Pagi ini di kediaman lee pemuda tampan sedang bersiap di kamarnya dengan pakaian rapi khas anak sekolah, dia sedang memakai dasi sambil bercermin mama nya berteriak "harsa sayang,ayo sarapan"ucap mama nya harsa dengan hangat "iya ma bentar harsa siap - siap" ucapnya sambil mengecek keperluan untuk sekolah nya setelah selesai mengecek dia keluar dan langsung menuju ke ruang makan disitu terdapat mama dan papa nya
"pagi ma pa "ucap harsa dengan senyum manisnya lalu duduk "pagi harsa"ucap orang tua harsa serentak lalu mereka memakan nasi goreng spesial buatan mama nya "oh iya ma hari ini harsa mau berangkat sendiri bawa motor boleh kan?ma pa?"ucap harsa memohon sambil memakan nasi goreng nya
"boleh asal kamu harus hati hati ya?"ucap papa nya lalu di balas anggukan oleh harsa setelah harsa selesai sarapan dia berpamitan bersama orang tua nya lalu mencium tangan orang tua nya "ma pa harsa berangkat dulu"ucap harsa sambil bersalaman dengan mama papa nya
"iya hati - hati,jangan ngebut"ucap mama nya melihat motor sport keluar dari pekarangan rumah, tidak lama kemudian ayah nya juga berangkat tidak lupa juga berpamitan kepada sang istri "ma papa berangkat kerja dulu ya?"ucap nya sambil memakai jas nya "iya pa, papa juga hati - hati"ucap mama kepada papa nya.
Harsa yang baru sampai memakirkan motornya di tempat parkir siswa, saat dia masuk tidak ada yang menyapa tetapi tidak dipikirkan oleh harsa "sudahlah aku aja tidak meresa membuat masalah"ucap harsa membaca buku dengan tenang, tidak lama kemudian guru masuk tetapi hanya memberikan perintah membaca buku harena ada rapat hari ini semua siswa di pulangkan lebih awal saat di parkiran dia melihat temanya dan menyapa nya "hai boleh kenalan nggak?"ucap harsa dengan senyumnya tetapi cowo itu hanya diam lalu berbicara "tidak lo siapa?lo yang katanya anak serba bisa ya?"ucap cowo itu membuat harsa sedikit tersindir "aku ada salah sama kamu, sampe kamu kaya benci aku?"ucap harsa kepada cowo tadi "tidak hanya saja aku tidak suka kamu di sekolah ini,dan jangan harap kamu punya teman disini, liat kesana mereka berenam adalah siswa yang dikucilkan karna mereka seperti mu serba bisa"ucap cowo itu lalu menaiki motornya dan pulang disitu harsa merasa sakit hati "apa iya aku ngga boleh punya teman?"ucap harsa sambil berjalan ke bawa pohon dan duduk dia mencari tempat yang sepi lalu menangis "apa aku terlalu bisa hingga kalian semua menjauh dari ku?"ucap harsa sambil menutupi mukanya dengan kedua tanganya tanpa harsa sangka, ke enam siswa yang sama halnya di kucilkan melihat harsa menangis lalu mereka menemui harsa "liat bukanya dia orang yang di blacklist dari daftar pertemanan seperti kita?"ucap biru lalu biru tanpa basa basi duduk di samping harsa lalu menepuk pundak harsa "kenapa menangis?"ucap biru lalu harsa menjawab dengan sesegukan "apa aku ngga berhak bahagia?"tanya harsa pada keenam anak itu "kamu berhak bahagia tanpa mereka , bertemanlah dengan kami"ucap smaudra membuat harsa melihat mereka "kalian mau?"ucap harsa sambil mengucek matanya "tentu,mengapa tidak?"ucap jean lalu memeluk harsa "jangan menangis lagi"ucap jean di balas anggukan kecil harsa. "awas aja lo berani ganggu dia"ucap gevan di dalam hati dengan tangan yang mengepal, kei yang melihat itu menenangkan gevan "sabar van, kita bisa lawan mereka"ucap kei menenangkan gevan "kei apa ngga cukup hanya kita ber enam yang di blacklist?kasian harsa dia ingin seperti anak lainnya"ucap gevan kepada kei "itu bukan salah lo, kita juga ngga tau apa yang terjadi kedepanya "ucap belvian.
"a-aku harus pulang sekarang"ucap harsa dengan sesegukan tetapi saat harsa hendak pergi, harsa ditarik hingga menghadap samudra yang lebih tinggi darinya, dalam sekejap harsa tertidur di pelukanya membuat temanya khawatir "apa yang kamu lakukan?"ucap kei sambil mengusap rambut harsa yang menutupi matanya yang kini terlelap "hanya membiarkannya untuk istirahat saja"ucap samudra kepada kei , lalu mereka mengantar harsa pulang terlebih dahulu "permisi"ucap belvian lalu mama nya harsa pun membuka kan pintu saat dibuka dia terkejut melihat ke 6 remaja laki - laki yang satunya menggendong anaknya yaitu harsa "bagaimana kabar kalian?"ucap mama harsa dengan senyum di balas senyum oleh mereka ber enam "mengapa mama tidak bilang kalau pindah kesini?"ucap jean dengan tersenyum "maaf ya mama lupa karna harsa susah diatur pas kesini"