Kali ini aku hanya menulis sebuah puisi. Yang berjudul : TENANG SAJA, AKU HANYA GILA, BUKAN JATUH CINTA
Tenang saja, kawan
Aku hanya gila
Bukan jatuh cinta
Beberapa waktu aku melihat gurat kekhawatiran di keningmu
Setiap waktu pun kau memang selalu mengkhawatirkan ku
Dapat ku lihat dari kerutan di keningmu, setiap berpikir tentang polah tingkahku
Tapi ini lebih dari itu
Beberapa hari kau selalu menegurku
Bila tertawa sendiri aku di tengah obrolan denganmu; tak ada hubungannya dengan topik pembicaraanmu
Bila termenung sendiri aku di tengah jalan; buru-buru kau tarik tanganku
Kau selalu mengomeliku bila bertingkah di luar akal
Tapi selalu ku hiraukan dengan seutas sungging senyuman
Saat malam aku memandangi kulkas dengan binar mata sayu penuh damba
Saat pagi aku terkikik dengan rambut awut-awutan bak sarang burung gereja
Terkadang kau menatapku dengan kewaspadaan berlipat ganda
Aku pun bingung sedang apa
Saat kau mengguncangkan bahuku; jika aku tiba-tiba menggumamkan kata-kata absurd dari planet asing
Sebegitu khawatirnya kau kepadaku
Tapi...
Tenang saja, kawan
Aku hanya gila
Bukan jatuh cinta
___***___