Teror di malam hari
Di sebuah pulau lokasinya di samudera Pasifik Utara terdapat sebuah negara yang bernama Pulchra. Negara ini telah dibangun sejak era 1987, di negara ini terdapat sumber daya yang sangat besar seperti minyak bumi, emas, gas, dan lain sebagainya. Namun negara ini kehilangan indahnya sejak tahun 2001.
Teror
Di siang hari para masyarakat sedang melakukan aktivitas biasanya, namun hari itu adalah hari yang sangat tidak bagus karena hari itu terkirim sebuah surat merah, surat itu di tulis
Masyarakat pulchra kalian akan terkena sial hari ini.
Para warga yang melihat itu pun hanya bisa ketakutan lalu kejadian aneh lagi nya terjadi yaitu terdengar suara bom di arah jauh. Semua warga yang terdengar kaget dan spontan langsung melihat ke arah sana. Mereka mulai berpikir akhrinya semua masyarakat kembali ke rumah pada jam 18:00.
Jam 20:00
Semua warga yang di dalam rumah langsung mengunci pintu pintu mereka dan jendela jendela, lalu mereka pun langsung mematikan lampu, mereka pun berharap bahwa itu adalah hoax, mereka pun bermohon mohon dan berdoa untuk keselamatan, namun tiba tiba malam itu terdengar suara riuh di luar, suara itu terdiri dari suara ak47, bom molotov, dan lain sebagainya. Para warga pun ketakutan anak anak menjerit dan orang dewasa menangis. Ini hanya berawalan bukan teror gede gedean.
Jam 21:00
Karena suara itu makin menjadi jadi para warga spontan langsung menyembunyikan anak mereka di dalam lemari, para pria langsung mengambil senjata api dan keluar dari rumah, mereka pun mencari cari teroris tersebut namun itu sia sia, karena banyak dari pria yang keluar ke dari kota terinjak oleh ranjau, para wanita yang mendengar itu menangis riuh mereka ketakutan saking ketakutannya bahkan mereka spontan masuk ke ruang bawah tanah, akhrinya mereka pun membawa anak anak ke dalam ruang bawah tanah.
Jam 22:00
Teror belum juga berhenti para teroris mulai makin merajalela mereka menembaki senjata ke arah pintu. Mereka mendobrak pintu pintu rumah para wanita yang mendengar itu makin ketakutan menjadi jadi, akhirnya mereka mulai bunuh diri satu satu dan kini hanya yang kuat mental yang selamat.
Jam 23:00
namun teror masih menjadi jadi suara bom dimana mana senjata api dimana mana dan kengerian dimana mana, akhrinya para wanita dan pria hanya bisa menangis dan pasrah aja oleh kengerian itu. Anak anak bayi di diamin bahkan terpaksa di mulut nya di sumpal oleh kain. Akibat itu pria dan wanita di dalam semua rumah hanya berharap bantuan datang.
Jam 00:01-05:59
Malam yang panjang teror masih berjalan dan kengerian yang berdarah, akhirnya di jam 05:59 teror nya sudah menghilang. Akhirnya para warga keluar rumah mereka menyaksikan kengerian yaitu mayat mayat yang bergelimpangan di jalan jalan. Mereka yang melihatnya hanya bisa pasrah oleh kejadian itu, akhrinya para warga yang meminta presiden untuk mencari cari para teroris, untungnya presiden pun mengerti dan langsung mencari cari teroris sampai penjuru kota.
Saksi-saksi
Tahun 2009 reporter dari CNN datang ke negara pulchra, reporter pun mendatangi seseorang ibu dan mulai wawancara.
Reporter:halo ibu saya mau bertanya
Ibu:baiklah
Reporter:maaf ya menganggu, saya mau bertanya bagaimana kejadian 2001.
Si ibu pun menangis dan berkata
Ibu:ya Tuhan sungguh itu hari yang sangat mengerikan, waktu itu aku melihat kejadian itu, aku menyaksikan bahwa para teroris menyiksa para pria dengan cara dari dengan cara memukul palu ke kepala, membelah perut, dan lidah di potong. Yang paling nyesek waktu jam 05:59 aku menyaksikan langit sudah mulai biru matahari mulai terbit namun aku hanya melihat kengerian. Aku (si ibu menangis tersedu sedu) hanya ingin hidup damai (si ibu menangis).
Reporter:maafkan saya ibu
Akhirnya si reporter mulai berhenti menanyakan tragedi itu.
Kesimpulan
Celakalah celakalah celakalah orang orang teroris. Sungguh mereka adalah orang yang sangat rugi dan sangat jahat lebih jahat dari kotoran, maka dari itu wahai pemimpin janganlah kalian menormalkan teroris sungguh mereka bisa aja membunuh mu dan semua orang.