Di sebuah apartemen tua di pusat kota besar, tinggal tiga sahabat sekamar yang baru lulus kuliah: Reno, Mia, dan Ivan. Apartemen ini terkenal karena sering ada kejadian aneh, tapi mereka memilihnya karena lokasinya strategis dan biayanya terjangkau.
Malam kedua mereka tinggal, Reno lagi syuting konten TikTok di ruang tamu sambil nyanyi lagu populer. Tiba-tiba kamera hp-nya tiba-tiba fokus ke sudut ruangan yang kosong, dan suara tambahan ikut nyanyi bareng—padahal tidak ada orang lain di sana!
"Aduh seram! Ada suara lain di videonya!" teriak Mia yang lagi nonton bareng.
Ivan coba tenang dan putus asa sekaligus, "Mungkin glitch aja deh... atau kita terlalu capek kerja sama kuliah bareng."
Namun kejadian aneh terus muncul. Mia menemukan makeup-nya yang semuanya sudah diaplikasikan rapi di cermin kaca—padahal dia belum sempat make up dan wajahnya masih polos! Ivan melihat pakaian olahraganya sudah dipakai dan ditempatkan di depan treadmill, padahal dia tidak pernah berolahraga pagi hari. Reno bahkan menemukan konten TikTok-nya sudah di-edit dengan filter lucu dan caption yang lebih menarik—padahal dia belum sempat menyentuh hp setelah syuting!
Mereka mulai merasa geli ketakutan. Suatu malam, mereka memutuskan untuk mengadakan "rapat" dengan menyediakan makanan ringan dan gadget baru yang bisa merekam suara serta gerakan di ruangan.
"Siapa kamu? Kenapa selalu mengganggu konten kita dan barang-barang kami?!" teriak Reno dengan suara sedikit gemetar.
Plak! Suatu benda kecil jatuh dari rak buku—itu adalah sebuah hp jadul yang sudah tidak terpakai lama. Kemudian muncul bayangan kabur sosok pemuda muda dengan rambut sedikit acak dan wajahnya penuh ekspresi penasaran.
"Maaf ya... aku hantu bernama Dito. Sebelum mati, aku lagi belajar jadi influencer tapi belum sempat sukses karena kecelakaan. Sekarang aku cuma bisa ikutan main hp dan kamera aja... dan aku suka bantu-edit konten karena pengen tahu gimana rasanya punya konten yang bagus!"
Ivan langsung tertawa terbahak-bahak, "Jadi kamu yang bikin makeup Mia nempel di cermin? Padahal kamu bahkan gak bisa sentuh kulitnya!"
Dito sedikit malu, "Maaf ya... aku lupa kalau aku bukan manusia lagi. Aku cuma pengen coba bikin orang lain jadi cantik aja..."
Mulai saat itu, mereka jadi pasangan kerja yang unik! Dito jadi "producer konten" resmi mereka—dia bisa melihat hp dari jauh dan memberikan ide kreatif, bahkan membantu memilih filter yang paling cocok. Meskipun terkadang dia terlalu senang bikin konten jadi terlalu banyak stiker lucu atau membuat caption yang terlalu panjang.
Suatu hari, konten TikTok mereka tentang "kolaborasi dengan hantu influencer" langsung viral! Meskipun orang lain tidak bisa melihat Dito, mereka bisa merasakan kebahagiaan dan kreativitas yang ada di dalam konten tersebut.
Apartemen tua itu tidak lagi dianggap angker—malah jadi tempat kreatif yang penuh tawa dan ide baru. Siapa sangka hantu bisa jadi teman kerja yang cuma pengen jadi influencer dan suka bantu-edit konten, meskipun dengan cara yang sedikit aneh?