Diva seorang siswa SMA kelas 10 yang baru lulus ke SMA, kalian pikir pasti semua SMA itu memiliki cerita menyenangkan? ya itu tidak salah namun tidak semuanya dan mungkin untuk kalian iya.. tapi untuk Diva tidak.
Suatu hari Diva sedang menulis sebuah cerita karena dia sangat senang menulis dan ingin bisa menghibur atau menginspirasi orang lain dengan karya nya, namun saat Diva sedang menulis di meja sekolah nya dan di hampiri oleh temanya bernama Ardi. ardi menepuk pundak nya lalu duduk dan berkata "Lagi nulis bre?" Diva hanya mengangguk dan tidak menjawab karena tahu apa niat sebenarnya Ardi yang hanya akan mengolok-olok dan menceramahinya padahal dirinya tidak
mengaca pada dirinya yang "bermasalah" saat Diva terus menulis sementara Ardi berbicara "Lu serius mau jadi guru.. atau penulis?" Diva hanya bisa menggertakan giginya dan masih bisa menahan emosi namun saat Ardi berkata "Serius orang yang tulisan jelek sama punya nilai kecil kayak lu mau jadi guru sama penulis?" Ardi pun tertawa terbahak-bahak namun Diva masih bisa menahan dirinya. "tukang masturbasi kayak lu bisa bersosialisasi? apa lagi lu tu dari keluarga gak berada ngapain sih mending nyari kerja yang ada duitnya" setelah mendengar itu Diva muak dan pergi dari kelas nya.
Di belakang sekolah yang sepi itu Diva meneteskan air matanya setelah mendengar ejekan dari temannya itu namu saat dia sedang tersedu-sedu Diva melihat sebuah coretan dari tembok di depan nya yang bertuliskan "Be your self" Diva mulai terdiam dan berpikir kalau dia juga bisa percaya pada dirinya dan menjadi dirinya sendiri, Diva mulai kembali menulis di belakang sekolah melanjutkan ceritanya tentang percaya diri dan jangan dengarkan pendapat buruk orang lain yang bisa saja menjatuhkan dirimu.
Setelah berhari-hari menulis naskah cerita pendeknya itu Diva mendaftarkan naskah Cerpen nya ke guru untuk mengikuti lomba membuat cerita pendek terbaik dan menginspirasi, Diva tidak memperdulikan lagi kata-kata Ardi dan cemoohan teman-teman lain nya.
Di hari senin yang lumayan tenang Diva berjalan di lorong dan melihat mading sekolah dan melihat ceritanya yang memenangkan cerita terbaik yang menginspirasi orang lain dan di pajang di mading sebagai apresiasi dan murid lain bisa membaca nya. "ini adalah langkah pertamaku untuk menuju tangga lain