Sebuah desa yg berna "Fram hours". Sebuah cerita yang melekat hingga saat ini.
Seorang wanita yang terbunuh oleh banyak preman pereman iya bernama mia.
Saat ku sampai di desa menjenguk seorang nenek ku, aku sudah melihat seorang wanita berhijab yg tergeletak di sebuah tanah berlapis rumput tipis dan berceceran darah yg sudah hitam karna mengenal.
"Tolong.. Tolong aku" Rintihan mia kepadaku.
Aku hanya gemetar melihatnya, karna sedikit takut, aku hanya membantu karna sedikit takut oleh darah.
"Tolong aku, bawa aku kehadapan Tuhanku" Lanjut mia sedikit berbata bata
Aku kaget mendengar perkataannya, dan aku memberanikan untuk mendekat ke mia.
"Saya akan panggil warga untuk kesini" Ucap saya sambil gemetar ketakutan.
"Bawa saya kehadapan tuhan" Ucap