( Cerita Pengalaman Ketika Masih SD )
Dulu ketika aku masih SD aku mempunyai 2 teman yang dimana mereka itu dekat banget dengan ku satunya bernama Liya dan satunya lagi bernama Febri
Kami sering berbagi cerita dan suka duka bersama , main bareng dan mengerjakan tugas sekolah bareng , bahkan tertawa bareng
Tapi naas berteman kita hanya sampai kelas 5 SD
Dan ketika sudah mulai kelas 6 SD , salah satu teman ku yang bernama Liya , yang tadinya dekat dengan ku
sekarang jadi nggak , dikarenakan dia sudah memiliki teman yang dimana teman nya itu adalah tetangga nya dia
Dan tetangga nya ini maksudnya yang jadi teman nya dia suka banget menindas ku
Bahkan menyuruh ku untuk membelikan dia sesuatu
bahkan si Liya yang tadinya teman ku
dia ikut menindas ku
Nggak sampai situ 1 temen ku yang lain
yang juga dekat dengan ku
dia juga ikut menindas ku 😌
Tapi nggak papa meskipun mereka pernah menindas ku , aku tidak akan pernah menyimpan dendam kepada mereka
Biarpun itu mereka tetaplah teman ku 😊
Nggak cuman itu , bahkan teman sekelas ku juga ikut menindas ku 😌
ditambah lagi murid cowok disana
Mereka nggak ada yang mau duduk sebangku dengan ku , dikarenakan mereka merasa jijik kepada ku
Bahkan salah satu murid cowok disana ada yang mengatain diriku dengan sebutan zombie
Dikarenakan aku mempunyai tubuh yang kurus
Aku juga pernah suka sama salah satu murid cowok disana
Tapi reaksi mereka , ketika dia tau aku suka dengan nya
dia mengatakan "najis "
Diriku sakit hati , tapi aku lebih memilih memendam nya saja
Dan selang beberapa waktu akhirnya aku lulus SD dan kami mengambil foto bersama-sama
tapi ada salah satu murid yang menyuruh ku untuk minggir , dikarenakan mereka tidak mau dekat dengan ku
Jujur sebenarnya nggak cuman di sekolah aja saya mengalami bullying, tetapi di lingkungan rumah juga begitu
Dan saya paling kesel sama cowok yang ngeledek saya " itu tuh pacar lu " ( sambil meledek kata-kata seperti itu kepada saya ) dan orang yang di ledek begitu
Merasa jijik ke aku , tapi aku tetap menghiraukan kata-kata itu
Anggap aja seperti angin yang numpang lewat , lalu menghilang begitu saja
( Oke Cerita berlanjut ke masa SMP )
Ketika pertama kali masuk ke sekolah menengah, saya dikejutkan dengan jumlah murid disana , yang dimana jumlah murid itu hanya 14 orang , termasuk aku
Dan yang lebih shock, aku satu-satunya murid perempuan disana
Dan selang beberapa waktu
Akhirnya aku naik kelas 2 SMP yang dimana aku mulai suka dengan salah satu murid disana
tapi sayang murid cowok tersebut
ketika ada yang nyepuin aku suka dengan dia
Dia mengatakan jijik kepada ku , dalam hati aku merasa sakit , tapi aku lebih memilih untuk memendam nya
Dan ketika aku mulai naik kelas 3 SMP
Ada salah satu murid cowok yang mengajak ku untuk melakukan hal yang tak senonoh
dengan dihargai 200k
Tetapi diri ku menolak , dikarenakan harga diri seseorang nggak sebanding dengan harga 200k
Dan selang beberapa waktu akhirnya aku lulus SMP
Dan bebas dari cowok-cowok toxic itu
( Cerita Berlanjut Ke Masa SMK )
Ketika aku pertama kali aku masuk sekolah SMK
Aku disuruh belajar secara online, dikarenakan masa pandemi covid 19
Dan selang beberapa waktu , akhirnya aku masuk ke sekolah dan belajar secara offline atau belajar di lingkungan sekolah
jujur aku merasa senang masuk kesana
Dikarenakan tidak ada satupun orang yang menindas ku , seperti ketika SD ataupun SMP
Dan waktu itu pas pertama kali masuk sekolah , aku suka dengan salah satu murid disana
Tapi sayangnya dia malah suka dengan kakak kelas ku
Jujur kisah percintaan ku ketika masa SMK
sama halnya dengan kisah cinta Naruto yang merupakan salah satu karakter dari anime Naruto
Yang dimana dia naksir Sakura , tetapi sayangnya dia lebih suka sahabat Naruto yang lain ( Sasuke )
Ya sama halnya kayak diri ku
Aku suka dia , tetapi dia malah suka dengan kakak kelas ku 🙂
Tapi nggak papa , semoga aku bisa mendapatkan pria yang seperti Hinata
Lebih tepatnya Hinata versi cowok 😊
Yang mau menerima aku apa adanya
Sudah cukup ceritanya sampai sini
Maaf jika ada salah kata sedikit pun 🙏
Salam dari Author.