"deg, deg" richard langsung mundur beberapa langkah ke belakang mengamati dari balik pohon yg rubuh, "zeddd" dari belakang max dan roy melesat "powwww, duggg" roy melesatkan pukulan yg menghantam perut richard, roy menembakkan electric bullet yg membuat richard terhempas "jedekkk" richard menghantam batu, Nuo mulai membuka matanya melihat pasukannya yg mulai kalah
Nuo *berteriak*: ku bunuh kalian!
Richard *menghentikan Nuo*: lebih baik kita mundur, kita kalah jumlah dan sepertinya ada seseorang yg kuat di pihak mereka
Nuo: kau benar kita harus mundur
Max *mengangkat kapaknya*: kalian tidak akan pergi kemana pun!
Roy *mengarahkan senjata nya*: lebih baik kalian menyerah dan ikut kami—
Nuo melesat maju bukan menyerang pasukan di depannya "wuggg" Nuo membawa emily terbang, "wush" nuo melesat tinggi ke atas langit "dor, ting, bommm, cessss" dari jauh victor menembakkan peluru berisi gas merkuri "ngeeekkkk" Nuo mulai merasakan hidungnya panas dan menjatuhkan Emily dari langit
Victor *mengusap dahinya*: tidak ada yg bisa lolos dari mata ku *memungut selongsong peluru yg jatuh* sekarang... Emily! Gimana aku bisa ke atas sana! *panik*
Emily *mulai sadar*: heyyyy, aku nggak tau kenapa bisa terbang tapi *menghidupkan saluran komunikasi* Rebbecca ada caranya bisa selamat dari jatuh dari ketinggian nggak
Rebbecca: ada pendorong di sana
Emily *mengkonfirmasi aktivasi pendorong*: ok, makasih
Sementara itu di hutan futuo richard masih berusaha untuk kabur dari kepungan prajurit atlas, "wug, wug" max mengayunkan kapaknya membelah udara, "dess, dess" roy menembakkan peluru elektrik yg membakar pohon "sring, sring, sring" dari sayap nya richard mengubah bulu elang di sayapnya menjadi tajam dan melesat mengalihkan perhatian pasukan atlas sementara richard berhasil kabur
Max *kesal*: arghh! Dimana dia pergi!
Roy: lebih baik, kita juga mundur banyak pasukan terluka di pihak kita
Emily *turun dari langit*: kita juga harus memulihkan tenaga
Max *mendengus*: aku tidak sudi berbicara pada orang yg memiliki keturunan mutant *berjalan pergi*
Roy *merasa tidak enak*: maafkan max, dia memang seperti itu, sejak ayahnya meninggal
Emily: aku mengerti itu
Di markas knight terjadi kebingungan yg membuat imperial city merasa tidak aman kembali
Olivia: si penghianat masih belum ketemu?!
Rintaro: ada di yg salah di sini
Magnus *mengelus dagunya*: aku tidak ingin ikut campur dengan masalah kalian—
Matthew: sebagai Knight kelas S kau harus ikut rapat ini
Jessica *cemberut*: sebenarnya kita mau bahas apa?
Joseph: sekarang dengan perginya salah satu Knight kelas S para warga mulai merasa tidak aman
Olivia *megambil inisiatif*: ada baiknya jika organisasi knight di atur oleh satu orang saja
Matthew *geram*: apa maksudnya!
Olivia: sudah jelas kita sebagai tiga kepala organisasi kurang efektif menjalankan organisasi ini
Joseph: jadi kau ingin....
Olivia *bangkit dari kursinya*: aku mengajukan diri menjadi presiden organisasi knight
Magnus *tidak peduli*: serius di saat seperti ini? Dasar sifat manusia
Jessica *tertawa kecil*: dasar kalian, di saat seperti ini malah mementingkan jabatan
Olivia: jika tidak ada kami kalian tidak akan di bayar
Rintaro *dengan santai*: jika tidak ada kami siapa yg akan menagani mutant yg menyerang? Kalian mau? Tentu tidak
Joseph *menenangkan pikiran*: lupakan jabatan, sekarang kita harus mencari solusi terlebih dahulu
Matthew: Olivia, tekan dulu sifat serakah mu itu
Di hutan neruo Nuo sudah kembali dengan keadaan terluka sisik naganya terkoyak, kakinya yg biasanya mencengkeram target dengan kuat kini berdarah
Razor: apa yg salah dengan mu?
Martha *tertawa puas*: Ada apa? Penampilan mu kacau banget!
Ezuno: ini bukan saatnya ketawa
Gyuki *bingung*: aku tidak tau si tua Chris sangat kuat
Nuo *kesakitan*: erghhhh! aku melawan seseorang dengan armor canggih dan seorang dengan senapan, aku bahkan tidak melihat siapa yg menembak ku
Martha *penasaran*: menarik sekali, aku ingin bertemu dengan nya
Gyuki: jangan gegabah, jika mereka bisa membuat Nou seperti ini berarti mereka sangat kuat
Ezuno: ngomong² dimana richard? Bukannya dia bersamamu tadi
Nuo: aku terpencar saat dia di kejar
Razor: tapi kau sudah membuang 1.000 pasukan kita, itu kerugian untuk kita
Nuo: Martha bisa menciptakan mutant dari hewan laut, itu bisa menutupi kerugian
Martha *marah*: kau pikir mudah?! Itu sangat sulit, aku harus mencari subjek sebanyak mungkin!
Ezuno *menganggukkan kepala*: aku baru ingat ada satu lab di sekitar sini dulunya itu adalah Tempat penelitian mutant, aku dengar ada beberapa serum mutant di sana
Gyuki: berikan aku lokasi pastinya aku dan martha akan ke sana
Di suatu tempat bernama "vaduose" sebuah Pegunungan bersalju, richard duduk memulihkan kekuatannya dan mencoba untuk meregenerasi lukanya setelah pertempuran di hutan futuo
Richard *marah*: arghhh! Siapa mereka? Apa tujuan nya? Mereka hanya mengganggu rencana ku *tersenyum licik* aku bisa memanfaatkan ini untuk membuat isu bahwa victor yg menyerang ku secara membabi buta, dengan itu dia akan semakin di benci *menoleh ke belakang* apa ini? bangunan apa ini *membaca tulisan* laboratorium tores? Tempat apa ini? *kedinginan* lebih baik aku masuk di sini sangat dingin
Di kota bargilln Victor dan emily turun dari kendaraan pengangkut prajurit, di sambut Chris, James, dan kagome
James *tersenyum*: syukurlah kalian—
Victor *memukul wajah james*: kenapa kau membiarkan Emily ke medan perang! kau tau dia punya penyakit asma, tapi kenapa kau tidak mencegahnya!?
James *tersenyum*: lihat dia, apa emily terlihat seperti anak kecil lagi? dia sudah tumbuh menjadi gadis yg kuat, aku tau dia punya penyakit asma, tapi tekadnya mengalahkan penyakitnya, seharusnya kau melihatnya tadi, dia bisa melawan richard sendirian
Chris *tertawa kecil*: benar dia tumbuh seperti sofia, menjadi wanita yg kuat
Victor *khawatir*: paman, tapi bagaimana jika asma nya kambuh saat—
Kagome: kami sudah menyiapkan sesuatu untuk itu
Rebbecca: kami akan melakukan penyesuaian pada armor Emily untuk memberikan inhaler di dalamnya
Emily *penasaran*: paman, sebenarnya apa motif richard?
Chris: dia membuat victor menjadi buronan tingkat tinggi, padahal richard sendiri yg berkhianat pada chronicle untuk mendapatkan kekuatan
Maria *muncul*: dia sepertinya di butakan oleh kekuatan
Roy: kalau begitu aku akan pergi dulu *berjalan pergi*
Max: aku juga *berjalan pergi, dengan sengaja menyenggol bahu victor*
Sementara itu richard memasuki laboratorium tores, lampu berkedip suasana sepi seperti telah di tinggalkan selama bertahun tahun, cat mulai terkelupas, barang² berserakan, noda darah dimana mana
Richard: tempat apa ini? Seperti pernah ada monster yg mengamuk di sini
richard membuka pintu berkarat yg bertuliskan "paleode" di depan pintu nya
"ngeeek" pintu terbuka menunjukkan 1 tabung dengan cairan inkubasi berukuran besar berisi mutant yg bentuknya tidak proporsional
Richard *terkejut*: makhluk apa ini? Sangat mengerikan bahkan untuk mutant yg memiliki kekuatan spesial sekali pun *richard membaca dokumen berisi identitas makhluk itu* namanya "osure" dia campuran dari manusia, singa, kelelawar, otak simpanse, makhluk apa ini dia tidak hanya mengerikan secara penampilan tapi juga secara iq *richard melihat satu suntikan di atas meja* apa ini? *megambil suntikan itu* mungkin ini sebagian DNA dari makhluk ini aku akan menyimpan nya *richard pergi dari laboratorium tores*
di rumah James victor tidak sengaja melihat beberapa foto masa muda mereka bersama yg lain
James: kau sedang lihat²?
Victor: maaf soal tadi, itu cuma refleks
James *tertawa*: itu biasa, aku tau kau sangat protektif pada emily
Victor: ngomong² kenapa ayah sangat percaya pada paman
James: kenapa ya? Mungkin nathan tau kalau kau seperti dirinya terlalu berani hingga sangat ceroboh
Emily *ikut masuk*: kalian ngapain? nggak ngajak aku *megambil salah satu foto* ini siapa? Orang yg kekar ini?
James *mengenang*: itu bob sebelumnya dia sangat gemuk, tapi dia berhasil mewujudkan impian nya menjadi pemain Rugby, dia pria yg ceria dan sangat baik
Emily *penasaran*: bagaimana pertama kali ayah dan ibu bertemu?
Chris *masuk dalam obrolan*: awalnya sofia adalah kekasih ku, tapi dia lebih memilih nathan, yahhh, ayah kalian cukup tampan waktu muda
Di imperial city Richard akhirnya sampai di markas knight, di sambut oleh knight dengan kelas lebih rendah, tapi Magnus dan Rintaro mereka tidak peduli malah lebih memilih pergi
Richard: kalian tidak mau mengucapkan selamat?
Rintaro *beralasan : guru ku memanggil ku untuk latihan, jadi aku harus pergi
Magnus: kembali dengan selamat dari medan perang, adalah hal biasa untuk kita yg selalu di garis depan
Richard masuk ke ruang tiga direktur utama dan mulai memanipulasi mereka
Olivia: jadi kau selamat, apa yang kau dapatkan?
Richard: aku tau, kita mengambil langkah yg tepat untuk menetapkan victor sebagai buronan
Matthew *tertarik*: ohh ya? Kenapa?
Richard *menunjukkan selongsong peluru palsu*: ini adalah peluru milik victor untuk menembak ku, lihat ini *menunjuk ke wajahnya* dia juga yg mencakar wajah ku hingga hancur seperti ini
Joseph *terpancing*: apa ada bukti lain?
Richard *menunjukkan gagang pedang palsu*: lihat ini, inilah gagang pedang emily mereka berdua bekerja sama untuk menyerang ku, dan tidak hanya itu gyuki juga membantu mereka
Joseph *marah*: kurang ajar, berani sekali dia mempermainkan kita selama ini!
Matthew: bagaimana kau bisa selamat? Dan kenapa kau baru lapor sekarang? Meskipun victor pengkhianat dia juga sangat kuat, jadi kemungkinan kau bisa selamat memang ada, tapi pasti ada luka serius, bisa jelaskan?
Richard *tersenyum*: sangat kebetulan, di tempat kami bertarung terjadi hujan lebat jadi victor yg seorang sniper kesulitan melihat ku, dan aku memanfaatkan itu untuk kabur
Olivia: untuk sementara kita beri hukuman berupa penjara jika tertangkap, penjara selama 50 tahun
Richard: itu juga tidak masalah, kalau begitu aku permisi dulu *richard berjalan keluar dari ruang direktur* bingo, rencana ku berhasil
To be continue