Di dalam kelas
Pagi ini kami belajar biologi, seperti biasanya, guru hanya duduk santai dan menerangkan dengan nada yang kecil.
Temanku masih banyak yang ngantuk dan tidur seperti dibacakan buku dongeng.
Tiba-tiba perutku mules karena memakan sesuatu yang pedas pagi-pagi sekali.
"Sang kentut" pun mulai bersiap untuk meluncur.
Aku memandangi teman sekelasku dan mencari waktu yang tepat untuk meluncurkannya tanpa bunyi.
Namun, suasana masih saja hening dan damai, membuatku sulit untuk meluncurkannya.
Beberapa detik pun berlalu, aku sudah tidak bisa menahannya lagi, "Sang kentut" sudah bergejolak ingin segera meluncur.
Aku menatap teman gendutku yang duduk sebangku denganku, melihatnya tertidur membuatku sedikit merasa lega.
Namun, suasana masih saja hening, aku mulai berkeringat dingin, aku pun segera mengeluarkan "Sang kentut" secara perlahan.
"Sepertinya peluncurannya berjalan lancar", pikirku dalam hati.
Tiba-tiba guru batuk dan membuatku terkejut, "Sang kentut" pun lepas kendali dan melesat meluncur.
Suaranya begitu indah dan melengking, seperti suara orang yang menyanyi seriosa.
Teman sekelasku pun sontak terbangun dari tidurnya, mendengar malaikat itu bernyanyi.
Mereka mulai menatapku, membuat jantungku berdegup kencang, dan aku pun segera berdalih dengan mengikik-ngikikkan kursiku.
Mereka akhirnya kembali tidur, hatiku menjadi sangat tenang seperti telah mendapat pencerahan.
Aku menatap kembali wajah teman gendutku yang masih saja tidur.
Aku lihat dia menarik napas perlahan dan mengeluarkannya dengan kecepatan cahaya.
Aku pun segera merapatkan bibirku erat-erat dan mencubit diriku, untuk menahan tawa.
Entah apa yang dimimpikannya !?