GENRE CERPEN:
HOROR + KOMEDI
Writing short stories: Alvin
Selamat membaca
Malam Jumat katanya banyak hantu, tapi yang paling nakutin tetep tagihan listrik bulan ini, kunti aja kalau ketemu mantan langsung kabur, apalagi gue yang belum move on🤣
Serem-serem gini, yang paling serem tetep isi chat mantan yang belum dibales, pocong lompat-lompat, kuntilanak melayang, tapi tetep aja kalah serem sama notifikasi 'saldo tidak mencukupi'😂
Katanya malam Jumat banyak makhluk halus, tapi kok yang ngilang malah dompet ya?
Yang serem di malam Jumat bukan hantu, tapi story WA mantan yang masih bahagia🗿
Mending ketemu pocong daripada ketemu mama minta uang bulanan, yang bikin merinding bukan cerita horor, tapi history chat sama mantan
Serem-serem gini malah kangen sama yang dulu suka nakut-nakutin pake chat 'kita perlu bicara'
Seorang ustaz dipanggil untuk mengusir hantu di sebuah rumah angker.
Konon ada 10 hantu yang sering mengganggu penghuni rumah tersebut.
Setelah di teliti kemudian ustaz itu memejamkan mata sambil baca ayat Yasin.
Setelah selesai ia membuka matanya.
Ketika itu juga 9 hantu langsung hilang, tapi masih ada 1 hantu lagi.
Lalu ustaz tersebut kembali membaca ayat kursi, tapi hantu tersebut tak menkunjung pergi.
Ustaz itu bingung. Kenapa kagak pergi-pergi juga.
Beberapa lama 9 hantu yang tadi pergi, balik lagi menjemput teman nya.
"Maaf, pak ustadz yang 1 ini lagi budeg." hantu bilang bahwa teman nya nyata budeg
"Lah?" Ustaz
😂
Lalu 10 hantu itu sudah hilang tapi kenapa ustaz masih bingung karena hantu bisa budeg?
Pak ustadz yang sudah selesai membaca Yasin serta ayat kursi kini pak ustadz pergi mendantangi warga bahwa hantu-hantu itu sudah pergi dan tidak muncul lagi.
"Assalamualaikum, ibu-ibu dan bapak-bapak bahwa hantu-hantu itu yang ada pengganggu kalian itu sudah hilang ketika saya membaca Yasin." Ustaz memberi tahu kepada warga-warga yang kumpul di pos ronda.
"Alhamdulillah kalo sudah pergi." Ibu-ibu jadi tidak takut lagi untuk mendengar suara aneh-aneh dan sudah menghilang.
"Jadi benaran pak ustadz sudah menghilang?" Bapak-bapak tanya apakah hantu itu sudah menghilang atau akan datang lagi.
"Ya insyaallah semoga aja hantu itu akan menghilang secepat mungkin, kalo hantu-hantu itu datang lagi panggil saja lagi pak ustadz!" ustaz beri tau kepada warga-warga jika ada hantu lagi menyuruh warga untuk memanggil lagi supaya tidak datang lagi hantu.
"Iya pak ustadz makasih atas bantuan atas dari kami!" warga-warga berterima kasih kepada pak ustaz yang telah membaca Yasin.
"Ya sama-sama, saya pamit assalamualaikum." ustaz pergi meninggalkan warga di pos ronda.
"Ayo pulang masing-masing karena sudah aman di rumah dan semoga saja hantu nya tidak datang lagi." bapak Rt menyuruh warga pulang ke rumah masing-masing mungkin tidak ada lagi hantu.
"Baiklah kita pulang!" warga pada pulangan masing-masing.
----------------
Di sisi lain
"Lagi ngapain?" tanya mahluk gaib bertanya kepada teman nya yang terlihat sad.
Mahluk gaib yaitu hantu
"Lagi ingin menakutin manusia tapi belum bayar pajak listrik" teman nya jawab sambil sedih karena ingin takuti manusia tetapi belum bayar pajak listrik.
Lah😂
"Lah apa juga harus bayar pajak listrik? Kan kita mahluk gaib cuy."
"Iya tapi aku juga tidak bisa move on dari manusia karena aku dan dia belum sempat putus cinta dari dia! Hiks hiks hiks." teman nya nyata curhat, nyata belum bisa move on.
"Astaga nyata curhat kagak bisa move on ditambah belum bayar pajak listrik." dia tau kalo teman nya curhat tentang kagak takutin manusia juga kagak bisa move on.
"tuh coba lihat pocong dan kuntilanak mereka habis mengapain tuh kira-kira?" kata-kata nya lagi melihat pocong dan kuntilanak.
"Tanya saja sendiri aku lagi mikir." teman nya menyuruh tanya sendiri dan ia sedang mikir.
"Ya jangan terlalu pikirin juga kali lebih baik mengikuti mereka biar senang-senang lo."
"Ada apa nih?" pocong tiba kemudian bertanya.
"Tuh sedang memikirkan kata nya tapi nyata dia tidak move on dari manusia." ia memberi tau kepada pocong bahwa teman nya sedang curhat.
"Hahaha masa sih cong? Tapi kasian udah lebih baik jangan diteruskan kita ajak dia supaya tak move on."
"Iya tanya saja sendiri kalo kagak percaya!"
"Hai, kamu benarkan sedang tidak bisa move on?"
"Ya benar sudahlah jangan ditanya."
"Ya sudah kau ikut aku sama cong!"
"Kemana kira-kira?"
"Nanti juga tau."
Mereka mengajak teman nya supaya tidak sedih dan tidak move on.
Dan end maaf sampai di sini
Cerpen ini ditulis untuk Event B'day Ottan GC OPEN HEART