Dipagi itu, semua berjalan pada biasanya, matahari mulai memancarkan sinar hangat nya, hembusan angin sedikit demi sedikit mulai dapat dirasakan kesejukannya, burung-burung mulai berkicau, musim gugur berlalu digantikan musim semi yang menjadikan kehidupan yang lebih baik akan segera dimulai.
Beberapa peneliti dari universitas ternama telah sampai desebuah daerah yang sedikit terpencil beberapa minggu sebelum musim semi dimulai, melakukan beberapa penelitian yang diperlukan sehingga mengharuskan mereka untuk tinggal didaerah itu lebih lama.
Sedikit nya sumber pangan dan terbatasnya fasilitas yang ada bukan menjadi permasalah besar bagi mereka, melihat keadaan yang sangat tidak stabil mengharuskan mereka untuk menggembangkan daerah tersebut sebelum melakukan penelitian yang cukup besar.
Keterbatasan pendidikan penduduk daerah menjadi tantangan bagi mereka. Memanfaatkan segala sumber daya yang ada agar sesuai dengan rencana merupakan hal yang tidak singkat untuk dilakukan sekelompok peneliti itu
Beberapa bantuan dan informasi telah mereka laporkan,tentang penelitian mereka yang sempat tergeser dengan perbaikan kelayakan kehidupan didaerah itu. Merekapun mendapat persetujuan dan beberapa bantuan yang dibutuhkan.
"Pak... Ini memang sudah lama seperti ini" Tanya seorang dari mereka disaat sedang survei tempat yang digunakan sebagai penelitian.
Sedikit terkejut dengan kondisi daerah yang sangat tidak stabil, bahan pangan sangat sulit didapatkan, kesehatan masyarakat kurang diperhatikan, dan fasilitas yang sangat terbatas.
"Iya... Memang sudah lama seperti ini"
Jawab salah seorang yang dipilih menjadi pemimpin didaerah tersebut
"Disetiap harinya apa yang mereka konsumsi pak, jika sawah disini tidak dimanfaatkan"
"Kami mendapat beberapa bahan pangan dari kota mas"
"Dari kota...? "
Heran salah satu dari mereka setelah mendengar ucapan pemimpin daerah itu
"Kenapa tidak dikelola dengan baik pak...seharusnya dengan tanah seluas ini tidak perlu membeli bahan pangan dari kota"
"Seharusnya begitu, saya juga sudah mengupayakan banyak hal, tapi beberapa pergantian musim yang tidak menentu membuat gagal panen yang cukup besar dan memberikan alasan mereka untuk tidak mengelola tanah ini kembali"
"Kerugianya yang kami alamai cukup besar mas" Imbuhnya sekali lagi.
"Kalau fasilitas kesehatan pak? "
"Ada semacam klinik kecil gitu didekat jalan masuk daerah"
"Rumah sakit ada pak..? "
Tanya seorang lagi, mencoba memastikan beberapa hal berhubung mereka sedang survei tempat penelitian jadi harus benar-benar memperhatikan banyak hal.
Mengantisipasi segala hal diluar kendali mereka jika sewaktu-waktu dibutuhkan
"Ada... Rumah sakit pusat daerah, hanya saja jaraknya agak jauh"
"Lagian disini juga sudah ada klinik... Jadi masyarakat lebih sering ke klinik dari pada ke Rumah sakit"
"Oh.... Begitu pak"
"Kira-kira berapa menit dari sini ke Rumah sakit pusat daerah, saya bertanya untuk memastikan saja... Nanti kalau semisal ada keperluan yang harus dibawa ke Rumah sakit... Biar bisa kami pertimbangkan"
"Agak jauh sih mas... Hitunganya jam"
"Jam..? "
"Jauh juga ya pak... "
"Iya mas lumayan"
Dari situlah mereka berfikir sangat keras, mempertimbangkan banyak hal sebelum penelitian besar didaerah itu dimulai.
________________________________________
"Kita kembangkan saja apa yang ada disana sebelum penelitian nya di mulai" Ujar salah satu anggota disaat mereka kembali dari tempat survei itu, membahas persiapan penelitian.
"Kita kesana penelitian bukan untuk menggembangkan daerah ra.. " Bantah salah satu dari mereka
"Terus ilmu kita ini mau dibuat apa?!... Penelitian endingnya juga untuk penggembangan ilmu pengetahuan"
"Ilmu kita ini akan percuma jika tidak pernah bermanfaat dimasyarakat" Tambahnya sekali lagi
"Aku tau itu... Cuma kita kan sudah punya rencana masing-masing"
"Kau ini lupa atau gimana fin...kita ini, yang bisa kumpul disini bukan sembarang orang"
"Memang... Kita disini orang terpilih dari masing-masing universitas"
"Maka dari itu... Ayoalah...kalian semua disini pintar kan...Apa susahya, kita ini membantu mengembangkan kestabilan kehidupan, masa bahan pangan ambil dari kota, tanah segitu luasnya ngga diapa-apa ini karena apa?... Ngga ada pengetahuan disana"
"Kita disini ngga pernah sesusah itu, semua serba digital, disana...?, signal aja ngga ada"
"Disana semua terbatas, bahan pangan susah, fasilitas terbatas...gimana cara memperbaiki daerah nya"
"Kita punya otak yang terisi penuh dengan ilmu fin...mikir dikit kalo mau ngomong, mereka...karena alasan musim aja udah bingung harus hidup gimana"
"Dengan Apa yang kita punya masing-masing disini...saya yakin bisa mengembangkan daerah itu.. "
"Kalau penelitian di mulai tanpa perbaikan kelayakan tadi, bukankah akan menjadi lebih sulit untuk penelitian besar kita"
Pertanyaan zara itu membuat semuanya berfikir sejenak mempertimbangkan banyak hal, sebenarnya tidak ada yang salah dengan Apa yang dikatakan oleh salah satu anggota inti dari para peneliti itu
"Oke saya setuju sama pendapatnya dr. zara...saya yakin semua yang ada disini punya ilmu yang cukup untuk menggembangkan daerah itu, penelitian besar kita akan dilakukan setelah semua yang dikatakan dr.zara tadi dikembangkan"
Ucapan ketua kelompok peneliti itu seakan menjadikan keputusan akhir yang akan direncanakan selanjutnya
"Rid... Kita udah atur rencana masa ulang lagi?... "
"Punya otak ngga buat mikir... Ya kita atur ulang apa susah nya...desertasi aja kita lalui dengan sangat mudah, cuma buat rencana apa susah nya"
Satu ruangan yang dipenuhi anggota kelompok peneliti itu mengangguk setuju atas usulan yang diterima oleh pemimpin kelompok
_______________________________________
Kini perdebatan tak hanya menjadi omongan dan rencana belaka, pengembangan sumber daya telah berjalan beberapa bulan didaerah itu... Dan benar saja semua tidak mustahil untuk dilakukan, mereka yang masih memikirkan penelitian seiring waktu larut dengan kesibukan dibagian masing-masing
Beberapa bantuan yang mereka ajukan telah disetujui oleh pemerintah sehingga setidaknya banyak masyarakat yang merasakan fasilitas yang layak untuk kehidupan mereka
Pagi itu..
"Ra... Mau kemana?" Tanya salah satu temanya
"Ketempat biasalah mau kemana lagi... Ada alat yang perlu diberesin"
"Yang dipenyemaian benih kemarin udah beres? "
"Udah, tinggal dikit lagi"
"Beneran kan... Awas aja ngga bener"
"Iya..bos...emang beneran udah dimulai penelitian nya"
"Udah.. Dikit-dikit, kemarin udah tak bahas sama farid dan tim inti, beberapa tim dirolling biar dua-duanya jalan sesuai rencana"
"Oke... Selamat beraktifitas"
"Hm...Eh...yang kemarin ke RS nganter lab siapa"
"Udah ada kok... Hasilnga juga udah keluar"
"Oh...emang jauh banget RS nya dari sini"
"Lumayan katanya"
"Udah pernah ikut kesana" Tanya zara
"Belum lah... Kan udah ada bagi an masing-masing"
"Iya-iya... "
"Kalo ada hal yang perlu dibahas bilangin tim kesehatan suruh laporan kefarid.. "
"Iya gampang... Lagian yang dokter disini banyak kan"
"Hm... Ya udah duluan.. "
"Oke... Hati-hati ra.. Alat nya berat"
"Tau.. "
________________________________________
Pagi itu ia memilih berangkat lebih dulu, sesekali menyapa beberapa masyarakat yang beraktifitas, mencari kesegaran disamping aliran sungai kecil yang mengalir jernih.
"Lah...kok Udah sampai duluan?, kirain pertama...Tanya zara ke pada rekanya. Farid. Pemimpin kelompok penelitian itu
"Katanya kemarin sakit, udah enakan?"
"Kok tau... "
"Tadi malem kan jadwalnya tim inti rapat, katanya chelsi kamu sakit"
"Oh...gitu"
"Katanya ada yang perlu diperbaiki... Yang disebelah mana"
"Tumben ikutan ngurus kayak gini, Kirain belum bangun... Tadi malem bukannya rapat sampai malam"
"Kirain yang ngurus ini masih sakit"
"Oh.. Mau digantiin...yaudah, lanjutkan ketua!"
"Aku mana paham kayak gini... Siapa tau bisa, disebelah mana yang rusak"
"Ngga rusak sebenernya, cuma agak ngga sesuai sama perintah disystem nya".
"Oh gitu... Kamu urus aja ya ra..."
"Tadi malem gimana.. "
"Cuma bahas rencana yang kemarin itu kok"
"Oh... Gitu... Hasil lab nya kemarin udah jadi katanya"
"He eh... Cuma belum dicheck lagi, habis ini mungkin, tadi juga sempat ketempat penelitian sampai saat ini udah lumayan stabil"
"Oke...semoga sesuaig rencana"
"Ra...! " Panggil salah seorang rekan mereka. Chelsie
"Kenapa..? "
"Kok udah sampai sini"
"Ngga boleh?... Ini mau ngurus system, nanti kalo kesiangan panas disini, ditunda lagi panen nya"
"Udah sembuh, bukan ya tadi malam demam"
"Udah... Cuma kecapekan dikit"
"Udah ada farid juga... Barengan tadi kesini"
"Engga dia udah disini dulu"
"Siapa yang masak cel... "
"Ada... Cuma ngga tau siapa"
"Kebiasaan... " Gumam zara
"Laper ra...belum makan apa pun dari tadi" Ucap farid
"Tau gitu ngapain kesini, mending makan dulu"
"Balik dulu ya ra... Kalo ada apa-apa bilang"
"Siap ketua"
"Kebiasaan gitu ya farid... " Ucap chelsie
"Ngga tau, emang ngga ada yang bener disini"
"Aku..? "
"Sama aja"
Pagi itu berjalan seperti biasanya dengan tugas masing-masing, zara dan chelsie adalah salah satu dari merka yang sangat ahli dengan tekonolgi dan mesin, sehingga banyak sekali membuat beberapa alat teknologi untuk mempermudah penggembangan daerah itu.
"Alat yang kemarin mana?" Tanya chelsie yang sedari tadi mencari-cari alat yang baru saja diuji coba kemarin
"Itu... " Menunjukan sebuah alat yang siap digunakan
"Udah bisa? "
"Bisa lah...siapa dulu yang ngatur system nya"
"Persiapan selanjutnya siapa yang handle? "
"Kevin... Tak suruh memastikan lagi, katanya udah siap"
______________TO BE CONTINUE____________