Nina dan Andre saling mencintai sejak SMA. Setelah lulus, Andre harus melanjutkan kuliah di luar negeri. Jarak membentang di antara mereka, memisahkan raga namun tidak dengan hati.
Awalnya, mereka rajin berkomunikasi. Setiap hari, mereka saling bercerita tentang aktivitas masing-masing. Namun, lama-kelamaan, komunikasi mereka mulai berkurang. Andre sibuk dengan kuliahnya, Nina sibuk dengan pekerjaannya.
Rindu mulai menggerogoti hati Nina. Ia merasa Andre semakin jauh darinya. Ia mulai membayangkan Andre bersama wanita lain di sana. Pikiran-pikiran itu membuatnya sedih dan cemas.
Suatu malam, Nina memutuskan untuk menghubungi Andre. Ia ingin mendengar suara Andre, ingin tahu kabarnya. Namun, teleponnya tidak diangkat. Nina mencoba lagi, tapi tetap tidak ada jawaban.
Nina merasa putus asa. Ia berpikir bahwa Andre sudah melupakannya. Ia memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka. Namun, saat ia hendak mengirim pesan perpisahan, Andre meneleponnya.
Andre menjelaskan bahwa ia sedang sibuk dengan ujian. Ia meminta maaf karena tidak bisa menghubungi Nina. Nina merasa lega, tapi juga bersalah karena sudah berpikiran buruk tentang Andre. Mereka berjanji untuk saling percaya dan menjaga komunikasi, meskipun jarak memisahkan mereka.