasha. Pasha adalah seseorang pandai sniper pada perang saudara, pada masa Mehmed Pasha diberikan lencana sama seperti yang lain nya. Dan yang paling unik tentang Pasha ialah dia mampu memakai sniper tanpa scope, bahkan saking legendaris nya Mehmed mengizinkan Pasha membuat unit sniper elit. Sementara itu ada yang paling legendaris seseorang yang bernama murad. Pada saat perang saudara Murad membuat sebuah Intel yang cukup unik bagaimana tidak karena pada saat itu agar Intel nya susah ditebak Murad menyuruh Intel nya untuk membuang senjata membakar baju militer. Akhirnya Mehmed pun mengizinkan Murad membuat agensi Intel.
Malam yang meriah
Malam itu 28 November 1964 disebuah panggung di alun alun kota. Ada sebuah acara yang sangat meriah yaitu Mehmed akan berpidato lagi, mengapa ini meriah karena semenjak setelah habis oktober dia tidak pernah pidato lagi, Mehmed pun Naik ke panggung dan mulai berpidato.
"Selama malam saudara saudara yang hadir Disni semoga kalian diberi kesehatan. Hari ini saya akan memberikan pidato yang semoga saudara saudara menginspirasi pidato ini. Saya ingin menyampaikan sesuatu maafkan saya jika keluarga kalian yang tewas akibat perang saudara dulu. Saya tau kalian kehilangan saya sangat bersimpati, sebenarnya saya tidak ingin perang saudara itu terjadi. Yang saya inginkan adalah menumpas Aydin dan antek antek nya tidak berniat perang saudara, namun seperti yang saudara saudara ketahui bahwa ada sebagian masyarakat kita yang mendukung Aydin saat itu dan peranh saudara. Sekali lagi mohon maafkan saya."
Penonton pun bertepuk tangan dengan meriah bahkan salah satu nya menangis. Bahkan ada seorang kakek yang duduk. Mata dia berkaca kaca dan menepuk tangan meriah.
Kejatuhan Mehmed
Setelah pulang dari acara Mehmed duduk di meja kerja nya. Mehmed sedang menulis sebuah surat wasiat yang berbunyi.
"Tolong jangan jadikan Pasha sebagai pemimpin. Dia sangat kasa tetap jadikan dia pasukan militer jangan jadikan dia pemimpin, karena dia terlalu kasar."
Setelah membuat surat itu Mehmed langsung menaruh surat tersebut di meja kerja nya. Namun terjadi perampok di rumah nya, 5 kelompok perampok itu masuk ke dalam rumah Mehmed dan sial nya masuk ke kamar Mehmed, Mehmed yang kaget langsung berteriak
"Siapa kalian!!!"
Kelompok itu tidak menjawab dan singkat cerita peluru pun mengenai kepala Mehmed. Keesokan paginya istri dan warga menangis jasad Mehmed yang tergeletak. Singkat cerita jasad nya pun dikubur di pemakaman.
Rezim baru
Setelah meninggal nya Mehmed Pasha pun naik menjadi pemimpin. Hal pertama yang dia lakukan adalah membuat kampanye kedisiplinan teratur. Kampanye ini bertujuan untuk mendisiplinkan orang agar tidak menggangu, namun kampanye ini memakan korban. Kejadian nya terjadi pada tahun 1965.
1965
Hari itu di sebuah tempat umum. Tempat ini sangat ramai dan harmoni, namun terdapat seseorang ibu yang mempunyai anak nya. Anak ini kalau menjerit suara nya keras sekali orang orang terganggu, namun salah satu orang negur, dan yang paling parah si ibu menjawab.
"Kan hanya anak kecil."
Sang penegur pun tidak berani kata apa apa. Namun pada malam hari si ibu, suami nya, sang anak dibawa ke ruangan gelap. Di ruangan itu algojo mulai mengokang senjata dan menembaki keluarga itu termasuk anak nya, keesokan paginya pemerintah Pasha mulai membuat propaganda seolah olah keluarga itu baru aja diculik. Warga yang mendengar itu kaget bahkan ada yang tidak Berani ke luar rumah.
Yang paling mengerikan nya Intel di masa Pasha mengapa. Karena Intel ini sangat lah transparan karena mereka tidak memakai baju Intel mereka adalah pengganguran atau pekerja biasa, yang paling ngeri Intel ini biasanya siang bekerja malam berburu. Pernah kejadian pada tahun 1965
1965
Pagi itu suasana ramai di kota orang orang sedang berbelanja. Namun terdapat 2 orang yang sedang bercanda dan salah satu mulai membuat candaan.
"Pasha itu lebih buruk daripada mehmed ya."
Intel yang sedang menyamar menjadi tukang jual makanan pun langsung menulis kata kata itu setelah dua pria itu pergi. Malam harinya dua pria itu dibawa dan langsung ditusuk pakai pisau di jantung nya, jasad nya ditaruh di tempat sampah yang kebetulan ada anjing nya. Keesokan paginya pemerintah langsung membuat propaganda yaitu
"Dua pria dimakan oleh anjing rabies hati hati."
Warga yang membaca berita itu kaget bahkan tidak Berani ngomong sama penjual waktu itu.
Nasib Murad
Nasib Murad sebenarnya abu abu. Di sisi lain dia membuat agensi Intel di sisi lain dia benci Pasha. Akibat abu abu itu pasha yang curiga langsung menangkap Murad pada malam hari dan membawa nya ke ruangan. Di ruangan Pasha langsung teriak.
"Kau sebenarnya dukung siapa!!!."
Murad menjawab
"Aku mendukung Mehmed wahai boneka stalin, kau Lebih buruk dari Mehmed."
Pasha yang mendengar itu kaget dan langsung mengeksekusi Murad. Cara eksekusi nya ekstreme bagaimana tidak, Murad di duduki sebuah kursi. Dua algojo mulai mengambil senapan dan langsung menembak tepat ke dahi murad. Murad pun tewas, dan pasha menjadi lebih monster. Bahkan dia secara terang terangan di kantor pemerintah sebagai stalinisme murni.
Pidato yang mengerikan
Hari itu 28 November 1965 hari kemenangan revolusi. Pasha pun mulai berpidato di panggung.
"Selamat malam saudara saudara, hari ini 28 November 1965 saya akan memberikan pidato yang semoga saudara saudara sekalian mengerti. Saya akan menyampaikan bahwa kita pasti mampu melawan seluruh kapitalisme di dunia ini, bagaimana pun caranya bahkan bisa lewat kekerasan. Dan satu lagi bersemangat lah di hari ini!!!, dan apakah ada yang ingin bertanya."
Salah satu warga pun bertanya
"Bagaimana menurut mu stalin."
Pasha yang kaget langsung menjawab agar warga tidak marah
"Dia adalah orang jahat dan tolol, seharusnya dia tersiksa saja."
Singkat cerita saat acara selesai sang penanya pun dibawa ke ruangan gelap. Di ruangan itu algojo tanpa basa basi mulai Mengokang senjata dan langsung menembaki sang penanya. Keesokan paginya pemerintah membuat Propaganda bahwa sang penanya jatuh dari gunung, warga yang melihat bahkan salah satu nya kritis bagaimana bisa bodohnya sang penanya naik gunung. Akibat itu rezim Pasha makin menjadi jadi bahkan akibat rezim dia anak kecil umur 5 tahun yang rusakin barang orang langsung dibunuh bersama keluarganya. Rezim Pasha pun berakhir pada tahun 1969.
1969
Malam itu Pasha di dalam ruangan. Dia sedang mengerjakan sesuatu entah itu tulisan atau apa, rencana nya besok dia mau membuat rencana paling gila yaitu menghapuskan temen temen lamanya alias ditewasin, namun sayang bagi dia karena dia adalah orang yang sering mabuk. Saat bangun tiba tiba ginjal nya kesakitan, pasha pun tergeletak di tanah dan teriak
"Tolong!!!!."
Penjaga yang mendengar Kaget dan langsung masuk ke ruangan. Penjaga pun memberikan cpr dan pencegahan lain nya serta memanggil dokter, karena rumah sakit dan rumah pasha jauh sekitaran 98 km. Pasha pun berada di posisi kritis. Singkat cerita Pasha pun meninggal akibat ginjal sakit. Dia pun dimakamkan di pemakaman namun anehnya tidak disamping Mehmed, alasan nya ialah Pasha tidak layak di kubur samping Mehmed. Singkat cerita setelah Pasha meninggal negara pun dipimpin oleh pemimpin yang tidak otoriter seperti Pasha namun menarik nya sang pemimpi baru ini menganut ideologi leninisme seperti Mehmed dulu.
Tamat