Aku reina kirosaki, putri ketiga dari lima bersaudara, keluaga ku sering memanggil ku rei. Keluarga kirosaki di kenal akan keanggunannya dan juga keluarga yang penuh misteri , oleh karena itu seluruh putra putri dari keluarga kirosaki sudah di didik dari kecil untuk menjadi kebanggaan keluarga kirosaki.
Aku tumbuh menjadi gadis yang dingin dan anggun, hingga suatu hari aku menemukan suatu ruangan dimana aku tidak pernah melihatnya dikediaman kirosaki, saat aku ingin memasuki ruangan tersebut aku dihentikan oleh teriakan ibuku yang meminta kami untuk makan, dengan cepat aku segera pergi keruang makan dan memakan makanan ku itu. Saat malam, aku masih memikirkan ruangan itu dan aku bisa menyimpulkan bahwa keluarga kirosaki memang memiliki banyak sekali misteri.
Keesokan hari nya, saat siang hari, aku berada dikediaman kirosaki sendiri karena semua anggota keluarga kirosaki sibuk dengan pekerjaan nya masing masing diluar. Aku yang mengingat bahwa ada sebuah ruangan yang tidak pernah ku lihat di kediaman kirosaki, dengan segera aku pergi lagi ke ruangan itu dan memasuki ruangan tersebut. Saat masuk aku menemukan disana sangat banyak buku yang tersusun dirak rak itu dengan rapi.
Aku membuka salah buku yang ada disana, betapa terkejutnya aku melihat bahwa didalam buku itu menjelaskan mengapa keluarga kirosaki sangat terkenal sekarang. Aku membaca buku tersebut, buku itu menjelaskan bahwa saat zaman kakek moyangku itu, kakek moyangku membuat sebuah perjanjian untuk membuat keluarga kirosaki terkenal dan perjanjian itu disetujui dengan syarat yaitu setiap generasi dari keluarga kirosaki wajib memberikan 1 orang dari keluarganya untuk ditumbalkan dan kakek moyangku menyetujuinya.
Dan sekarang aku mengerti mengapa kakak dari kakek ku , paman dan juga kakakKu meninggal, ternyata itu dari perjanjian yang tidak berguna ini dengan tekad ku yang kuat aku memutuskan untuk meninggalkan kediaman kirosaki untuk tidak terlibat dalam perjanjian itu lagi.
"misteri bisa terungkap kapan saja dan penyesalan juga bisa datang kapan saja, aku pergi bukan berarti aku tidak menyesal, aku menyesal karena tidak mengetahui kebenaran nya dari dulu, aku selalu berpikir kenapa aku tidak mengetahuinya dari dulu, jika aku mengetahuinya mungkin kakak ku tidak akan mati".
- reina kirosaki