Hai, aku punya 4 sahabat. Kami baru aja masuk SMA, kami diminta untuk memilih klub masing-masing. Aku keempat sahabatku memilih klub yang berbeda sesuai keahlian masing-masing. Setiap siswa diperbolehkan memilih 2 atau lebih tapi jadwalnya ga boleh tabrakan.
Aku memilih klub melukis, ada yang ikut mesin karena dia cowo dan suka otak atik mesin-mesin gitu. Ada yang ikut klub tari karena dia suka dance dan nari. Ada yang ikut klub menyanyi dan ada juga yang ikut klub bela diri.
Awalnya kita fine fine aja, karena kita 1 rumah jadi kita udah paham sama kebiasaan masing-masing, kita juga tinggal di apartement seperti penthouse. Di dalam penthouse ada 6 kamar, 5 kamar untuk kami dan 1 kamar tamu, 1 dapur kecil dan 1 kamar mandi lengkap. Ruang tamu merangkap ruang tengah, dekat dengan dapur ditambah pencahayaan yang terang sangat cocok dengan kami.
#Hari pertama
Aku dan sahabat-sahabatku sudah mulai sibuk sampe pada lupa sarapan, aku bawain mereka bekal karena aku yang biasa masak.
Pulangnya, aku pulang sore karena klub melukis. Tapi temen-temen belum pulang, ok aku tunggu.
Mereka pulang pas maghrib, katanya udah pada makan. Oklah, gapapa.
#Hari kedua
Hari ini aku bangun pagi, mereka juga. Aku masak nasi goreng, tanpa sadar aku nuang terlalu banyak kecap. Mungkin karena dia lagi ga mood jadi dia maki-maki masakan aku😢.
"Ini siapa yang masak!? ga enak banget!."
Trus dia pergi gitu aja.
"Kamu beli di warung mana sih? ga enak banget."
"Astaga... ga mood makan aku, pergi dulu ya."
"Ew... ga enak."
Sama kaya dia yang lain juga maki masakan aku tanpa tau siapa yang masak.
DEG
Kok sakit yah? Em... ya udah deh, emang salahku juga☺. Aku akhirnya beresin dulu makanan itu dan ku buang. Pulangnya, mereka mau pada pergi. Aku ga bisa ikut karena tadi ikut anggota klub beresin ruangan.
Aku ditinggal, ☺ fine aku mending tidur aja.
#Hari ketiga, keempat dan kelima
Ga ada yang berubah dari hari hari sebelumnya, mereka makin sibuk dan aku mulai ngerasa kesepian. Bentar, aku kesepian? haha.. apa-apaan...?
Setiap pulang mereka pasti belum pulang, kalo engga ya ketiduran di sofa juga kadang tidurnya pada bener.
Aku sering liat temen-temen lain main bareng sama sahabatnya, aku iri. Kami terlalu sibuk untuk berkumpul bahkan kalo kumpul di rumah cuma sibuk main hp. Aku sedih.
#Hari keenam
Hari ini klub melukis libur, aku baru aja pulang. Waktu jalan pulang aku mampir ke cafe buat beli kopi dan ke minimarket buat beli bahan-bahan. Waktu aku keluar cafe, aku liat bakal ada funfair, selama seminggu penuh karena ultah kota. Aku seneng banget, aku sama sahabat-sahabat ku paling suka sama funfair.
Jadi ambil posternya buat di tunjukkin ke temen-temen, aku juga beli tiket buat nonton bioskop karena ada film bagus. Kebiasaan kita juga kalo sebelum ada funfair nonton bioskop dulu. Aku pulang dengan keadaan senang. Sampe di rumah, aku minta temen-temen buat kumpul.
"Besok hari minggu jam 10 kita kumpul di tempat biasa di mall xx ya," kataku senang.
"Ok."
"Ya udah."
Aku tau mereka ada kegiatan lain dari pagi jadi aku minta datengnya jam 10.
#Besok
Aku dateng jam setengah 10, aku muter-muter mall buat nyari barang-barang buat ngelukis. Tepat jam 10 aku nunggu di taman mall, tempat biasa kita kumpul kalo mau ke mall.
10 menit
Fine, gapapa
20 menit
No problem
1 jam
Bosen
Filmnya udah mulai. Aku sampe main sama anak kecil yang kebetulan lagi main juga sambil nungguin ibunya.
3 jam
Film nya udah habis, ga jadi nonton. Tapi kenapa mereka ga dateng? apa mereka lupa tempat ini? gak, jangan berfirasat buruk.
Akhirnya aku telpon mereka.
"📱Kenapa kalian ga dateng ke mall?."
"📱Astaga! aku lupa."
"📱Ya ampun maaf... aku sibuk banget sampe lupa juga."
"📱Maaf, aku ga bisa nemenin kamu belanja. Ada kerjaan tambahan."
"📱Aku ga bisa, aku harus ke kota lain hari ini. Aku lupa kalo ada janji sama kamu, maaf ya."
"📱Ya udah deh, gapapa."
Tuut.. tuut..
Aku memilih pulang, mereka belum pada pulang juga. Aku masak, aku beresin rumah, udah lewat jam 8 malem akhirnya aku telpon mereka.
"📱Maaf aku ga pulang, aku harus nginep di rumah mama."
"📱Aku ga pulang. Aku nginep di rumah temen."
"📱Sorry, aku lagi diluar kota."
"📱Maaf, aku kayanya ga pulang. Aku harus latihan di tempat temen."
"📱Ya udah."
Aku akhirnya makan sendiri, lagi. Besoknya pas di sekolah.
"Eh kok kemaren aku liat kamu di taman mall xx sendirian, ngapain?," dia temen sekelasku, dia kemarin sempet ngeliat aku kayanya.
"Habis beli barang-barang buat ngelukis," jawabku.
Aku ga mau bikin nama temen-temen jelek, aku tersenyum ramah padanya.
"Tapi, kemaren tuh aku di mall 2 jam dan pulang pergi aku liat kamu masih disana, kamu nungguin siapa sih?."
Hah.... apa yang harus kujawab? aku terdiam. Lalu dia paham, dia pergi meninggalkan aku.
Ternyata waktu istirahat gosip jelek menyebar, katanya sih gosip itu tentang aku yang nunggu sahabatku ber jam jam tapi mereka ga dateng. Berita ini belum sampe telinga mereka sih tapi, apa mereka bakal marah? apalagi salah satu dari mereka tempramennya buruk.
Pulangnya, sesuai dugaanku. Mereka marah-marah. Katanya jelekin nama mereka lah, apa lah. Aku cuma bisa diem nunduk sambil minta maaf. Secara ga sadar aku juga emosi, aku nangis sampe bikin mereka kaget.
Aku langsung masuk ke kamar, ngunci diri di kamar dan lainnya. Mereka ngerasa bersalah, tapi sekali lagi rasa bersalah itu di tutupin sama kesibukan masing-masing.
#Besoknya
Aku bangun lebih pagi dari biasanya, tetep masakin mereka dan pergi lebih awal. Baru sedikit yang berangkat jam segitu, makanya aku pergi ke perpustakaan aja.
Hari ini si ahli bela diri pulang, dia bingung sama situasi. Aku tau dia yang paling peka tapi karena kesibukan dia jadi ga sadar. Lagi-lagi sibuk! aku juga butuh kalian... aku... kalian anggap aku apa? hiks...
Aku nangis di perpustakaan, cuma sedikit orang yang ada di perpus termasuk sahabatku yang lain ikut klub mesin. Dia ngerasa bersalah banget, tapi lagi lagi DIA SIBUK!! bahkan dia lewat gitu aja padahal aku ada di depannya!! dia sibuk!! dia sibuk sama temen baru, sama kegiatan lain. Ga ada namaku disana, ga ada aku disana.
Tanpa aku tau mereka nanya nanya tentang gosip itu.
"Lo ga tau? dia sahabat lo loh, gila sih."
"Sahabat macam apa lo yang bahkan saking sibuknya sampe ga inget sahabat sendiri."
Berbagai ocehan mereka dengarkan, sekarang mungkin mereka sadar. Sebelum aku pulang, tanpa aku tau mereka ketemuan di taman mall waktu itu.
"Gaes, sadar ga sih apa yang udah kita lakuin."
"Aku tau! aku juga ngerasa bersalah!."
"Kalo aja aku tau dia mau ngajakin kita main, aku pasti dateng."
"Trus gimana? hiks... aku ngerasa ga enak sama dia, aku... aku... hiks hiks huaaa😭😭.."
"Gini aja......."
Mereka ngerencanain sesuatu, yang jelas aku ga tau. Pas aku pulang, keadaan ga jauh beda sama yang udah-udah. Aku akhirnya beres-beres rumah, dan cuma ngurung diri di kamar, aku ketiduran di meja belajar.
Aku ga tau kalo waktu itu ternyata mereka masuk ke kamarku, mereka mindahin aku ke kasur. Mereka secara ga sengaja nemuin poster funfair yang aku simpen. Ide lain terlintas di otak mereka.
#
Ga ada yang berubah, mereka tetep sibuk dan aku 'menyibukkan' diri sendiri. Belajar, ke klub melukis, beres-beres rumah, masak, main sendiri, main hp, tidur, dan yang lain. Bosen...
Akhirnya! hari ini funfair buka, tapi... aku ga mood buat dateng kesana, aku milih diem di kamar sambil baca buku, novel atau bahkan novel dan komik online. Aku terus seperti itu hingga funfair hanya tersisa 2 hari.
Tok tok tok
Kriett
Saat aku membuka pintu, aku mengernyit melihat teman-teman berjejer rapi di depan kamarku.
"Ad–."
Greb
"Maaf... maafin aku... hiks...."
Aku bingung, kenapa si tukang nyanyi ini minta maaf? apa....
"Aku gapapa kok," kataku pelan.
"Gapapa katamu!? kamu itu nunggu kita berjam-jam! bahkan kita maki-maki masakan kamu!? dan kamu masih bilang gapapa!!?."
Dia melepas pelukannya lalu menggoncangkan tubuhku keras, aku diam saja tanpa merespon.
"Kenapa kalian disini? bukannya kalian sibuk."
DEG!!
Kata-kata dariku membuat mereka sedih, mereka tau ini kesalahan besar. Dan mereka juga tau kenapa aku nanya kaya gitu.
Mereka terus meminta maaf sampai menangis dan menyesal, mereka ber-empat memelukku erat sambil terus meminta maaf.
Dalam hati aku sudah memaafkan mereka, aku maklum karena mereka memang sibuk tapi hampir 1 bulan sibuk seperti itu apa pantas?. Pantas untukku☺ya kan? iya....☺.
"Hikss....."
Pada akhirnya aku ga bisa nahan lagi, aku nangis sambil meluk mereka. Mereka mengajak ku ke funfair, aku seneng banget hari itu. Aku bisa kumpul bareng kaya dulu bahkan hp mereka di silent demi aku!. Entah apa yang akan terjadi besok hari.
Support : 𝗞𝗮𝗶𝗶 - 𝗠𝗶𝗻𝗖𝗵𝗮𝗻