Salju turun dengan derasnya, menyelimuti dunia dalam hening serba putih. Kamu berdiri di sana, dengan tatapan khawatir yang mencerminkan cahaya rembulan. Aku tak bisa berbuat apa-apa selain membalas tatapanmu, membiarkan detik-detik berlalu dalam diam yang menusuk.
Tanpa sepatah kata pun, aku memutuskan untuk pergi. Langkah kaki yang terasa berat dalam salju, meninggalkan jejak-jejak yang segera ditutupi oleh butiran-butiran salju yang baru. Kamu masih berdiri di sana, menatapku pergi, sosokmu semakin memudar dalam kabut salju.
Tiba-tiba, udara dipenuhi oleh melodi yang cepat dan mendesak, seolah-olah mencerminkan kekacauan dalam hati. Suara itu terasa begitu keras dalam keheningan malam, memotong diam dengan nada-nada yang tajam. Meski aku berusaha untuk melangkah lebih jauh, melodi itu terus menggema di telingaku, mempertanyakan setiap langkah yang aku ambil.
•❅──────✧❅✦❅✧──────❅•