Setelah beberapa kali gagal dalam percintaan, Ani merasa putus asa. Ia merasa tidak ada cinta sejati di dunia ini.
Ia memutuskan untuk berhenti mencari cinta. Ia fokus pada karirnya dan menjalani hidupnya sendiri.
Suatu hari, Ani bertemu dengan seorang pria tua yang bijaksana. Pria itu bercerita tentang pengalamannya dalam percintaan. Ia mengatakan bahwa cinta sejati itu ada, tapi tidak mudah ditemukan.
Pria itu mengatakan bahwa cinta sejati itu bukan hanya tentang perasaan, tapi juga tentang komitmen, pengertian, dan pengorbanan. Cinta sejati itu membutuhkan perjuangan dan kesabaran.
Ani terinspirasi oleh cerita pria tua itu. Ia mulai membuka hatinya kembali. Ia belajar untuk mencintai dirinya sendiri terlebih dahulu, sebelum mencintai orang lain.
Ani akhirnya menemukan cinta sejati pada seseorang yang tidak pernah ia duga sebelumnya. Ia membuktikan bahwa cinta sejati itu akan datang pada waktu yang tepat, ketika kita sudah siap untuk menerimanya.