Mengapa aku tak bisa melupakanmu kamu yang seperti mentari yang selalu menyinari hidupku ini. dulu aku bagaikan burung tak bersayap, aku sangat kesepian dan pemurung saat semua orang menjauhiku kau datang padaku dan menamani hari-hariku yang suram ini.
Kau tak peduli aku ini apa yang selalu dipandang buruk oleh orang lain, terimakasi kepada hujan yang telah menjatuhi bumi ini. dan mempertemukan dengan dia. saat hujan sangat keras dan situ pulalah aku berjongkok. dan menangis sejadi-jadinya
"Tuhan kenapa kamu sangat tidak adil padaku apa salahku tuhan kenapa semua orang membenciku. tidak ayah ibuku temanku adikku semua membenciku kenapa kau biarkan aku lahir didunia jika dunia tidak mau meniramaku hiks hiks..hiks. kau sungguh tegah kau sangat kejam tuhan.hiks..hiks..."
"hei dasar gadis bodoh, kenapa kau menyalahi tuhan atas semua kau alami salahkan dirimu sendiri bodoh. jangan pedulikan mereka yang membencimu teruslah maju dan tunjukan kepada mereka kalau kau itu hebat,dan buat mereka kecewa dan menyesali karena telah berbuat, seperti itu padamu kau mengerti" tidak.!!!" saat itu kau yang tiba-tiba datang menggunakan payung entah darimana langsung menepuk bahuku dan mengatakannya dengan tegas dan lantang. dengan tatapan mata yang sangat baru padaku. waktu itu aku hanya tak bisa berkata apa apa lagi tapi kau sungguh membuat akan hidup ini dan terus membuatku maju padahal kita tidak kenal kau adalah lelaki yang bemulut besar yang aneh yang pernah aku temui sepanjang hidupku. saat setelah aku mendengarkan perkataanmu itu aku menagis sejadi-jadinya dan kau langsung mendekapku kedalam pelukanmu yang hangat itu entahlah baru kali ini aku merasakan kehangatan ini
"hmm benarkah kataku sambil berkaca-kaca"
benar itu!
"huwaaa saat itu kau langsung memelukku dengan erat namun hangat akupun membelas pelukanmu yang hangat itu entah mengapa saat ini hatiku menjadi lebih baik dari sembelumnya baru kali ini aku merasakannya.
"Terimakasih karena telah membantuku pria aneh berkat perkataanmu aku tidak menyesal lagi aku akan membuktikan pada mereka semua dan juga kau yang mengatakan ini"
"oi aku bukan pria aneh.gadis bodoh!!"coletehmu sambil menyentil dahiku"
"huft aku tidak bodoh ihk.."
"au ah namamu siapa gadis mata besar!?'
"ih mataku tidak besar tau dasar aneh!"
"makanya aku tanya siapa namamu bodoh"
"namaku karamel audri kau bisa panggil ara kamu?"
"oh kau tak mengenalikku yang tampan ini yah kenalin aku alvano brams panggil saja al"
"oh kamu kenapa mau menyapaku yang menyedihkan ini terimakasih al kau orang pertama yang mau menyapaku"kataku sambil tersenyum kepadanya dan memegangnya tangannya tiba tiba ekspresi mukanya jadi aneh?"
"eh...(blus sial ini sangat imut aku tidak bisa menahan ekspresiku imutnya deg..deg..
apa ini kenapa aku berdebar ehm tenangkan dirimu al) eh tentu sajalah aku tidak bisa melihat seorang gadis yang cantik menagis seperti itu apalagi kau ini sahurusnya pakai payung, dan jaket bodoh!! ini dan ayo pergi dari sini..."(sambil memakekan jaketnya di badanku dan menarikku pergi)
"eh kau mau membawaku kemana pria aneh kataku"
"ikut saja"saat itu aku hanya mengikutinya karena entah kenapa aku merasa nyaman dengannya dia membawaku kesuatu tempat yang berada disebuat atap atau roftoop yang indah"
"wau ini sangat cantik al kataku sambil berbinar binar
'(em lucunya sambil memerhatikan ara dengan tajam)
'Hellow al,...al.. ALVANO kamu kesambet yah l?
"eh enggak kok berteriaklah sekencang mungkin"
baiklah ahhhhhhhh........ (teriakku)
"bagaiman jauh lebih enak bukan"
iya "saat itu hidupku jadi jauh lebih berwarnah perasaaan hampa yang selama ini kurasakan perlahan mulai memudar dan aku mulai memiliki banyak orang orang yang baik padaku dan juga mendapatkan teman dan sahabat terimakasih untuk hujan yang saat itu ada karena telah mepertemukan kita yang berbeda ini dan terimakasih untukmu yang selalu ada dalam hidupku menyamangatiku aku yang tadinya seperti mayat hidup yang tanpa tuajuan arah ini menjadi lebih bewarnah terimakasih ini utukmu aku tak bisa melupakan kenanga indah ini al.
"tapi...
waktu terus berlalu dan berganti entah mengapa akhir akhir ini kau menjauh dariku dan selalu menghindari kamu yang dulunya periang seperti api yang berkobar entah perlahan menghilang dan memudar kau mungkin memiliki banyak teman. tapi kenapa engkau menjauhiku dan menghindariku mengapa...
mengapa engkau datang. jika pada akhirnya kau akan pergi meninggalkan mengapa...
saat itu aku memberanikan diriku datang ke apartemenmu dan apa yang kudapatkan disana kau tidak ada akupun bertanya tanya kepada seseorang yang ada disana katanya engkau pergi kebandara satu menit yang ada disana
dan kau tau apa yang dikatakan orang sumpa waktu itu aku sangat sedih kecewa marah pada diriku sendiri karena tidak bisa menghiburmu sudah telat kamu sudah pergi jauh entah kemana.
akupun berlari sekancangnya untuk pergi bertemu denganmu tapi sayang kamu sudah pergi meninggalkan aku kau tak menemuiku untuk terakhir kalinya kau meninggalkan surat diaperteman utukku yang bertulis
untuk ara bodoh
dear karamel audri atau ara sih gadis bodoh bermata besarjika kamu membaca suratku ini itu berarti aku sudah pergi pertama aku harus minta maaf kepadamu karena aku akhir akhir ini jarang menemuimu atau menghindarimu dan menjauhimu maaf aku melakukan ini terpaksa aku tidak tega jika aku harus melihatmu menangis lagi karena aku akan pergi.
dari awal aku melihat yang duduk bawah, pohon dan menangis aku kasihan padamu aku menemuimu. saat itu tapi aku takut kalau kamu akan marah hingga akhirnya aku melihatmu menangis dibawah hujan yang sangat deras sambil berjongkok waktu entah kenapa, hatiku sangat sakit melihatmu yang menangis hingga aku menemuimu saat itu sebenarnya aku sudah menyukaimu aku senang melihat tersenyum. aku tidak mau melihatmu seperti sembelumnya
aku senang melihatmu seperti sekarang ara
kuharap kau tidak akan seperti dulu lagi ara
aku minta maaf aku harus pergi kelandon untuk sekolah disana dan aku punya masalah keluarga aku minta maaf yah. aku janji akan menemuimu kembali. saat kembali aku mengatakan kalau aku suka padamu saat itu aku tidak akan pergi lagi araku tunggu aku
tapi jika kamu mendapatkan seseorang yang kau cintai saat aku tidak ada aku tidak apalah asal kau bahagia ara.. aku mencintaimu gunakan lah liontin yang dikotak ini itu untuk kenangan dariku untuk sampai jumpa lagi jangan nangis yah bodoh...
aku akan selalu menyukaimu...
~Untuk ara sigadis bodoh bermata besar~
~dari al sih pria aneh bermulut besar~
love you ara
huwa hiks... hiks..hiks.. al das ar bodoh aku merindukanmu akan menunggumu al sampai kamu kembali hiks.. dan liontin ini aku akan menjaganya dengan baik aku juga mencintaimu alvano brans......
aku tidak akan melupakanmu al aku akan berjuang pada diriku sendiri....
~TAMAT TERIMAKASI TELAH MAMPIR~