Cerita💭
Hari ini adalah hari dimana semuanya berakhir... Hidup dan janji yang sudah Sheng Yue buat dengan orang yang telah dia cintai sudah berakhir gara-gara peperangan. Dunia ini sungguh tidak adil bukan? Hanya sebuah pasangan harus berpisah gara-gara peperangan sialan itu, itu sangat menyedihkan.
Para pasukan dari musuh sudah menyerbu di aula, Suami Sheng Yue memeluk Yue, menjaganya tapi dia terkena serangan. Sheng yue menangis, dia memeluk suaminya. "kumohon... Jangan tinggalkan aku." Suaminya menyentuh pipinya. "jangan menangis, aku tidak apa-apa jika melihatmu terus hidup dan bahagia, walaupun aku harus mati." dengan kalimat terakhir, Suaminya mati.
Sheng Yue tersenyum sambil menahan air mata. "Kuharap, dikehidupan selanjutnya kita bertemu..." ada salah satu jendral musuh mendekat dan membuat Sheng Yue pingsan, dia itu dalang dari semuanya yakni jendral Xuan Yi. Dia membawa Sheng Yue ke ke kediaman nya, dia jelas ingin merasakan bagaimana rasa mengambil istri seseorang.
Saat hari pernikahan, Sheng hue menyembunyikan pisau. Dia ingin membunuh Xuan Yi tapi ketahuan, Xuan Yi mengambil pisau itu dan membuka menutup wajah Sheng Yue. "Tidak lucu jika seorang istri membunuh suami saat malam pernikahan, bukan?" nada bicaranya mengejek dan tajam.
sheng Yue meludah. "Orang rendahan, aku tidak sudi menjadi istrimu." matanya dipenuhi kebencian. "Kenapa kau harus membunuh Suamiku? Kenapa kau harus membunuh Wei jian?"
Xuan yi mendekatkan wajahnya ke wajah Sheng Yue. "Karna aku cemburu melihatmu bahagia dengannya, kamu ini hanya milikku seorang. Seharusnya aku yang menemanimu, yang membuatmu tertawa." Xuan yi menyentuh pipi Sheng Yue. "lagipula, ide untuk membunuh Wei Jian tidak terlalu buruk. Wajahmu yang marah dan penuh kebencian itu membuatku terhibur."
Sheng yue menamparnya. "Dasar Gila! Aku ini sudah menyukai seseorang, apa tidak ada wanita lain yang bisa membuatmu jatuh cinta?"
(Guys... Nanti ku lanjut lagi ceritanya, btw aku post di emochi dan aplikasi Ai lainnya.)